alexametrics
24.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Bangunan Menggantung di Bibir Sungai, Rumah Karaoke di Jember Ambrol

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Rumah karaoke H2O di Jalan Gajahmada, Kecamatan Kaliwates, Jember, mendadak dikosongkan. Ini setelah bagian belakang rumah hiburan itu ambrol akibat tergerus air, Rabu (1/6) sore. Hujan yang turun semalaman ditambah derasnya arus anak Sungai Bedadung mengakibatkan plengsengan di bawah bangunan tersebut longsor.

Kapolsek Kaliwates Kompol M Zaenuri menjelaskan, peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Malam sebelum bencana terjadi, cuaca memang tak bersahabat. Hujan terus mengguyur kawasan Jember, termasuk di bagian hulu sungai. “Dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa. Karena yang longsor di bagian belakang bangunan,” katanya.

Sebenarnya, kata Zaenuri, sebelum insiden itu terjadi, sang pemilik rumah karaoke telah diperingatkan oleh dinas pengairan agar segera membongkar bangunan yang ada di samping bagian belakang. Sebab, kondisi bangunan itu cukup berbahaya. Selain berdiri tepat di bibir kanal, bagian bawah plengsengan juga rapuh karena tanahnya sudah terkikis arus sungai. “Jadi memang sangat berbahaya,” ujar mantan Kapolsek Wuluhan tersebut.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: Setengah Jam Setelah Siswa Masuk, Ruang Kelas SMPN di Jember Ambruk

Setelah mendapat peringatan itu, Zaenuri menambahkan, sang pemilik sempat membongkar. Namun tidak seluruhnya, hanya di bagian atap. Imbasnya, pembongkaran itu justru membebani tanah karena air dari atap tertahan di tritisan rumah karaoke tersebut. “Hingga akhirnya terjadi longsor,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Rumah karaoke H2O di Jalan Gajahmada, Kecamatan Kaliwates, Jember, mendadak dikosongkan. Ini setelah bagian belakang rumah hiburan itu ambrol akibat tergerus air, Rabu (1/6) sore. Hujan yang turun semalaman ditambah derasnya arus anak Sungai Bedadung mengakibatkan plengsengan di bawah bangunan tersebut longsor.

Kapolsek Kaliwates Kompol M Zaenuri menjelaskan, peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Malam sebelum bencana terjadi, cuaca memang tak bersahabat. Hujan terus mengguyur kawasan Jember, termasuk di bagian hulu sungai. “Dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa. Karena yang longsor di bagian belakang bangunan,” katanya.

Sebenarnya, kata Zaenuri, sebelum insiden itu terjadi, sang pemilik rumah karaoke telah diperingatkan oleh dinas pengairan agar segera membongkar bangunan yang ada di samping bagian belakang. Sebab, kondisi bangunan itu cukup berbahaya. Selain berdiri tepat di bibir kanal, bagian bawah plengsengan juga rapuh karena tanahnya sudah terkikis arus sungai. “Jadi memang sangat berbahaya,” ujar mantan Kapolsek Wuluhan tersebut.

BACA JUGA: Setengah Jam Setelah Siswa Masuk, Ruang Kelas SMPN di Jember Ambruk

Setelah mendapat peringatan itu, Zaenuri menambahkan, sang pemilik sempat membongkar. Namun tidak seluruhnya, hanya di bagian atap. Imbasnya, pembongkaran itu justru membebani tanah karena air dari atap tertahan di tritisan rumah karaoke tersebut. “Hingga akhirnya terjadi longsor,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID- Rumah karaoke H2O di Jalan Gajahmada, Kecamatan Kaliwates, Jember, mendadak dikosongkan. Ini setelah bagian belakang rumah hiburan itu ambrol akibat tergerus air, Rabu (1/6) sore. Hujan yang turun semalaman ditambah derasnya arus anak Sungai Bedadung mengakibatkan plengsengan di bawah bangunan tersebut longsor.

Kapolsek Kaliwates Kompol M Zaenuri menjelaskan, peristiwa longsor itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Malam sebelum bencana terjadi, cuaca memang tak bersahabat. Hujan terus mengguyur kawasan Jember, termasuk di bagian hulu sungai. “Dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa. Karena yang longsor di bagian belakang bangunan,” katanya.

Sebenarnya, kata Zaenuri, sebelum insiden itu terjadi, sang pemilik rumah karaoke telah diperingatkan oleh dinas pengairan agar segera membongkar bangunan yang ada di samping bagian belakang. Sebab, kondisi bangunan itu cukup berbahaya. Selain berdiri tepat di bibir kanal, bagian bawah plengsengan juga rapuh karena tanahnya sudah terkikis arus sungai. “Jadi memang sangat berbahaya,” ujar mantan Kapolsek Wuluhan tersebut.

BACA JUGA: Setengah Jam Setelah Siswa Masuk, Ruang Kelas SMPN di Jember Ambruk

Setelah mendapat peringatan itu, Zaenuri menambahkan, sang pemilik sempat membongkar. Namun tidak seluruhnya, hanya di bagian atap. Imbasnya, pembongkaran itu justru membebani tanah karena air dari atap tertahan di tritisan rumah karaoke tersebut. “Hingga akhirnya terjadi longsor,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/