Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bunga Desaku Jilid 8, Gus Fawait Ajak Pelajar Jember Tempuh Pendidikan Tinggi dan Nikah di Usia Terbaik

Maulana RJ • Senin, 15 Desember 2025 | 17:48 WIB
Para pelajar SMPN 1 Tempurejo saat berswafoto  Bupati Fawait, saat rangkaian Bunga Desaku jilid 8 Tempurejo, Jember, Sabtu (13/12). (FT. Gus Fawait)
Para pelajar SMPN 1 Tempurejo saat berswafoto Bupati Fawait, saat rangkaian Bunga Desaku jilid 8 Tempurejo, Jember, Sabtu (13/12). (FT. Gus Fawait)

TEMPUREJO, Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait menyalurkan semangat dan motivasi tinggi kepada ratusan siswa-siswi SMPN 1 Tempurejo, Jember.

Hal itu sampaikan saat merealisasikan salah satu program andalannya, Bupati Ngantor di Desa/Kelurahan (Bunga Desaku) Jilid 8 Kecamatan Tempurejo, Jember, Sabtu (13/12).

Di hadapan ratusan pelajar saat itu, ia menegaskan bahwa masa depan dan kemajuan Indonesia bertumpu pada kualitas pendidikan yang mereka tempuh.

Baca Juga: UKT Siap Ditransfer ke Kampus, Living Cost ke Mahasiswa: Pencairan Beasiswa Pemkab Jember Menunggu Validasi

"Kalau ingin melihat negara tercinta ini maju, maka kuncinya ada di adik-adik. Maka adik-adik ini harus mengenyam pendidikan yang setinggi-tingginya," serunya.

Gus Fawait, sapaan akrab dia, menepis anggapan bahwa pendidikan tinggi hanyalah impian bagi anak-anak di pedesaan.

Ia menekankan bahwa banyak pemimpin sukses lahir dari daerah terpencil berkat ilmu.

Baca Juga: 20 Tahun Keliling Jualan Es Krim, Lansia Difabel Terharu Saat Dagangannya Diborong Bupati Fawait di Balung

Pemerintah Kabupaten Jember sendiri, lanjut dia, telah menyiapkan jalan bagi para pemuda melalui program beasiswa yang terbuka luas untuk menempuh pendidikan di berbagai kampus di seluruh Indonesia.

"Kami siapkan beasiswa kuliah dari Pemkab Jember untuk anak-anak Jember yang kuliah di seluruh kampus di Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Fawait juga memotivasi para pelajar saat itu agar betul-betul memperhatikan perencanaan di masa depan, khususnya saat hendak memasuki usia pernikahan.

Baca Juga: Penerbangan Jember–Bali Resmi Dibuka Tanpa Subsidi, Bupati Fawait dan DPR RI Gas Lobi Agar Pesawat Besar Bisa Mendarat

Menyikapi tingginya angka stunting dan kematian ibu melahirkan di Jember, Gus Fawait, secara khusus meminta para siswa untuk tidak terburu-buru menikah segera setelah lulus sekolah.

Ia menggarisbawahi pentingnya perencanaan pernikahan pada usia terbaik, yakni antara 21 hingga 35 tahun.

"Perencanaan usia pernikahan yang matang merupakan salah satu solusi fundamental untuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak," jelas dia.

Baca Juga: Bupati Fawait Gerak Cepat! Harga Tiket Pantai Papuma Dinilai Mencekik, Target Turun Bulan Ini

Ia menambahkan, sejauh ini program-program prioritas pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto, juga diyakininya menjadi solusi, mengeluarkan Indonesia dari masalah stunting dan meningkatkan derajat kehidupan masyarakat. (mau)

Editor : M. Ainul Budi
#tempurejo #Makan Bergizi Gratis (MBG) #Jember #beasiswa kuliah #Pendidikan #Prabowo Subianto #Sekolah #Bunga Desaku Jember #Gus Fawait