alexametrics
23.6 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Aktivitas Warga Berangsur Normal

Masih Berharap Bantuan Sandang

Mobile_AP_Rectangle 1

Kepada Jawa Pos Radar Jember, sejumlah warga mengungkapkan bahwa saat ini mereka tengah kesulitan perihal sandang dan kasur sebagai tempat tidur. “Ketinggiannya tiga meteran lebih. Jangankan alat dapur, kasur di rumah kena semua, tidak bisa digunakan,” imbuh Rosyidah, warga lainnya. “Ada sekitar 17 keluarga. Mereka yang tinggal di pinggiran sungai. Kasur untuk tidur paling dibutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi sungai yang sempat meluap masih terpantau stabil. Sebuah alat berat untuk memperbaiki tanggul sungai juga tampak masih berada di lokasi. Warga berharap, perbaikan tanggul segera rampung dan banjir tidak lagi terjadi.

- Advertisement -

Kepada Jawa Pos Radar Jember, sejumlah warga mengungkapkan bahwa saat ini mereka tengah kesulitan perihal sandang dan kasur sebagai tempat tidur. “Ketinggiannya tiga meteran lebih. Jangankan alat dapur, kasur di rumah kena semua, tidak bisa digunakan,” imbuh Rosyidah, warga lainnya. “Ada sekitar 17 keluarga. Mereka yang tinggal di pinggiran sungai. Kasur untuk tidur paling dibutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi sungai yang sempat meluap masih terpantau stabil. Sebuah alat berat untuk memperbaiki tanggul sungai juga tampak masih berada di lokasi. Warga berharap, perbaikan tanggul segera rampung dan banjir tidak lagi terjadi.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, sejumlah warga mengungkapkan bahwa saat ini mereka tengah kesulitan perihal sandang dan kasur sebagai tempat tidur. “Ketinggiannya tiga meteran lebih. Jangankan alat dapur, kasur di rumah kena semua, tidak bisa digunakan,” imbuh Rosyidah, warga lainnya. “Ada sekitar 17 keluarga. Mereka yang tinggal di pinggiran sungai. Kasur untuk tidur paling dibutuhkan,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi sungai yang sempat meluap masih terpantau stabil. Sebuah alat berat untuk memperbaiki tanggul sungai juga tampak masih berada di lokasi. Warga berharap, perbaikan tanggul segera rampung dan banjir tidak lagi terjadi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/