alexametrics
22.4 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Dumtruk Keblowok Lubang Tambang, Sopir Meninggal Terjepit

Mobile_AP_Rectangle 1

Menurut Ma’rup beberapa saksi sudah melarang korban untuk tidak lewat di titik itu. Harusnya lewat jalan lain. Saat kejadian, dumtruk sedang sarat muatan batu. Saat itu setelah dumtruk terisi batu, korban langsung pulang. “Namun korban lewat di jalur lain sehingga masuk ke lubang bekas galian tambang,” katanya.

Kapolsek menambahkan, Tubiyanto penambang yang di lokasi kejadian saat ditanya polisi menerangkan, dirinya sempat menyampaikan kepada korban agar melewati jalur yang dilewati pertama saat masuk. Memang setelah truk itu berisi batu agar lewat di jalur sama, namun korban tetap memaksa lewat jalur lain. “Yaitu akhirnya terperosok dan masuk ke lubang bekas galian tambang,” kata kapolsek Jenggawah.

Untuk proses evakuasi dumtruk yang masuk ke lubang galian, membutuhkan waktu cukup lama. Sekitar 1,5 jam. “Harus menggunakan traktor dan juga dibantu dengan puluhan warga dengan cara ditarik dengan tambang,” kata Ma’rup.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pihaknya meminta untuk para sopir agar lebih hati-hati ketika masuk ke bekas galian tambang. “Saat musim penghujan, lubang bekas galian tersebut tertutup dengan air sehingga tidak kelihatan,” pungkas kapolsek.

- Advertisement -

Menurut Ma’rup beberapa saksi sudah melarang korban untuk tidak lewat di titik itu. Harusnya lewat jalan lain. Saat kejadian, dumtruk sedang sarat muatan batu. Saat itu setelah dumtruk terisi batu, korban langsung pulang. “Namun korban lewat di jalur lain sehingga masuk ke lubang bekas galian tambang,” katanya.

Kapolsek menambahkan, Tubiyanto penambang yang di lokasi kejadian saat ditanya polisi menerangkan, dirinya sempat menyampaikan kepada korban agar melewati jalur yang dilewati pertama saat masuk. Memang setelah truk itu berisi batu agar lewat di jalur sama, namun korban tetap memaksa lewat jalur lain. “Yaitu akhirnya terperosok dan masuk ke lubang bekas galian tambang,” kata kapolsek Jenggawah.

Untuk proses evakuasi dumtruk yang masuk ke lubang galian, membutuhkan waktu cukup lama. Sekitar 1,5 jam. “Harus menggunakan traktor dan juga dibantu dengan puluhan warga dengan cara ditarik dengan tambang,” kata Ma’rup.

Pihaknya meminta untuk para sopir agar lebih hati-hati ketika masuk ke bekas galian tambang. “Saat musim penghujan, lubang bekas galian tersebut tertutup dengan air sehingga tidak kelihatan,” pungkas kapolsek.

Menurut Ma’rup beberapa saksi sudah melarang korban untuk tidak lewat di titik itu. Harusnya lewat jalan lain. Saat kejadian, dumtruk sedang sarat muatan batu. Saat itu setelah dumtruk terisi batu, korban langsung pulang. “Namun korban lewat di jalur lain sehingga masuk ke lubang bekas galian tambang,” katanya.

Kapolsek menambahkan, Tubiyanto penambang yang di lokasi kejadian saat ditanya polisi menerangkan, dirinya sempat menyampaikan kepada korban agar melewati jalur yang dilewati pertama saat masuk. Memang setelah truk itu berisi batu agar lewat di jalur sama, namun korban tetap memaksa lewat jalur lain. “Yaitu akhirnya terperosok dan masuk ke lubang bekas galian tambang,” kata kapolsek Jenggawah.

Untuk proses evakuasi dumtruk yang masuk ke lubang galian, membutuhkan waktu cukup lama. Sekitar 1,5 jam. “Harus menggunakan traktor dan juga dibantu dengan puluhan warga dengan cara ditarik dengan tambang,” kata Ma’rup.

Pihaknya meminta untuk para sopir agar lebih hati-hati ketika masuk ke bekas galian tambang. “Saat musim penghujan, lubang bekas galian tersebut tertutup dengan air sehingga tidak kelihatan,” pungkas kapolsek.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/