alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Penjual Kopi Nyambi Berdagang Okerbaya, Konsumennya Para Pelajar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nge-fly dan ketenangan diri, itulah alasan Sabet Sulistyaning Wulandari, 22, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu mengonsumsi pil koplo. Perempuan bertato ini ditangkap aparat Polsek Sukorambi saat berada di warung kopinya di Jalan Kotta Blater, Ambulu. Selain berdagang kopi, rupanya pelaku juga nyambi mengedarkan pil koplo.

Keterangan yang diperoleh polisi, Sabet adalah ketua komplotan pengedar pil koplo di wilayah Jember selatan. Sabet memiliki anak buah tiga orang. Yakni RI, 18, warga Kecamatan Ambulu, MZ, 17, warga Kecamatan Wuluhan, dan WF, 18, warga Kecamatan Wuluhan. Mereka menyasar para pelajar sebagai konsumennya.

Penangkapan Sabet ini merupakan hasil pengembangan kasus pil koplo beberapa hari lalu. Sebelumnya, anggota Polsek Sukorambi menangkap seorang pemuda yang tengah teler akibat menenggak pil koplo di salah satu warung yang ada di Rest Area Desa Jubung. Dari sanalah polisi mengamankan empat tersangka lain. Berdasarkan keterangan para tersangka ini, pelaku pengedar pil koplo itu mengarah ke Sabet.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kepada polisi, Sabet mengaku kulakan pil koplo itu ke seorang warga Kasiyan di Kecamatan Puger. Kini orang tersebut telah dinyatakan buron. “Orang tersebut masih DPO,” kata Iptu Sigit Budiono, Kapolsek Sukorambi.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nge-fly dan ketenangan diri, itulah alasan Sabet Sulistyaning Wulandari, 22, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu mengonsumsi pil koplo. Perempuan bertato ini ditangkap aparat Polsek Sukorambi saat berada di warung kopinya di Jalan Kotta Blater, Ambulu. Selain berdagang kopi, rupanya pelaku juga nyambi mengedarkan pil koplo.

Keterangan yang diperoleh polisi, Sabet adalah ketua komplotan pengedar pil koplo di wilayah Jember selatan. Sabet memiliki anak buah tiga orang. Yakni RI, 18, warga Kecamatan Ambulu, MZ, 17, warga Kecamatan Wuluhan, dan WF, 18, warga Kecamatan Wuluhan. Mereka menyasar para pelajar sebagai konsumennya.

Penangkapan Sabet ini merupakan hasil pengembangan kasus pil koplo beberapa hari lalu. Sebelumnya, anggota Polsek Sukorambi menangkap seorang pemuda yang tengah teler akibat menenggak pil koplo di salah satu warung yang ada di Rest Area Desa Jubung. Dari sanalah polisi mengamankan empat tersangka lain. Berdasarkan keterangan para tersangka ini, pelaku pengedar pil koplo itu mengarah ke Sabet.

Kepada polisi, Sabet mengaku kulakan pil koplo itu ke seorang warga Kasiyan di Kecamatan Puger. Kini orang tersebut telah dinyatakan buron. “Orang tersebut masih DPO,” kata Iptu Sigit Budiono, Kapolsek Sukorambi.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Nge-fly dan ketenangan diri, itulah alasan Sabet Sulistyaning Wulandari, 22, warga Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Ambulu mengonsumsi pil koplo. Perempuan bertato ini ditangkap aparat Polsek Sukorambi saat berada di warung kopinya di Jalan Kotta Blater, Ambulu. Selain berdagang kopi, rupanya pelaku juga nyambi mengedarkan pil koplo.

Keterangan yang diperoleh polisi, Sabet adalah ketua komplotan pengedar pil koplo di wilayah Jember selatan. Sabet memiliki anak buah tiga orang. Yakni RI, 18, warga Kecamatan Ambulu, MZ, 17, warga Kecamatan Wuluhan, dan WF, 18, warga Kecamatan Wuluhan. Mereka menyasar para pelajar sebagai konsumennya.

Penangkapan Sabet ini merupakan hasil pengembangan kasus pil koplo beberapa hari lalu. Sebelumnya, anggota Polsek Sukorambi menangkap seorang pemuda yang tengah teler akibat menenggak pil koplo di salah satu warung yang ada di Rest Area Desa Jubung. Dari sanalah polisi mengamankan empat tersangka lain. Berdasarkan keterangan para tersangka ini, pelaku pengedar pil koplo itu mengarah ke Sabet.

Kepada polisi, Sabet mengaku kulakan pil koplo itu ke seorang warga Kasiyan di Kecamatan Puger. Kini orang tersebut telah dinyatakan buron. “Orang tersebut masih DPO,” kata Iptu Sigit Budiono, Kapolsek Sukorambi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/