alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Tega Sabet Kawannya dengan Samurai

Hanya karena Selisih Paham di Jual Beli Daring

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hanya karena sebuah unggahan di grup jual beli daring, dua pemuda nekat baku hantam. Sebelumnya, dua orang yang sudah saling kenal itu saling ejek dalam unggahan tersebut. Berawal dari selisih paham di forum transaksi daring itu membuat mereka duel. Salah satu pelaku sampai menggunakan samurai, hingga nyaris membuat nyawa korban melayang.

Kasus penganiayaan berat yang terjadi di Perum Pondok Gede Permai, Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Rabu (24/4) lalu itu, bermula saat Ahmad Faisal Aminullah, 22, warga Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, mendatangi rumah tersangka MY, 24. Dia datang untuk menantang pelaku berkelahi. Karena merasa tertantang, tersangka keluar rumah bersama rekannya, AJ, sambil membawa samurai.

Sempat terjadi cekcok antara keduanya, hingga akhirnya korban terkena sabetan samurai. “Saya reflek pakai samurai. Saya pukul pakai gagang samurai itu hingga jatuh,” kata MY, tersangka, saat pers rilis di Polres Jember, belum lama ini.

Mobile_AP_Rectangle 2

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala hingga tersungkur. Beruntung, nyawanya masih tertolong. “Pada saat cekcok, tersangka menyerang membabi buta hingga mengenai dirinya sendiri di bagian tangan kanan,” ungkap Kompol Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Jember.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hanya karena sebuah unggahan di grup jual beli daring, dua pemuda nekat baku hantam. Sebelumnya, dua orang yang sudah saling kenal itu saling ejek dalam unggahan tersebut. Berawal dari selisih paham di forum transaksi daring itu membuat mereka duel. Salah satu pelaku sampai menggunakan samurai, hingga nyaris membuat nyawa korban melayang.

Kasus penganiayaan berat yang terjadi di Perum Pondok Gede Permai, Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Rabu (24/4) lalu itu, bermula saat Ahmad Faisal Aminullah, 22, warga Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, mendatangi rumah tersangka MY, 24. Dia datang untuk menantang pelaku berkelahi. Karena merasa tertantang, tersangka keluar rumah bersama rekannya, AJ, sambil membawa samurai.

Sempat terjadi cekcok antara keduanya, hingga akhirnya korban terkena sabetan samurai. “Saya reflek pakai samurai. Saya pukul pakai gagang samurai itu hingga jatuh,” kata MY, tersangka, saat pers rilis di Polres Jember, belum lama ini.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala hingga tersungkur. Beruntung, nyawanya masih tertolong. “Pada saat cekcok, tersangka menyerang membabi buta hingga mengenai dirinya sendiri di bagian tangan kanan,” ungkap Kompol Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Jember.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Hanya karena sebuah unggahan di grup jual beli daring, dua pemuda nekat baku hantam. Sebelumnya, dua orang yang sudah saling kenal itu saling ejek dalam unggahan tersebut. Berawal dari selisih paham di forum transaksi daring itu membuat mereka duel. Salah satu pelaku sampai menggunakan samurai, hingga nyaris membuat nyawa korban melayang.

Kasus penganiayaan berat yang terjadi di Perum Pondok Gede Permai, Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, Rabu (24/4) lalu itu, bermula saat Ahmad Faisal Aminullah, 22, warga Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari, mendatangi rumah tersangka MY, 24. Dia datang untuk menantang pelaku berkelahi. Karena merasa tertantang, tersangka keluar rumah bersama rekannya, AJ, sambil membawa samurai.

Sempat terjadi cekcok antara keduanya, hingga akhirnya korban terkena sabetan samurai. “Saya reflek pakai samurai. Saya pukul pakai gagang samurai itu hingga jatuh,” kata MY, tersangka, saat pers rilis di Polres Jember, belum lama ini.

Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala hingga tersungkur. Beruntung, nyawanya masih tertolong. “Pada saat cekcok, tersangka menyerang membabi buta hingga mengenai dirinya sendiri di bagian tangan kanan,” ungkap Kompol Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Jember.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/