alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Sewa Mobil, Malah Digadaikan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingginya kasus penggelapan mobil rental masih kerap terjadi. Kali ini, dua orang yang diduga kuat pelaku penggelapan mobil rental diringkus anggota Reskrim Polsek Sukorambi. Keduanya yakni Muhammad Sholeh, 39, warga Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, dan Ketut Sutikno, 41, warga Jalan Piere Tendean, Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Kapolsek Sukorambi AKP Sigit Budiono melalui Kanitreskrim Polsek Sukorambi Ipda Teguh Siswanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada tanggal 19 Oktober 2020. “Waktu itu sekitar pukul 22.00, kedua tersangka mendatangi Paguyuban Grab Online Lowo Tawang Alun (LTA) di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Tujuan kedua tersangka untuk menyewa mobil,” kata Teguh.

Saat itu, lanjut Teguh, kedua tersangka bertemu dengan pemilik mobil, yakni Achmad Dani. Mereka menyepakati harga sewa mobil sebesar Rp 5 juta per bulan dan tertuang dalam surat perjanjian sewa tertanggal 18 Oktober 2020 hingga 18 April 2021.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Namun, tersangka ini mengalami keterbatasan modal untuk usaha kayu. Kemudian, tersangka Muhammad Sholeh meminta tolong kepada Ketut Sutikno untuk menggadaikan mobil sewa itu kepada orang lain,” kata Teguh.

Mobil milik korban itu akhirnya digadaikan kepada seseorang di wilayah Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, senilai Rp 25 juta. Sampai pada batas waktu sewa habis, ternyata tersangka tak bisa melakukan pembayaran. “Korban juga terus meminta mobilnya dikembalikan, tapi tersangka selalu beralasan mobilnya masih dipinjam temannya dan janji besok-besok terus,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingginya kasus penggelapan mobil rental masih kerap terjadi. Kali ini, dua orang yang diduga kuat pelaku penggelapan mobil rental diringkus anggota Reskrim Polsek Sukorambi. Keduanya yakni Muhammad Sholeh, 39, warga Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, dan Ketut Sutikno, 41, warga Jalan Piere Tendean, Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Kapolsek Sukorambi AKP Sigit Budiono melalui Kanitreskrim Polsek Sukorambi Ipda Teguh Siswanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada tanggal 19 Oktober 2020. “Waktu itu sekitar pukul 22.00, kedua tersangka mendatangi Paguyuban Grab Online Lowo Tawang Alun (LTA) di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Tujuan kedua tersangka untuk menyewa mobil,” kata Teguh.

Saat itu, lanjut Teguh, kedua tersangka bertemu dengan pemilik mobil, yakni Achmad Dani. Mereka menyepakati harga sewa mobil sebesar Rp 5 juta per bulan dan tertuang dalam surat perjanjian sewa tertanggal 18 Oktober 2020 hingga 18 April 2021.

“Namun, tersangka ini mengalami keterbatasan modal untuk usaha kayu. Kemudian, tersangka Muhammad Sholeh meminta tolong kepada Ketut Sutikno untuk menggadaikan mobil sewa itu kepada orang lain,” kata Teguh.

Mobil milik korban itu akhirnya digadaikan kepada seseorang di wilayah Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, senilai Rp 25 juta. Sampai pada batas waktu sewa habis, ternyata tersangka tak bisa melakukan pembayaran. “Korban juga terus meminta mobilnya dikembalikan, tapi tersangka selalu beralasan mobilnya masih dipinjam temannya dan janji besok-besok terus,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tingginya kasus penggelapan mobil rental masih kerap terjadi. Kali ini, dua orang yang diduga kuat pelaku penggelapan mobil rental diringkus anggota Reskrim Polsek Sukorambi. Keduanya yakni Muhammad Sholeh, 39, warga Jalan Tidar, Kelurahan/Kecamatan Sumbersari, dan Ketut Sutikno, 41, warga Jalan Piere Tendean, Lingkungan Karangbaru, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

Kapolsek Sukorambi AKP Sigit Budiono melalui Kanitreskrim Polsek Sukorambi Ipda Teguh Siswanto mengatakan, peristiwa itu terjadi pada tanggal 19 Oktober 2020. “Waktu itu sekitar pukul 22.00, kedua tersangka mendatangi Paguyuban Grab Online Lowo Tawang Alun (LTA) di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi. Tujuan kedua tersangka untuk menyewa mobil,” kata Teguh.

Saat itu, lanjut Teguh, kedua tersangka bertemu dengan pemilik mobil, yakni Achmad Dani. Mereka menyepakati harga sewa mobil sebesar Rp 5 juta per bulan dan tertuang dalam surat perjanjian sewa tertanggal 18 Oktober 2020 hingga 18 April 2021.

“Namun, tersangka ini mengalami keterbatasan modal untuk usaha kayu. Kemudian, tersangka Muhammad Sholeh meminta tolong kepada Ketut Sutikno untuk menggadaikan mobil sewa itu kepada orang lain,” kata Teguh.

Mobil milik korban itu akhirnya digadaikan kepada seseorang di wilayah Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, senilai Rp 25 juta. Sampai pada batas waktu sewa habis, ternyata tersangka tak bisa melakukan pembayaran. “Korban juga terus meminta mobilnya dikembalikan, tapi tersangka selalu beralasan mobilnya masih dipinjam temannya dan janji besok-besok terus,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/