alexametrics
31.8 C
Jember
Tuesday, 16 August 2022

Mabuk, Teman Sendiri Disangkur

Mobile_AP_Rectangle 1

Seusai kejadian itu, korban dilarikan ke Puskesmas Tempurejo. Kemudian, kasus itu dia laporkan ke polisi. “Setelah mendapat laporan, kami langsung menangkap tersangka Rio. Sedangkan korban Adi masih menjalani perawatan di puskesmas,” pungkas Zuhri.

Pengakuan Bambang, pelerai yang juga menjadi korban, tersangka ini emosi setelah dipukul oleh korban. Melihat dua kawannya bertikai, Bambang berusaha melerai. “Karena tersangka ini memegang sajam, maka saya berupaya memisah. Ternyata saya juga jadi sasaran,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Nur Rohman, teman lain yang ikut dalam pesta miras tersebut, mengaku tidak tahu persis tentang kejadian itu. Sebab, ketika insiden itu berlangsung, pemuda 19 tahun ini mengaku sedang mabuk berat sampai tak sadar dengan apa yang terjadi. “Saya baru sadar setelah di rumah ada polisi dan Pak Kampung,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Seusai kejadian itu, korban dilarikan ke Puskesmas Tempurejo. Kemudian, kasus itu dia laporkan ke polisi. “Setelah mendapat laporan, kami langsung menangkap tersangka Rio. Sedangkan korban Adi masih menjalani perawatan di puskesmas,” pungkas Zuhri.

Pengakuan Bambang, pelerai yang juga menjadi korban, tersangka ini emosi setelah dipukul oleh korban. Melihat dua kawannya bertikai, Bambang berusaha melerai. “Karena tersangka ini memegang sajam, maka saya berupaya memisah. Ternyata saya juga jadi sasaran,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Nur Rohman, teman lain yang ikut dalam pesta miras tersebut, mengaku tidak tahu persis tentang kejadian itu. Sebab, ketika insiden itu berlangsung, pemuda 19 tahun ini mengaku sedang mabuk berat sampai tak sadar dengan apa yang terjadi. “Saya baru sadar setelah di rumah ada polisi dan Pak Kampung,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Mahrus Sholih

Seusai kejadian itu, korban dilarikan ke Puskesmas Tempurejo. Kemudian, kasus itu dia laporkan ke polisi. “Setelah mendapat laporan, kami langsung menangkap tersangka Rio. Sedangkan korban Adi masih menjalani perawatan di puskesmas,” pungkas Zuhri.

Pengakuan Bambang, pelerai yang juga menjadi korban, tersangka ini emosi setelah dipukul oleh korban. Melihat dua kawannya bertikai, Bambang berusaha melerai. “Karena tersangka ini memegang sajam, maka saya berupaya memisah. Ternyata saya juga jadi sasaran,” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Nur Rohman, teman lain yang ikut dalam pesta miras tersebut, mengaku tidak tahu persis tentang kejadian itu. Sebab, ketika insiden itu berlangsung, pemuda 19 tahun ini mengaku sedang mabuk berat sampai tak sadar dengan apa yang terjadi. “Saya baru sadar setelah di rumah ada polisi dan Pak Kampung,” pungkasnya.

 

 

Jurnalis : Jumai
Fotografer : Jumai
Redaktur : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/