23.3 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Selang Rem Pecah, Truk Kontainer Nabrak Tebing di Jalur Gumitir

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Gumitir, tepatnya di KM 36+800 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Kamis (1/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 ini, tidak sampai memakan korban jiwa.

Sebelum mengalami kecelakaan tunggal, truk kontainer L 9042 UG yang disopiri Sudarso, 50, warga Gresik itu, berjalan dari arah Jember ke Banyuwangi. Sesampai di jalan menikung, tiba-tiba rem tidak berfungsi.

BACA JUGA: Pakai Headset, Pejalan Kaki di Jember Meninggal Terserempet Kereta

Mobile_AP_Rectangle 2

Sopir panik, karena rem blong dan akhirnya membanting setir ke kiri. Truk kontainer baru berhenti setelah semua ban sebelah kiri terperosok di parit yang ada di pinggir jalan.

“Beruntung saat rem blong, sopir berinisiatif membanting setir, sehingga kendaraan berat itu berhenti karena terperosok di saluran drainase,” kata ,” kata AKP Tanto, Kapolsek Silo.

Menurutnya, rem tersebut blong karena selang rem pecah. Sopir tak mampu menguasai kendaraan, karena posisi saat itu berada di jalan menurun dan menikung. “Apalagi di depan ada perbaikan bahu jalan yang ambrol,” kata mantan Kapolsek Tempurejo itu.

Tanto berharap, agar para sopir mengecek kondisi kendaraan terlebih dulu sebelum melaju ke jalan raya. Seperti tekanan ban maupun peranti kendaraan yang lain, seperti rem. “Apalagi ketika melewati jalur Gumitir yang jalannya berkelok-kelok dan naik turun. Jadi harus dipastikan kendaraannya dalam kondisi prima,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Polsek Silo untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Gumitir, tepatnya di KM 36+800 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Kamis (1/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 ini, tidak sampai memakan korban jiwa.

Sebelum mengalami kecelakaan tunggal, truk kontainer L 9042 UG yang disopiri Sudarso, 50, warga Gresik itu, berjalan dari arah Jember ke Banyuwangi. Sesampai di jalan menikung, tiba-tiba rem tidak berfungsi.

BACA JUGA: Pakai Headset, Pejalan Kaki di Jember Meninggal Terserempet Kereta

Sopir panik, karena rem blong dan akhirnya membanting setir ke kiri. Truk kontainer baru berhenti setelah semua ban sebelah kiri terperosok di parit yang ada di pinggir jalan.

“Beruntung saat rem blong, sopir berinisiatif membanting setir, sehingga kendaraan berat itu berhenti karena terperosok di saluran drainase,” kata ,” kata AKP Tanto, Kapolsek Silo.

Menurutnya, rem tersebut blong karena selang rem pecah. Sopir tak mampu menguasai kendaraan, karena posisi saat itu berada di jalan menurun dan menikung. “Apalagi di depan ada perbaikan bahu jalan yang ambrol,” kata mantan Kapolsek Tempurejo itu.

Tanto berharap, agar para sopir mengecek kondisi kendaraan terlebih dulu sebelum melaju ke jalan raya. Seperti tekanan ban maupun peranti kendaraan yang lain, seperti rem. “Apalagi ketika melewati jalur Gumitir yang jalannya berkelok-kelok dan naik turun. Jadi harus dipastikan kendaraannya dalam kondisi prima,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Polsek Silo untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Kecelakaan tunggal kembali terjadi di jalur Gumitir, tepatnya di KM 36+800 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Kamis (1/12). Insiden yang terjadi sekitar pukul 13.00 ini, tidak sampai memakan korban jiwa.

Sebelum mengalami kecelakaan tunggal, truk kontainer L 9042 UG yang disopiri Sudarso, 50, warga Gresik itu, berjalan dari arah Jember ke Banyuwangi. Sesampai di jalan menikung, tiba-tiba rem tidak berfungsi.

BACA JUGA: Pakai Headset, Pejalan Kaki di Jember Meninggal Terserempet Kereta

Sopir panik, karena rem blong dan akhirnya membanting setir ke kiri. Truk kontainer baru berhenti setelah semua ban sebelah kiri terperosok di parit yang ada di pinggir jalan.

“Beruntung saat rem blong, sopir berinisiatif membanting setir, sehingga kendaraan berat itu berhenti karena terperosok di saluran drainase,” kata ,” kata AKP Tanto, Kapolsek Silo.

Menurutnya, rem tersebut blong karena selang rem pecah. Sopir tak mampu menguasai kendaraan, karena posisi saat itu berada di jalan menurun dan menikung. “Apalagi di depan ada perbaikan bahu jalan yang ambrol,” kata mantan Kapolsek Tempurejo itu.

Tanto berharap, agar para sopir mengecek kondisi kendaraan terlebih dulu sebelum melaju ke jalan raya. Seperti tekanan ban maupun peranti kendaraan yang lain, seperti rem. “Apalagi ketika melewati jalur Gumitir yang jalannya berkelok-kelok dan naik turun. Jadi harus dipastikan kendaraannya dalam kondisi prima,” pungkasnya. (*)

Reporter: Jumai

Foto      : Polsek Silo untuk Radar Jember

Editor    : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca