Alam nusantara kaya akan segala jenis makanan yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan ketahanan pangan. Di antaranya, kita bisa menanam pisang, gandum, jagung, kentang, kacang tanah, atau semacam polo pendem, seperti talas/mbote, dan bentul. Belum lagi, banyak tanaman nusantara yang dapat digunakan sebagai penguat imunitas tubuh kita, seperti jahe, serai, kayu manis, temulawak, dan sebagainya yang memiliki manfaat sangat besar.

Sebagaimana kita ketahui, pohon dapat menghasilkan oksigen yang kita butuhkan dalam proses pernapasan dan keberlangsungan hidup. Di saat yang bersamaan pohon juga menghirup karbondioksida yang dihasilkan dari manusia dan hewan. Di sinilah terjadi simbiosis mutualisme yang dapat menyeimbangkan kehidupan manusia, alam, dan hewan.

Selain itu, tanaman (pohon) juga mempunyai andil besar bagi terjaminnya sirkulasi udara yang sehat. Pohon dapat berfungsi sebagai penyaring udara yang kotor, yang saat ini banyak disebabkan oleh proses industrialisasi dan transportasi. Karena itu, menanam pohon memiliki banyak fungsi yang dapat kita manfaatkan bersama.

Peningkatan Imun

Selain fungsi-fungsi yang telah disebutkan di atas, aktivitas menanam pohon juga dapat menjadi sarana olahraga dalam rangka meningkatkan imunitas tubuh kita. Kita dapat berjemur dan juga merenggangkan otot. Hal ini semua menjadi wasilah dalam upaya peningkatan imunitas tubuh kita agar selalu dalam keadaan sehat. Dan kita ketahui bersama, kekuatan imunitas tubuh kita akan dapat mencegah berbagai serangan virus, termasuk Covid-19.

Dilihat dari berbagai dimensi, gerakan menanam pohon akan menyelamatkan kehidupan manusia itu sendiri. Untuk itu, menjadi penting gerakan menanam pohon itu sebagai kesadaran bersama. Tidak hanya yang mempunyai lahan, tetapi bagi yang tidak memiliki tanah yang cukup juga ikut serta melakukan gerakan tanam pohon ini. Berbagai terobosan untuk menanam pohon kini berkembang pesat, seperti tanaman hidroponik untuk tumbuhan hortikultura, seperti sawi, lombok, terong, dan jenis tanaman lainnya yang dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.

Kita bisa mengelola lahan yang kita miliki dengan tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk konsumsi, seperti mangga, rambutan, durian, dan sebagainya. Dengan membangun kesadaran diri masing-masing keluarga untuk terus menanam, maka ketahanan pangan dapat dimulai dari kekuatan keluarga. Meski berskala kecil, tapi kalau semangat menanam untuk penyelamatan lingkungan dan ketahanan ini dimulai dari setiap keluarga Indonesia, maka akan menjadi kesadaran kolektif masyarakat hingga dapat mengokohkan kemandirian pangan nusantara. Mari kita bersama-sama menanam pohon untuk masa depan kita yang lebih baik. Semoga.

*Prof. Dr. H. Babun Suharto, S.E., M.M., Rektor IAIN Jember, Dosen Pascasarjana IAIN Jember.