alexametrics
23.5 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Nelayan Diimbau Batasi Wilayah Melaut

Jadi Lokasi Latihan Gabungan Menembak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Jember di Jember terus memberikan imbauan kepada nelayan Puger agar tidak melakukan pencarian ikan ke wilayah Pandanwangi, Lumajang. Ini karena sejak Senin (31/5) sampai Minggu (6/6) mendatang kawasan tersebut jadi lokasi latihan gabungan (latgab) TNI Angkatan Darat menembak.

Kasatpolair Polres Jember di Puger Iptu Na’i menjelaskan, para nelayan diminta untuk menjauhi wilayah perairan barat dan beralih ke arah timur. Terutama kepada nelayan yang biasa melaut di Pantai Pandanwangi, perbatasan Jember–Lumajang. “Imbauan ini dilakukan bersama dengan menggunakan pelantang suara. Kami berkeliling di pinggir pantai saat nelayan berangkat melaut,” ujarnya.

Menurut dia, TNI Angkatan Darat akan melakukan latihan menembak roket di wilayah tersebut. Na’i menjelaskan, radius latihan tembak roket yang dipakai di pantai selatan Jember tersebut cukup luas. “Kawasan yang dipakai untuk latihan menembak roket ke arah laut sejauh 10 mil atau 15 kilometer dari pantai, sedangkan panjang pantai 5-10 kilometer,” kata Na’i.

Mobile_AP_Rectangle 2

Terkait latihan tembak roket itu, lanjut dia, di lokasi yang digunakan untuk tempat latihan itu, ada sekitar 100 perahu nelayan yang sehari-hari melaut. Biasanya, mereka berangkat sekitar pukul 11.00 hingga pukul 13.30 untuk mencari ikan ke arah barat. “Makanya, anggota tetap mengimbau dengan menggunakan pelantang suara di muara Sungai Bedadung, tempat berangkat melaut,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Jember di Jember terus memberikan imbauan kepada nelayan Puger agar tidak melakukan pencarian ikan ke wilayah Pandanwangi, Lumajang. Ini karena sejak Senin (31/5) sampai Minggu (6/6) mendatang kawasan tersebut jadi lokasi latihan gabungan (latgab) TNI Angkatan Darat menembak.

Kasatpolair Polres Jember di Puger Iptu Na’i menjelaskan, para nelayan diminta untuk menjauhi wilayah perairan barat dan beralih ke arah timur. Terutama kepada nelayan yang biasa melaut di Pantai Pandanwangi, perbatasan Jember–Lumajang. “Imbauan ini dilakukan bersama dengan menggunakan pelantang suara. Kami berkeliling di pinggir pantai saat nelayan berangkat melaut,” ujarnya.

Menurut dia, TNI Angkatan Darat akan melakukan latihan menembak roket di wilayah tersebut. Na’i menjelaskan, radius latihan tembak roket yang dipakai di pantai selatan Jember tersebut cukup luas. “Kawasan yang dipakai untuk latihan menembak roket ke arah laut sejauh 10 mil atau 15 kilometer dari pantai, sedangkan panjang pantai 5-10 kilometer,” kata Na’i.

Terkait latihan tembak roket itu, lanjut dia, di lokasi yang digunakan untuk tempat latihan itu, ada sekitar 100 perahu nelayan yang sehari-hari melaut. Biasanya, mereka berangkat sekitar pukul 11.00 hingga pukul 13.30 untuk mencari ikan ke arah barat. “Makanya, anggota tetap mengimbau dengan menggunakan pelantang suara di muara Sungai Bedadung, tempat berangkat melaut,” tegasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Jember di Jember terus memberikan imbauan kepada nelayan Puger agar tidak melakukan pencarian ikan ke wilayah Pandanwangi, Lumajang. Ini karena sejak Senin (31/5) sampai Minggu (6/6) mendatang kawasan tersebut jadi lokasi latihan gabungan (latgab) TNI Angkatan Darat menembak.

Kasatpolair Polres Jember di Puger Iptu Na’i menjelaskan, para nelayan diminta untuk menjauhi wilayah perairan barat dan beralih ke arah timur. Terutama kepada nelayan yang biasa melaut di Pantai Pandanwangi, perbatasan Jember–Lumajang. “Imbauan ini dilakukan bersama dengan menggunakan pelantang suara. Kami berkeliling di pinggir pantai saat nelayan berangkat melaut,” ujarnya.

Menurut dia, TNI Angkatan Darat akan melakukan latihan menembak roket di wilayah tersebut. Na’i menjelaskan, radius latihan tembak roket yang dipakai di pantai selatan Jember tersebut cukup luas. “Kawasan yang dipakai untuk latihan menembak roket ke arah laut sejauh 10 mil atau 15 kilometer dari pantai, sedangkan panjang pantai 5-10 kilometer,” kata Na’i.

Terkait latihan tembak roket itu, lanjut dia, di lokasi yang digunakan untuk tempat latihan itu, ada sekitar 100 perahu nelayan yang sehari-hari melaut. Biasanya, mereka berangkat sekitar pukul 11.00 hingga pukul 13.30 untuk mencari ikan ke arah barat. “Makanya, anggota tetap mengimbau dengan menggunakan pelantang suara di muara Sungai Bedadung, tempat berangkat melaut,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/