alexametrics
23.9 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

Sehari Sebelum Dilarang, Masyarakat Ramai-Ramai Mudik

Pantauan di Stasiun Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –┬áSehari menjelang larangan mudik, rupanya dimanfaatkan betul oleh masyarakat untuk mudik. Karena mulai besok, Kamis (6/5), pemerintah mulai melarang aktivitas pulang kampus untuk berlebaran tersebut. Kecuali, bagi mereka yang memiliki kepentingan khusus.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di Stasiun Jember, mulai dipadati penumpang. Tes Covid-19 berupa Genose dan antigen, menjadi prasyarat utama bagi setiap penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api. Sejak pukul 06.00 calon penumpang mulai mengantre melakukan tes Covid-19. Sebagian besar mereka memilih tes Genose, sebab lebih murah dan cepat.

Vice Presiden PT Kereta API Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember Broer Rizal mengatakan, pada pemberlakuan larangan mudik tahun ini, kereta api tetap beroperasi. Namun mulai Kamis (6/5) besok, tidak akan melayani pemudik.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kecuali bagi mereka yang berkepentingan khusus, seperti untuk berobat atau melahirkan, takziyah sebab ada keluarga yang meninggal di luar kota, atau tugas dari lembaga tempat bekerja. Tentunya mereka harus mendapat izin dari kelurahan atau pimpinannya.

“Kami melayani nonpemudik namun dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Harus tes Genose atau antigen dengan hasil negatif. Ditambah lagi dengan izin dari atasan atau pimpinan untuk mereka yang bekerja dengan stempel basah dan tanda tangan basah,” paparnya.

Kereta yang tetap beroperasi hari ini dan saat larangan mudik yaitu KA Sritanjung, KA Tawang Alun, KA Probowangi dan KA Pandanwangi. “Prinsipnya, KAI mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut. Namun KA masih dijalankan khususnya KA PSO yang melewati lintas Daop 9,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –┬áSehari menjelang larangan mudik, rupanya dimanfaatkan betul oleh masyarakat untuk mudik. Karena mulai besok, Kamis (6/5), pemerintah mulai melarang aktivitas pulang kampus untuk berlebaran tersebut. Kecuali, bagi mereka yang memiliki kepentingan khusus.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di Stasiun Jember, mulai dipadati penumpang. Tes Covid-19 berupa Genose dan antigen, menjadi prasyarat utama bagi setiap penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api. Sejak pukul 06.00 calon penumpang mulai mengantre melakukan tes Covid-19. Sebagian besar mereka memilih tes Genose, sebab lebih murah dan cepat.

Vice Presiden PT Kereta API Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember Broer Rizal mengatakan, pada pemberlakuan larangan mudik tahun ini, kereta api tetap beroperasi. Namun mulai Kamis (6/5) besok, tidak akan melayani pemudik.

Kecuali bagi mereka yang berkepentingan khusus, seperti untuk berobat atau melahirkan, takziyah sebab ada keluarga yang meninggal di luar kota, atau tugas dari lembaga tempat bekerja. Tentunya mereka harus mendapat izin dari kelurahan atau pimpinannya.

“Kami melayani nonpemudik namun dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Harus tes Genose atau antigen dengan hasil negatif. Ditambah lagi dengan izin dari atasan atau pimpinan untuk mereka yang bekerja dengan stempel basah dan tanda tangan basah,” paparnya.

Kereta yang tetap beroperasi hari ini dan saat larangan mudik yaitu KA Sritanjung, KA Tawang Alun, KA Probowangi dan KA Pandanwangi. “Prinsipnya, KAI mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut. Namun KA masih dijalankan khususnya KA PSO yang melewati lintas Daop 9,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –┬áSehari menjelang larangan mudik, rupanya dimanfaatkan betul oleh masyarakat untuk mudik. Karena mulai besok, Kamis (6/5), pemerintah mulai melarang aktivitas pulang kampus untuk berlebaran tersebut. Kecuali, bagi mereka yang memiliki kepentingan khusus.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember di Stasiun Jember, mulai dipadati penumpang. Tes Covid-19 berupa Genose dan antigen, menjadi prasyarat utama bagi setiap penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api. Sejak pukul 06.00 calon penumpang mulai mengantre melakukan tes Covid-19. Sebagian besar mereka memilih tes Genose, sebab lebih murah dan cepat.

Vice Presiden PT Kereta API Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 9 Jember Broer Rizal mengatakan, pada pemberlakuan larangan mudik tahun ini, kereta api tetap beroperasi. Namun mulai Kamis (6/5) besok, tidak akan melayani pemudik.

Kecuali bagi mereka yang berkepentingan khusus, seperti untuk berobat atau melahirkan, takziyah sebab ada keluarga yang meninggal di luar kota, atau tugas dari lembaga tempat bekerja. Tentunya mereka harus mendapat izin dari kelurahan atau pimpinannya.

“Kami melayani nonpemudik namun dengan persyaratan yang sudah ditentukan. Harus tes Genose atau antigen dengan hasil negatif. Ditambah lagi dengan izin dari atasan atau pimpinan untuk mereka yang bekerja dengan stempel basah dan tanda tangan basah,” paparnya.

Kereta yang tetap beroperasi hari ini dan saat larangan mudik yaitu KA Sritanjung, KA Tawang Alun, KA Probowangi dan KA Pandanwangi. “Prinsipnya, KAI mendukung sepenuhnya kebijakan tersebut. Namun KA masih dijalankan khususnya KA PSO yang melewati lintas Daop 9,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/