alexametrics
29.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Telan Rambutan, Bocah SD Meninggal

Nyantol di Tenggorokan, Terlambat Dapat Pertolongan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiada yang mengira, ajal begitu cepat menjemput Rendy. Bocah yang duduk di bangku kelas 1 SD itu mengembuskan napas terakhir di Puskesmas Jenggawah, Rabu (3/2) kemarin. Ia tersedak rambutan dan terlambat mendapat pertolongan. Kini, duka menyelimuti keluarga korban yang tinggal di Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.

Petaka ini bermula ketika Rendy dan kakak perempuannya yang berusia 10 tahun, berjalan dari rumah menuju kediaman sang bibi, 200 meter dari tempat tinggalnya. Di tengah perjalanan, sekitar pukul 09.00 pagi, korban berhenti di bawah pohon rambutan milik Suwandi, tetangga mereka. Rendy sempat berdiri di jalan. Dia sesekali mendongak ke atas. Ternyata, ada buah rambutan yang jatuh dari pohon. Tak jauh dari lokasinya berdiri.

Setelah memungut, Rendy seketika mengupas buah yang baru jatuh itu. Dia lalu memakannya. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba korban kesakitan. Tangannya merogoh ke dalam mulut seperti hendak mengeluarkan sesuatu. Sang kakak yang berada di depan, tidak curiga dengan sikap adiknya itu. Dia tak mengira, peristiwa ini akan menjadi sebab kematian adiknya tersebut. Rupanya, Rendy tersedak. Buah tersebut berhenti di tenggorokannya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiada yang mengira, ajal begitu cepat menjemput Rendy. Bocah yang duduk di bangku kelas 1 SD itu mengembuskan napas terakhir di Puskesmas Jenggawah, Rabu (3/2) kemarin. Ia tersedak rambutan dan terlambat mendapat pertolongan. Kini, duka menyelimuti keluarga korban yang tinggal di Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.

Petaka ini bermula ketika Rendy dan kakak perempuannya yang berusia 10 tahun, berjalan dari rumah menuju kediaman sang bibi, 200 meter dari tempat tinggalnya. Di tengah perjalanan, sekitar pukul 09.00 pagi, korban berhenti di bawah pohon rambutan milik Suwandi, tetangga mereka. Rendy sempat berdiri di jalan. Dia sesekali mendongak ke atas. Ternyata, ada buah rambutan yang jatuh dari pohon. Tak jauh dari lokasinya berdiri.

Setelah memungut, Rendy seketika mengupas buah yang baru jatuh itu. Dia lalu memakannya. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba korban kesakitan. Tangannya merogoh ke dalam mulut seperti hendak mengeluarkan sesuatu. Sang kakak yang berada di depan, tidak curiga dengan sikap adiknya itu. Dia tak mengira, peristiwa ini akan menjadi sebab kematian adiknya tersebut. Rupanya, Rendy tersedak. Buah tersebut berhenti di tenggorokannya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tiada yang mengira, ajal begitu cepat menjemput Rendy. Bocah yang duduk di bangku kelas 1 SD itu mengembuskan napas terakhir di Puskesmas Jenggawah, Rabu (3/2) kemarin. Ia tersedak rambutan dan terlambat mendapat pertolongan. Kini, duka menyelimuti keluarga korban yang tinggal di Dusun Wetan Gunung, Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah.

Petaka ini bermula ketika Rendy dan kakak perempuannya yang berusia 10 tahun, berjalan dari rumah menuju kediaman sang bibi, 200 meter dari tempat tinggalnya. Di tengah perjalanan, sekitar pukul 09.00 pagi, korban berhenti di bawah pohon rambutan milik Suwandi, tetangga mereka. Rendy sempat berdiri di jalan. Dia sesekali mendongak ke atas. Ternyata, ada buah rambutan yang jatuh dari pohon. Tak jauh dari lokasinya berdiri.

Setelah memungut, Rendy seketika mengupas buah yang baru jatuh itu. Dia lalu memakannya. Entah bagaimana ceritanya, tiba-tiba korban kesakitan. Tangannya merogoh ke dalam mulut seperti hendak mengeluarkan sesuatu. Sang kakak yang berada di depan, tidak curiga dengan sikap adiknya itu. Dia tak mengira, peristiwa ini akan menjadi sebab kematian adiknya tersebut. Rupanya, Rendy tersedak. Buah tersebut berhenti di tenggorokannya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/