radarjember.id-Banyak calon mahasiwa maupun mahasiswa pasca sarjana yang berminat kuliah di luar negeri. Dan tentu banyak pula beasiswa ke luar negeri yang bisa dicoba.
Beberapa program beasiswa yang mengharuskan penerimanya kembali ke negara asala setelah selesai menempuh pendidikannya. Namun ada pula beberapa program beasiswa yang tidak mengharuskan penerimanya untuk kembali ke negara asal, dan berpeluang untuk bekerja di negara tersebut.
Berikut rekomendasi beasiswa ke luar negeri tanpa perlu balik ke Indonesia yang bisa anda coba:
Baca Juga: Beasiswa S2 untuk Megawati Hangestri, Atlet Voli yang Mencetak Prestasi Akademik
1. Eiffel Excellen Scholarship
Eiffel Excellen Scholarship merupakan program beasiswa sebagian yag berasal dari French Ministry for Europe and Foreign Affairs untuk pelajar internasional studi S2/S3 di beberapa universitas Prancis.
Pendaftaran beasiswa ini mulai dari bulan September hingga Januari. Fasilitas yang bisa didapat nantinya yaitu: tunjangan hidup bulanan sekitar Rp 20 juta untuk program Master dan Rp 28 juta untuk Program Doktoral, tiket pesawat, asuransi dan lain sebagainya.
2. Swiss Goverment Excellen Aschollarship
beasiswa ini diperuntukkan mahasiswa internasional yang ingin studi Doktoral (S3) di universitas-universitas Swiss yang disediakan oleh pemerintah Swiss. Selain tanpa harus kembali ke negara asal, beasiswa ini juga memberikan kemudahan, seperti tanpa syarat TOEFL/IELTS dan pengalaman kerja.
Baca Juga: KABAR BAIK! Beasiswa Pemkab Jember Segera Cair, Ada 5.500 Calon Penerima
Beasiswa yang buka pendaftaran dari bulan Agustus hingga Desember ini juga dilengkapi dengan fasilitas biaya hidup sekitar Rp 34,2 juta perbulan, akomodasi, kartu tranportasi umum yang berlaku hingga 1 tahun dan biaya pendidikan tentunya.
3. Stipendium Hungaricum
Stipendium Hungaricum merupakan beasiswa penuh di Hungaria untuk studi S1 - S3 di Hungaria. Beasiswa ini memudahkan penerimanya seperti, tidak ada batas usia, minimal IPK dan tentunya tidak mewajibkan penerimanya kembali ke negara asalnya.
Fasilitas yang didapat pun terbilang lengkap, seperti asuransi kesehatan, akomodasi, biaya hidup bulanan sekitar Rp 6,2 juta yang masih ditambah Rp 1,9 juta dari pemerintah Indonesia dan tentunya biaya kuliah penuh.
4. KAUST Fellowship
Untuk calon mahasiwa pasca sarjana yang ingin berkuliah sambil umroh beasiswa ini sangat cocok. KAUST Fellowship merupakan program mahasiswa penuh dari King Abdullah University of Science and TEchnology (KAUST).
Beasiswa asal Arab Saudi ini dibuka mulai Oktober hingga Januari yang dilengkapi dengan fasilitas yang super lengkap, diantanya: uang kuliah penuh, uang saku sekitar Rp 313,2 juta - Rp 469,8 per tahun, akomodasi hingga asuransi kesehatan dan gigi.
5. KC Kuok Scholarship Monash
Bagi calon Mahasiwa S1 ke Australia ini menjadi salah satu pilihan terbaik jika ingin bekerja di luar negeri. Yang mana Australia menjadi salah satu negara dengan gaji rata-rata terbaik.
Baca Juga: Resepsi yang Tak Akan Terlupakan, Kilau Romansa Pernikahan Ilham dan Elisa
Beasiswa yang dibuka pada bulan April hingga Juli ini sangat memudahkan para penerimanya yaitu, tanpa batas maksimal usia, terbuka untuk semua jurusan serta tidak diwajibkan untuk kembali ke negara asalnya.
Tak hanya itu, fasilitas yang diberikan pun cukup lengkap, seperti tunjangan hidup, akomodasi dalam kampus, biaya visa pelajar, dan pastinya memberikan biaya kuliah. (dea/bud)
Editor : Adeapryanis