alexametrics
23.4 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Waspada Banjir Susulan, Warga Gladak Kembar Kemasi Barang

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Air sungai bedadung kembali naik sekitar satu meter di kawasan permukiman bawah Gladak Kembar, Jalan Sumatera, Kelurahan / Kecamatan Sumbersari. Ini disusul hujan deras yang terus mengguyur kawasan Jember sejak pukul 16.00. Dua jam kemudian, sekitar pukul 18.00, air Sungai Bedadung pun mulai naik perlahan.

Mengantisipasi banjir susulan, warga mulai mengemasi barang-barang berharga mereka agar tak sampai terbawa arus banjir.

Sumarni, salah satu warga yang tidak tepat berada di bantaran Sungai Bedadung, mengatakan, dirinya mulai merasa takut. Dilihat dari samping rumah, tinggi udara mencapai lima anak tangga. Namun selang beberapa waktu kemudian, air mulai surut. “Tadi naik, terus sekarang sudah surut tinggal empat anak tangga,” jelasnya, Rabu (3/2) malam.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Air sungai bedadung kembali naik sekitar satu meter di kawasan permukiman bawah Gladak Kembar, Jalan Sumatera, Kelurahan / Kecamatan Sumbersari. Ini disusul hujan deras yang terus mengguyur kawasan Jember sejak pukul 16.00. Dua jam kemudian, sekitar pukul 18.00, air Sungai Bedadung pun mulai naik perlahan.

Mengantisipasi banjir susulan, warga mulai mengemasi barang-barang berharga mereka agar tak sampai terbawa arus banjir.

Sumarni, salah satu warga yang tidak tepat berada di bantaran Sungai Bedadung, mengatakan, dirinya mulai merasa takut. Dilihat dari samping rumah, tinggi udara mencapai lima anak tangga. Namun selang beberapa waktu kemudian, air mulai surut. “Tadi naik, terus sekarang sudah surut tinggal empat anak tangga,” jelasnya, Rabu (3/2) malam.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Air sungai bedadung kembali naik sekitar satu meter di kawasan permukiman bawah Gladak Kembar, Jalan Sumatera, Kelurahan / Kecamatan Sumbersari. Ini disusul hujan deras yang terus mengguyur kawasan Jember sejak pukul 16.00. Dua jam kemudian, sekitar pukul 18.00, air Sungai Bedadung pun mulai naik perlahan.

Mengantisipasi banjir susulan, warga mulai mengemasi barang-barang berharga mereka agar tak sampai terbawa arus banjir.

Sumarni, salah satu warga yang tidak tepat berada di bantaran Sungai Bedadung, mengatakan, dirinya mulai merasa takut. Dilihat dari samping rumah, tinggi udara mencapai lima anak tangga. Namun selang beberapa waktu kemudian, air mulai surut. “Tadi naik, terus sekarang sudah surut tinggal empat anak tangga,” jelasnya, Rabu (3/2) malam.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/