alexametrics
23 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Jemur Peralatan Elektronik, Berharap Bisa Difungsikan Kembali

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kawasan Perumahan Antirogo I Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, tak luput dari terjangan banjir yang melanda Sungai Bedadung, Jumat (29/1) silam. Bahkan tembok pembatas sungai ikutan jebol. Padahal perumahan itu baru didirikan pada 2019 lalu.

Kondisi tanah perumahan itu menurun hingga mendekati Sungai Bedadung. “Untuk rumah di bagian atas aman dari banjir, sedang bagian bawah terendam banjir mencapai satu meter dan tercatat ada sembilan rumah,” kata Hosea, warga setempat.

Hosea pun ikut menjadi salah satu korban banjir tersebut. Air terlihat mulai menggenangi perumahan itu pukul 16.30. Warga mulai panik dan ketakutan saat mengetahui tembok pembatas sungai ambrol.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seketika itu pula air masuk ke rumahnya. Bahkan peralatan elekronik seperti kulkas, mesin cuci, televisi dan alat penanak nasi ikut terkena air bercampur lumpur.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kawasan Perumahan Antirogo I Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, tak luput dari terjangan banjir yang melanda Sungai Bedadung, Jumat (29/1) silam. Bahkan tembok pembatas sungai ikutan jebol. Padahal perumahan itu baru didirikan pada 2019 lalu.

Kondisi tanah perumahan itu menurun hingga mendekati Sungai Bedadung. “Untuk rumah di bagian atas aman dari banjir, sedang bagian bawah terendam banjir mencapai satu meter dan tercatat ada sembilan rumah,” kata Hosea, warga setempat.

Hosea pun ikut menjadi salah satu korban banjir tersebut. Air terlihat mulai menggenangi perumahan itu pukul 16.30. Warga mulai panik dan ketakutan saat mengetahui tembok pembatas sungai ambrol.

Seketika itu pula air masuk ke rumahnya. Bahkan peralatan elekronik seperti kulkas, mesin cuci, televisi dan alat penanak nasi ikut terkena air bercampur lumpur.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kawasan Perumahan Antirogo I Desa Patemon, Kecamatan Pakusari, tak luput dari terjangan banjir yang melanda Sungai Bedadung, Jumat (29/1) silam. Bahkan tembok pembatas sungai ikutan jebol. Padahal perumahan itu baru didirikan pada 2019 lalu.

Kondisi tanah perumahan itu menurun hingga mendekati Sungai Bedadung. “Untuk rumah di bagian atas aman dari banjir, sedang bagian bawah terendam banjir mencapai satu meter dan tercatat ada sembilan rumah,” kata Hosea, warga setempat.

Hosea pun ikut menjadi salah satu korban banjir tersebut. Air terlihat mulai menggenangi perumahan itu pukul 16.30. Warga mulai panik dan ketakutan saat mengetahui tembok pembatas sungai ambrol.

Seketika itu pula air masuk ke rumahnya. Bahkan peralatan elekronik seperti kulkas, mesin cuci, televisi dan alat penanak nasi ikut terkena air bercampur lumpur.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/