SUMBERSARI, Radar Jember – Kasus pembobolan, peretasan, atau apa pun sebutannya sudah kerap terjadi di Jember dan Indonesia. Sekalipun sering, namun ada saja situs web yang keamanannya kurang, sehingga masih bisa disusupi oleh hacker, peretas, atau penyusup gelap di dunia digital. Nah, siang kemarin (20/7), dua website kampus ternama di Jember disusupi situs judi daring.
Kedua situs web tersebut adalah milik kampus Universitas Jember (Unej) dan Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember. Pembobolan web keduanya sudah terjadi beberapa hari terakhir, hingga berita ini ditulis, kemarin.
Dikonfirmasi, Wakor Pokja Humas Unej Rokhmad Hidayanto mengatakan, kejadian tersebut memang sudah beberapa hari lalu dan diketahui langsung oleh UPA Teknologi, Informasi, dan Komunikasi (UPA TIK). Menurutnya, akun tersebut tersusupi dan saat ini sedang dalam proses penanganan. “Serangan itu masuk terus. Artinya, sudah diketahui tapi teman-teman UPA TIK sedang berusaha menanggulangi,” tuturnya, kemarin (20/7).
Website yang digunakan sebagai salah satu media penyebaran informasi kepada mahasiswa tersebut sejak kemarin sudah tidak dapat diakses oleh pihak luar. Keterangan yang muncul adalah akun sedang dalam masa perbaikan. Pria yang akrab disapa Didung itu menyampaikan jika website bukan diambil alih oleh peretas, tetapi disusupi. Dia belum mengetahui motif pembobolan tersebut. “Kami tidak mengetahui alasannya apa, yang kami tahu kami diserang dan harus mengatasi,” jelasnya.
Sampai saat ini, pihaknya belum terlalu mendalami masalah tersebut. Kerugian yang dialami sampai saat ini masih berupa tenaga dan waktu yang harus diluangkan untuk proses penanganan website. Untuk informasi-informasi mahasiswa, kata dia, sementara difokuskan ke media-media Unej yang lain, salah satunya akun media sosial.
Secara teknis, pihaknya tidak terlalu memahami problem yang terjadi. Termasuk bagaimana cara dan mencegah hal serupa terulang kembali nanti. Namun, dia mengatakan, Unej akan terus meningkatkan kewaspadaan. Tim IT terus berupaya menanggulangi serangan.
Didung mengimbau website lainnya yang dimiliki semua unit kerja Unej terus dilakukan pembaruan. Terutama yang jarang aktif. Sebab, tambahnya, itu yang sangat rentan dibobol. Menurutnya, akun website yang sekarang dibobol merupakan akun yang sangat aktif dan masih bisa dibobol. “Sering update password,” pungkasnya.
Sementara itu, sampai berita ini ditulis, belum ada konfirmasi langsung dari pihak Unmuh Jember. Sore kemarin, Jawa Pos Radar Jember sudah menghubungi Humas Unmuh Jember Disa Yulistian melalui telepon dan pesan Whatsapp, namun belum direspons. (sil/c2/nur)
Editor : Safitri