alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Siapkan Makan Gratis, Solusi bagi Mahasiswa Perantauan

Pandemi Covid-19 tidak membuat mahasiswa yang bergerak di dunia sosial itu berhenti. Mereka berkumpul membentuk wadah baru untuk memberikan makan gratis. Mereka menamakan diri komunitas Gerakan Sosial Menatap Indonesia.

Mobile_AP_Rectangle 1

Sebelum menggelar makan gratis tersebut, tim mulai dibagi. Ada yang tim memasak dan tim mencari dana donatur. Dana dirasa cukup, begitu pun tenaga masaknya, maka membuat warung gratis tersebut. “Cerita hari pertama buka warung makan gratis ini, ada yang agak ragu-ragu. Mau masuk apa tidak, begitu,” tutur Taufik.

Adanya warung makan gratis ini juga sebagai upaya membantu sesama di era pandemi Covid-19. “Secara umum, masyarakat siapa pun boleh datang dan makan di warung kami. Namun, secara khusus tentunya bagi masyarakat yang saat awal beraktivitas pagi belum bisa makan. Terlebih lagi di era pandemi ini, yang kami rasa kondisi ekonomi masih terasa sulit,” katanya.

Selain menyediakan makanan gratis, komunitas yang digawanginya itu juga membuka donasi bagi masyarakat yang berkenan untuk ikut membantu. Sehingga bisa berkegiatan bersama, untuk menyediakan makanan melalui warung makan gratis tersebut. “Disediakan kotak amal di lokasi warung makan gratis. Bagi masyarakat yang berkenan untuk memberikan donasinya, agar keberadaan warung makan gratis tetap eksis,” ujarnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terkait kegiatan adanya warung makan gratis ini, ucap Taufik, pertama kalinya diadakan. Namun, ke depan akan berusaha rutin setiap minggu. Taufik menjelaskan, Gerakan Sosial Menatap Indonesia baru saja terbentuk. Awalnya adalah para mahasiswa yang kerap terjun menjadi relawan sosial. Mereka mulai bertemu lagi di Jember dan berkumpul dengan ide membuat aksi sosial lagi, yaitu makan gratis.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Sebelum menggelar makan gratis tersebut, tim mulai dibagi. Ada yang tim memasak dan tim mencari dana donatur. Dana dirasa cukup, begitu pun tenaga masaknya, maka membuat warung gratis tersebut. “Cerita hari pertama buka warung makan gratis ini, ada yang agak ragu-ragu. Mau masuk apa tidak, begitu,” tutur Taufik.

Adanya warung makan gratis ini juga sebagai upaya membantu sesama di era pandemi Covid-19. “Secara umum, masyarakat siapa pun boleh datang dan makan di warung kami. Namun, secara khusus tentunya bagi masyarakat yang saat awal beraktivitas pagi belum bisa makan. Terlebih lagi di era pandemi ini, yang kami rasa kondisi ekonomi masih terasa sulit,” katanya.

Selain menyediakan makanan gratis, komunitas yang digawanginya itu juga membuka donasi bagi masyarakat yang berkenan untuk ikut membantu. Sehingga bisa berkegiatan bersama, untuk menyediakan makanan melalui warung makan gratis tersebut. “Disediakan kotak amal di lokasi warung makan gratis. Bagi masyarakat yang berkenan untuk memberikan donasinya, agar keberadaan warung makan gratis tetap eksis,” ujarnya.

Terkait kegiatan adanya warung makan gratis ini, ucap Taufik, pertama kalinya diadakan. Namun, ke depan akan berusaha rutin setiap minggu. Taufik menjelaskan, Gerakan Sosial Menatap Indonesia baru saja terbentuk. Awalnya adalah para mahasiswa yang kerap terjun menjadi relawan sosial. Mereka mulai bertemu lagi di Jember dan berkumpul dengan ide membuat aksi sosial lagi, yaitu makan gratis.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Sebelum menggelar makan gratis tersebut, tim mulai dibagi. Ada yang tim memasak dan tim mencari dana donatur. Dana dirasa cukup, begitu pun tenaga masaknya, maka membuat warung gratis tersebut. “Cerita hari pertama buka warung makan gratis ini, ada yang agak ragu-ragu. Mau masuk apa tidak, begitu,” tutur Taufik.

Adanya warung makan gratis ini juga sebagai upaya membantu sesama di era pandemi Covid-19. “Secara umum, masyarakat siapa pun boleh datang dan makan di warung kami. Namun, secara khusus tentunya bagi masyarakat yang saat awal beraktivitas pagi belum bisa makan. Terlebih lagi di era pandemi ini, yang kami rasa kondisi ekonomi masih terasa sulit,” katanya.

Selain menyediakan makanan gratis, komunitas yang digawanginya itu juga membuka donasi bagi masyarakat yang berkenan untuk ikut membantu. Sehingga bisa berkegiatan bersama, untuk menyediakan makanan melalui warung makan gratis tersebut. “Disediakan kotak amal di lokasi warung makan gratis. Bagi masyarakat yang berkenan untuk memberikan donasinya, agar keberadaan warung makan gratis tetap eksis,” ujarnya.

Terkait kegiatan adanya warung makan gratis ini, ucap Taufik, pertama kalinya diadakan. Namun, ke depan akan berusaha rutin setiap minggu. Taufik menjelaskan, Gerakan Sosial Menatap Indonesia baru saja terbentuk. Awalnya adalah para mahasiswa yang kerap terjun menjadi relawan sosial. Mereka mulai bertemu lagi di Jember dan berkumpul dengan ide membuat aksi sosial lagi, yaitu makan gratis.

 

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : Dwi Siswanto
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/