alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Penjual Kopi, Penyuplai Okerbaya

Rentetan Kasus Teler di Jubung, Sukorambi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sabet Sulistyaning Wulandari, 22, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu, dibekuk aparat Polsek Sukorambi. Hal ini adalah rentetan kasus yang terjadi di wilayah hukum Sukorambi. Sebelumnya, Polsek Sukorambi mengamankan Dimas Catur, 26, asal Desa Tegalsari, Ambulu. Dia dibekuk saat teler akibat mengonsumsi pil koplo di salah satu warung yang ada di Rest Area Desa Jubung, Sukorambi.

Berawal dari tangkapan pertama itu, polisi mengembangkan kasus ini. Sampai saat ini ada empat tersangka lainnya yang berhasil dibekuk. Berdasarkan keterangan para tersangka ini, seluruh barang didapat dari pengedar pil koplo bernama Sabet Sulistyaning Wulandari. Perempuan bertato ini menjual okerbaya sembari jualan kopi.

Dia ditangkap aparat Polsek Sukorambi saat berada di warung kopinya, Jalan Kotta Blater, Kecamatan Ambulu, Kamis (1/4) malam. Sabet merupakan ketua komplotan pengedar pil koplo di wilayah Jember selatan. Sabet memiliki tiga anak buah. Yakni RI, 18, warga Kecamatan Ambulu; MZ, 17, warga Kecamatan Wuluhan; dan WF, 18, warga Kecamatan Wuluhan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hal yang paling mengejutkan, pelanggan okerbaya yang diedarkan wanita dengan tubuh gemuk itu adalah kalangan pelajar sebagai konsumen. Penangkapan Sabet ini merupakan hasil pengembangan kasus pil koplo beberapa hari lalu.

Sabet memilih berjualan barang haram itu karena tergiur keuntungan yang besar. Dalam satu kaleng okerbaya, keuntungannya bisa mencapai Rp 500 ribuan.

Sementara itu, pengakuan WF, 18, (Wildan Firdaus) barang dari Sabet dijual lagi ke kalangan pelajar di wilayah sekitaran Ambulu. “Saya menjualnya ke kalangan pelajar dengan paket hemat atau pahe,” ungkapnya di hadapan polisi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sabet Sulistyaning Wulandari, 22, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu, dibekuk aparat Polsek Sukorambi. Hal ini adalah rentetan kasus yang terjadi di wilayah hukum Sukorambi. Sebelumnya, Polsek Sukorambi mengamankan Dimas Catur, 26, asal Desa Tegalsari, Ambulu. Dia dibekuk saat teler akibat mengonsumsi pil koplo di salah satu warung yang ada di Rest Area Desa Jubung, Sukorambi.

Berawal dari tangkapan pertama itu, polisi mengembangkan kasus ini. Sampai saat ini ada empat tersangka lainnya yang berhasil dibekuk. Berdasarkan keterangan para tersangka ini, seluruh barang didapat dari pengedar pil koplo bernama Sabet Sulistyaning Wulandari. Perempuan bertato ini menjual okerbaya sembari jualan kopi.

Dia ditangkap aparat Polsek Sukorambi saat berada di warung kopinya, Jalan Kotta Blater, Kecamatan Ambulu, Kamis (1/4) malam. Sabet merupakan ketua komplotan pengedar pil koplo di wilayah Jember selatan. Sabet memiliki tiga anak buah. Yakni RI, 18, warga Kecamatan Ambulu; MZ, 17, warga Kecamatan Wuluhan; dan WF, 18, warga Kecamatan Wuluhan.

Hal yang paling mengejutkan, pelanggan okerbaya yang diedarkan wanita dengan tubuh gemuk itu adalah kalangan pelajar sebagai konsumen. Penangkapan Sabet ini merupakan hasil pengembangan kasus pil koplo beberapa hari lalu.

Sabet memilih berjualan barang haram itu karena tergiur keuntungan yang besar. Dalam satu kaleng okerbaya, keuntungannya bisa mencapai Rp 500 ribuan.

Sementara itu, pengakuan WF, 18, (Wildan Firdaus) barang dari Sabet dijual lagi ke kalangan pelajar di wilayah sekitaran Ambulu. “Saya menjualnya ke kalangan pelajar dengan paket hemat atau pahe,” ungkapnya di hadapan polisi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sabet Sulistyaning Wulandari, 22, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu, dibekuk aparat Polsek Sukorambi. Hal ini adalah rentetan kasus yang terjadi di wilayah hukum Sukorambi. Sebelumnya, Polsek Sukorambi mengamankan Dimas Catur, 26, asal Desa Tegalsari, Ambulu. Dia dibekuk saat teler akibat mengonsumsi pil koplo di salah satu warung yang ada di Rest Area Desa Jubung, Sukorambi.

Berawal dari tangkapan pertama itu, polisi mengembangkan kasus ini. Sampai saat ini ada empat tersangka lainnya yang berhasil dibekuk. Berdasarkan keterangan para tersangka ini, seluruh barang didapat dari pengedar pil koplo bernama Sabet Sulistyaning Wulandari. Perempuan bertato ini menjual okerbaya sembari jualan kopi.

Dia ditangkap aparat Polsek Sukorambi saat berada di warung kopinya, Jalan Kotta Blater, Kecamatan Ambulu, Kamis (1/4) malam. Sabet merupakan ketua komplotan pengedar pil koplo di wilayah Jember selatan. Sabet memiliki tiga anak buah. Yakni RI, 18, warga Kecamatan Ambulu; MZ, 17, warga Kecamatan Wuluhan; dan WF, 18, warga Kecamatan Wuluhan.

Hal yang paling mengejutkan, pelanggan okerbaya yang diedarkan wanita dengan tubuh gemuk itu adalah kalangan pelajar sebagai konsumen. Penangkapan Sabet ini merupakan hasil pengembangan kasus pil koplo beberapa hari lalu.

Sabet memilih berjualan barang haram itu karena tergiur keuntungan yang besar. Dalam satu kaleng okerbaya, keuntungannya bisa mencapai Rp 500 ribuan.

Sementara itu, pengakuan WF, 18, (Wildan Firdaus) barang dari Sabet dijual lagi ke kalangan pelajar di wilayah sekitaran Ambulu. “Saya menjualnya ke kalangan pelajar dengan paket hemat atau pahe,” ungkapnya di hadapan polisi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/