alexametrics
23.2 C
Jember
Friday, 19 August 2022

Sempat Bikin Geger, Terduga Pembuat Wafer Berisi Silet Ditangkap

Mobile_AP_Rectangle 1

PATRANG.RADARJEMBER.ID– Seorang pria yang diduga menjadi dalang pembagian wafer berisi potongan silet kepada anak-anak di Jalan Cempedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, beberapa hari lalu, akhirnya tertangkap. Polisi mengamankan pelaku di Warung Mie Solo, depan RSD dr Soebandi Patrang, Selasa (3/8) siang.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin melalui Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna menyebut, pria berinisial AB, itu tinggal tidak jauh dari TKP, di Jalan Manggis Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. “Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya dengan menyebarkan dan mengemas makanan wafer merk Superstar yang di dalamnya berisi seng, kawat, dan pecahan besi lainnya,” terangnya.

Hal itu juga dikuatkan dengan temuan polisi saat memeriksa dan menggeledah kediaman AB. Hasilnya ditemukan beberapa bahan dan alat membuat makanan yang bersisi pecahan dan potongan benda tajam berbahaya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Komang menjelaskan peristiwa sebelumnya terjadi pada Sabtu (31/7) sekitar pukul 10.30. Saat itu, di TKP ada seorang anak berusia 6 tahun yang didatangi pria tidak dikenal dan bermaksud memberikan tiga buah wafer merk Superstar. Namun anak tersebut enggan menerima pemberiannya.

“Karena tidak mau, pelaku melempar begitu saja ke teras rumah Pak Yasin dan langsung pergi meninggalkan TKP. Wafer itu lantas ditunjukkan kepada kakaknya. Sempat dibuka dan dicicipi, karena terasa benda keras, anak itu memuntahkan makanan tersebut. Melihat kejadian itu kakaknya mengadukan ke ibunya,” jelasnya, melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, Selasa (3/8).

- Advertisement -

PATRANG.RADARJEMBER.ID– Seorang pria yang diduga menjadi dalang pembagian wafer berisi potongan silet kepada anak-anak di Jalan Cempedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, beberapa hari lalu, akhirnya tertangkap. Polisi mengamankan pelaku di Warung Mie Solo, depan RSD dr Soebandi Patrang, Selasa (3/8) siang.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin melalui Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna menyebut, pria berinisial AB, itu tinggal tidak jauh dari TKP, di Jalan Manggis Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. “Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya dengan menyebarkan dan mengemas makanan wafer merk Superstar yang di dalamnya berisi seng, kawat, dan pecahan besi lainnya,” terangnya.

Hal itu juga dikuatkan dengan temuan polisi saat memeriksa dan menggeledah kediaman AB. Hasilnya ditemukan beberapa bahan dan alat membuat makanan yang bersisi pecahan dan potongan benda tajam berbahaya.

Komang menjelaskan peristiwa sebelumnya terjadi pada Sabtu (31/7) sekitar pukul 10.30. Saat itu, di TKP ada seorang anak berusia 6 tahun yang didatangi pria tidak dikenal dan bermaksud memberikan tiga buah wafer merk Superstar. Namun anak tersebut enggan menerima pemberiannya.

“Karena tidak mau, pelaku melempar begitu saja ke teras rumah Pak Yasin dan langsung pergi meninggalkan TKP. Wafer itu lantas ditunjukkan kepada kakaknya. Sempat dibuka dan dicicipi, karena terasa benda keras, anak itu memuntahkan makanan tersebut. Melihat kejadian itu kakaknya mengadukan ke ibunya,” jelasnya, melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, Selasa (3/8).

PATRANG.RADARJEMBER.ID– Seorang pria yang diduga menjadi dalang pembagian wafer berisi potongan silet kepada anak-anak di Jalan Cempedak, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, beberapa hari lalu, akhirnya tertangkap. Polisi mengamankan pelaku di Warung Mie Solo, depan RSD dr Soebandi Patrang, Selasa (3/8) siang.

Kapolres Jember AKBP Arif Rachman Arifin melalui Kasat Reskrim AKP Komang Yogi Arya Wiguna menyebut, pria berinisial AB, itu tinggal tidak jauh dari TKP, di Jalan Manggis Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. “Saat diinterogasi petugas, pelaku mengakui perbuatannya dengan menyebarkan dan mengemas makanan wafer merk Superstar yang di dalamnya berisi seng, kawat, dan pecahan besi lainnya,” terangnya.

Hal itu juga dikuatkan dengan temuan polisi saat memeriksa dan menggeledah kediaman AB. Hasilnya ditemukan beberapa bahan dan alat membuat makanan yang bersisi pecahan dan potongan benda tajam berbahaya.

Komang menjelaskan peristiwa sebelumnya terjadi pada Sabtu (31/7) sekitar pukul 10.30. Saat itu, di TKP ada seorang anak berusia 6 tahun yang didatangi pria tidak dikenal dan bermaksud memberikan tiga buah wafer merk Superstar. Namun anak tersebut enggan menerima pemberiannya.

“Karena tidak mau, pelaku melempar begitu saja ke teras rumah Pak Yasin dan langsung pergi meninggalkan TKP. Wafer itu lantas ditunjukkan kepada kakaknya. Sempat dibuka dan dicicipi, karena terasa benda keras, anak itu memuntahkan makanan tersebut. Melihat kejadian itu kakaknya mengadukan ke ibunya,” jelasnya, melalui keterangan tertulis yang diterima Jawa Pos Radar Jember, Selasa (3/8).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/