alexametrics
23.9 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Korban Tabrak Lari Kaliwates Akhirnya Meninggal, Ayo Bantu Temukan Pelaku

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pesepeda yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Gajah Mada Kaliwates, akhirnya meninggal. Korban yang bernama Yoesthian, 46, warga asal Perum Tegal Besar Permai Blok I AV-2, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan di RSU Kaliwates, Rabu (2/3) siang.

Sebelumnya, korban ditabrak oleh pengendara motor di depan Apotek Bima 5 Jalan Gajah Mada. Setelah korban terjatuh dari sepedanya, pengendara itu justru kabur dan melaju ke arah timur. Korban yang tergeletak di tengah jalan kemudian ditolong warga dan pengguna jalan lainnya. “Sebelum dilarikan ke IGD RS Kaliwates, oleh warga korban dibawa ke IGD RS Bina Sehat Jember,” kata Mahmud, warga setempat.

Korban sempat tak sadarkan diri. Dari hidung dan mulutnya mengeluarkan darah. Warga pun meminta, pengendara motor yang menabrak korban memiliki iktikad untuk datang ke rumah duka. “Korban meninggal setelah sehari mendapat perawatan di RS Kaliwates. Bagi penabrak, silakan datang ke rumah duka atau mendatangi Unit Lakalantas Polres Jember,” pungkas Mahmud.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi membenarkan kalau korban tabrak lari telah meninggal. “Saya sudah menerima kabar kalau korban meninggal pada Rabu siang,” kata Kukun kepada Jawa Pos Radar Jember, Kamis (3/3).

Pihaknya meminta, pengendara motor yang menabrak korban segera menyerahkan diri atau datang ke rumah duka. Karena korban meninggalkan dua putri yang salah satunya masih sekolah. Bahkan, menurut informasi, istri korban juga baru saja meninggal, sehingga kini keduanya menjadi yatim piatu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pesepeda yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Gajah Mada Kaliwates, akhirnya meninggal. Korban yang bernama Yoesthian, 46, warga asal Perum Tegal Besar Permai Blok I AV-2, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan di RSU Kaliwates, Rabu (2/3) siang.

Sebelumnya, korban ditabrak oleh pengendara motor di depan Apotek Bima 5 Jalan Gajah Mada. Setelah korban terjatuh dari sepedanya, pengendara itu justru kabur dan melaju ke arah timur. Korban yang tergeletak di tengah jalan kemudian ditolong warga dan pengguna jalan lainnya. “Sebelum dilarikan ke IGD RS Kaliwates, oleh warga korban dibawa ke IGD RS Bina Sehat Jember,” kata Mahmud, warga setempat.

Korban sempat tak sadarkan diri. Dari hidung dan mulutnya mengeluarkan darah. Warga pun meminta, pengendara motor yang menabrak korban memiliki iktikad untuk datang ke rumah duka. “Korban meninggal setelah sehari mendapat perawatan di RS Kaliwates. Bagi penabrak, silakan datang ke rumah duka atau mendatangi Unit Lakalantas Polres Jember,” pungkas Mahmud.

Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi membenarkan kalau korban tabrak lari telah meninggal. “Saya sudah menerima kabar kalau korban meninggal pada Rabu siang,” kata Kukun kepada Jawa Pos Radar Jember, Kamis (3/3).

Pihaknya meminta, pengendara motor yang menabrak korban segera menyerahkan diri atau datang ke rumah duka. Karena korban meninggalkan dua putri yang salah satunya masih sekolah. Bahkan, menurut informasi, istri korban juga baru saja meninggal, sehingga kini keduanya menjadi yatim piatu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pesepeda yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Gajah Mada Kaliwates, akhirnya meninggal. Korban yang bernama Yoesthian, 46, warga asal Perum Tegal Besar Permai Blok I AV-2, Kelurahan Tegalbesar, Kecamatan Kaliwates, mengembuskan napas terakhir setelah mendapatkan perawatan di RSU Kaliwates, Rabu (2/3) siang.

Sebelumnya, korban ditabrak oleh pengendara motor di depan Apotek Bima 5 Jalan Gajah Mada. Setelah korban terjatuh dari sepedanya, pengendara itu justru kabur dan melaju ke arah timur. Korban yang tergeletak di tengah jalan kemudian ditolong warga dan pengguna jalan lainnya. “Sebelum dilarikan ke IGD RS Kaliwates, oleh warga korban dibawa ke IGD RS Bina Sehat Jember,” kata Mahmud, warga setempat.

Korban sempat tak sadarkan diri. Dari hidung dan mulutnya mengeluarkan darah. Warga pun meminta, pengendara motor yang menabrak korban memiliki iktikad untuk datang ke rumah duka. “Korban meninggal setelah sehari mendapat perawatan di RS Kaliwates. Bagi penabrak, silakan datang ke rumah duka atau mendatangi Unit Lakalantas Polres Jember,” pungkas Mahmud.

Sementara itu, Kanit Lakalantas Polres Jember Ipda Kukun Waluwi membenarkan kalau korban tabrak lari telah meninggal. “Saya sudah menerima kabar kalau korban meninggal pada Rabu siang,” kata Kukun kepada Jawa Pos Radar Jember, Kamis (3/3).

Pihaknya meminta, pengendara motor yang menabrak korban segera menyerahkan diri atau datang ke rumah duka. Karena korban meninggalkan dua putri yang salah satunya masih sekolah. Bahkan, menurut informasi, istri korban juga baru saja meninggal, sehingga kini keduanya menjadi yatim piatu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/