alexametrics
19.8 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Kecelakaan Terjadi Hampir Tiap Hari

Mobile_AP_Rectangle 1

Baik Wiwin maupun Ifa berharap, nantinya akan ada perbaikan jalan di masa periode bupati baru. Dengan begitu, jalanan tersebut tidak lagi menjadi penyebab kecelakaan. Selain itu, mobilitas distribusi sayur dan ikan laut dari Puger menuju Surabaya juga semakin lancar.

Tak hanya di wilayah Jember selatan, kawasan utara juga tak jauh berbeda. Pantauan Jawa Pos Radar Jember di jalan mulai dari Kecamatan Ledokombo hingga Sumberjambe, kondisinya rusak parah. Jalur yang menghubungkan dua kecamatan itu juga sudah banyak menyebabkan korban jatuh.

Seperti yang disampaikan Nila, 49, warga Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe. Dia mengaku bahwa sudah banyak pengendara motor yang jatuh akibat menghindar jalan rusak. “Kerusakan semakin parah setelah tidak ada perhatian dari pemerintah. Khususnya PU Bina Marga,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara, jalan rusak juga terlihat di wilayah Kecamatan Tempurejo. Jalan mulai dari simpang tiga Desa Tempurejo yang menuju ke arah Desa Kawangrejo, juga rusak. Yang parah mulai dari simpang tiga hingga pertokoan Galaxy. Sepanjang satu kilometer tidak ada jalan yang bisa dipilih karena hampir semuanya berlubang.

Sedangkan jalan mulai dari Desa Kawangrejo hingga ke Desa Lengkong , Kecamatan Mumbulsari, kondisinya juga sama. Bahkan, warga setempat sempat bergotong royong menutup jalan berlubang tersebut dengan pasir bercampur batu.

 

- Advertisement -

Baik Wiwin maupun Ifa berharap, nantinya akan ada perbaikan jalan di masa periode bupati baru. Dengan begitu, jalanan tersebut tidak lagi menjadi penyebab kecelakaan. Selain itu, mobilitas distribusi sayur dan ikan laut dari Puger menuju Surabaya juga semakin lancar.

Tak hanya di wilayah Jember selatan, kawasan utara juga tak jauh berbeda. Pantauan Jawa Pos Radar Jember di jalan mulai dari Kecamatan Ledokombo hingga Sumberjambe, kondisinya rusak parah. Jalur yang menghubungkan dua kecamatan itu juga sudah banyak menyebabkan korban jatuh.

Seperti yang disampaikan Nila, 49, warga Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe. Dia mengaku bahwa sudah banyak pengendara motor yang jatuh akibat menghindar jalan rusak. “Kerusakan semakin parah setelah tidak ada perhatian dari pemerintah. Khususnya PU Bina Marga,” katanya.

Sementara, jalan rusak juga terlihat di wilayah Kecamatan Tempurejo. Jalan mulai dari simpang tiga Desa Tempurejo yang menuju ke arah Desa Kawangrejo, juga rusak. Yang parah mulai dari simpang tiga hingga pertokoan Galaxy. Sepanjang satu kilometer tidak ada jalan yang bisa dipilih karena hampir semuanya berlubang.

Sedangkan jalan mulai dari Desa Kawangrejo hingga ke Desa Lengkong , Kecamatan Mumbulsari, kondisinya juga sama. Bahkan, warga setempat sempat bergotong royong menutup jalan berlubang tersebut dengan pasir bercampur batu.

 

Baik Wiwin maupun Ifa berharap, nantinya akan ada perbaikan jalan di masa periode bupati baru. Dengan begitu, jalanan tersebut tidak lagi menjadi penyebab kecelakaan. Selain itu, mobilitas distribusi sayur dan ikan laut dari Puger menuju Surabaya juga semakin lancar.

Tak hanya di wilayah Jember selatan, kawasan utara juga tak jauh berbeda. Pantauan Jawa Pos Radar Jember di jalan mulai dari Kecamatan Ledokombo hingga Sumberjambe, kondisinya rusak parah. Jalur yang menghubungkan dua kecamatan itu juga sudah banyak menyebabkan korban jatuh.

Seperti yang disampaikan Nila, 49, warga Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe. Dia mengaku bahwa sudah banyak pengendara motor yang jatuh akibat menghindar jalan rusak. “Kerusakan semakin parah setelah tidak ada perhatian dari pemerintah. Khususnya PU Bina Marga,” katanya.

Sementara, jalan rusak juga terlihat di wilayah Kecamatan Tempurejo. Jalan mulai dari simpang tiga Desa Tempurejo yang menuju ke arah Desa Kawangrejo, juga rusak. Yang parah mulai dari simpang tiga hingga pertokoan Galaxy. Sepanjang satu kilometer tidak ada jalan yang bisa dipilih karena hampir semuanya berlubang.

Sedangkan jalan mulai dari Desa Kawangrejo hingga ke Desa Lengkong , Kecamatan Mumbulsari, kondisinya juga sama. Bahkan, warga setempat sempat bergotong royong menutup jalan berlubang tersebut dengan pasir bercampur batu.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/