alexametrics
21.9 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Suami Gelap Mata Tega Bacok Istri

Mobile_AP_Rectangle 1

NGAWI, RADARJEMBER.ID- Edi Budiono menyerahkan diri ke Mapolres Ngawi dengan tangan kosong pada Rabu akhir bulan Juni 2022 lalu. Pria 34 tahun itu berusaha menghilangkan senjata tajam (sajam) untuk membacok sang istri, Binti Rokani.

BACA JUGA : Tiga Provinsi Masuk Zona Merah PMK

Akibat bacokan itu, saat itu pula akibat bacokan tersebut mengalami terluka parah.Pelaku sempat membuang barang bukti (BB) pisau dan parang, sebelum lelaki itu menyerahkan diri kepada polisi

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal terdsebut dibenarkan oleh AKBP I Wayan Wibnaya, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya beberapa hari lalu.Dihadapan penyidik, Edi mengungkapkan, bahwa sajam dibuang ke pinggir sungai di dua lokasi berbeda.

Pisau dapur dibuang ke sungai sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni rumah mertuanya Desa Wonokerto, Kedunggalar, Ngawi. Polisi cukup mudah menemukannya.Sedangkan untuk menemukan parang, petugas harus menyusuri aliran sungai di Desa Gemarang, Kedunggalar.

Benda runcing yang berulang kali diarahkan ke kepala korban itu ditemukan tepat di bawah jembatan. Lokasinya berjarak sekitar lima kilometer dari TKP. ‘’Kedua BB sudah diamankan,’’ ujar Kapolres Wayan..

- Advertisement -

NGAWI, RADARJEMBER.ID- Edi Budiono menyerahkan diri ke Mapolres Ngawi dengan tangan kosong pada Rabu akhir bulan Juni 2022 lalu. Pria 34 tahun itu berusaha menghilangkan senjata tajam (sajam) untuk membacok sang istri, Binti Rokani.

BACA JUGA : Tiga Provinsi Masuk Zona Merah PMK

Akibat bacokan itu, saat itu pula akibat bacokan tersebut mengalami terluka parah.Pelaku sempat membuang barang bukti (BB) pisau dan parang, sebelum lelaki itu menyerahkan diri kepada polisi

Hal terdsebut dibenarkan oleh AKBP I Wayan Wibnaya, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya beberapa hari lalu.Dihadapan penyidik, Edi mengungkapkan, bahwa sajam dibuang ke pinggir sungai di dua lokasi berbeda.

Pisau dapur dibuang ke sungai sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni rumah mertuanya Desa Wonokerto, Kedunggalar, Ngawi. Polisi cukup mudah menemukannya.Sedangkan untuk menemukan parang, petugas harus menyusuri aliran sungai di Desa Gemarang, Kedunggalar.

Benda runcing yang berulang kali diarahkan ke kepala korban itu ditemukan tepat di bawah jembatan. Lokasinya berjarak sekitar lima kilometer dari TKP. ‘’Kedua BB sudah diamankan,’’ ujar Kapolres Wayan..

NGAWI, RADARJEMBER.ID- Edi Budiono menyerahkan diri ke Mapolres Ngawi dengan tangan kosong pada Rabu akhir bulan Juni 2022 lalu. Pria 34 tahun itu berusaha menghilangkan senjata tajam (sajam) untuk membacok sang istri, Binti Rokani.

BACA JUGA : Tiga Provinsi Masuk Zona Merah PMK

Akibat bacokan itu, saat itu pula akibat bacokan tersebut mengalami terluka parah.Pelaku sempat membuang barang bukti (BB) pisau dan parang, sebelum lelaki itu menyerahkan diri kepada polisi

Hal terdsebut dibenarkan oleh AKBP I Wayan Wibnaya, Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya beberapa hari lalu.Dihadapan penyidik, Edi mengungkapkan, bahwa sajam dibuang ke pinggir sungai di dua lokasi berbeda.

Pisau dapur dibuang ke sungai sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni rumah mertuanya Desa Wonokerto, Kedunggalar, Ngawi. Polisi cukup mudah menemukannya.Sedangkan untuk menemukan parang, petugas harus menyusuri aliran sungai di Desa Gemarang, Kedunggalar.

Benda runcing yang berulang kali diarahkan ke kepala korban itu ditemukan tepat di bawah jembatan. Lokasinya berjarak sekitar lima kilometer dari TKP. ‘’Kedua BB sudah diamankan,’’ ujar Kapolres Wayan..

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/