alexametrics
24.4 C
Jember
Sunday, 3 July 2022

Ratusan Mahasiswa Unej Merdeka Belajar Karena Ini

Ratusan Mahasiswa Unej Hijrah Ikuti Program Pertukaran di Kampus Berbeda

Mobile_AP_Rectangle 1

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 404 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (Unej) mengikuti program pertukaran mahasiswa. Mereka berasal dari lima program studi (prodi). Nantinya, ratusan mahasiswa itu akan menjalani program Merdeka Belajar. Yaitu, kuliah di beberapa kampus yang ada di Indonesia sebagai bentuk realisasi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Setidaknya terdapat 18 kampus mitra untuk program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) itu. Juga terdapat 24 kampus yang telah menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan para Kepala Prodi FISIP Unej. Perinciannya, 306 mahasiswa akan menjalani pertukaran mahasiswa di 18 kampus yang tunjuk oleh kementerian pada program merdeka belajar. Dan 98 mahasiswa melakukan pertukaran secara mandiri di 24 kampus yang telah menjalin PKS.

Sementara itu, proses pembelajarannya akan dimulai pada semeter gasal atau saat ini. “Catatan saya, mahasiswa FISIP Unej yang keluar sebanyak 306 mahasiswa. Dan 98 mahasiswa belajar di luar secara mandiri. Sedangkan Unej menerima 235 mahasiswa,” kata Djoko Poernomo, Dekan FISIP Unej, kemarin (30/8).

Mobile_AP_Rectangle 2

Wakil Dekan I FISIP Unej Zarah Puspitaningtyas mengungkapkan, pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pertukaran mahasiswa di kampus PMM ataupun di kampus PKS. Mekanisme pelaksanaan dan durasi waktunya juga sama. “Sebenarnya tidak ada perbedaan di antara dua jalur itu. Hanya saja, kalau kementerian ada bantuan UKT (uang kuliah tunggal, Red),” ungkapnya.

Selanjutnya, jika tidak ada keputusan untuk perkuliahan luring, maka program Merdeka Belajar ini akan dijalankan melalui daring. Nantinya, di pertengahan semeter akan ada evaluasi. Jika memungkinkan untuk melakukan perkuliahan luring, maka akan dilangsungkan perkuliahan tatap muka. “Berjalan satu semester di semester gasal. Nanti di semester depan akan diprogramkan lagi. Jadi, berdasarkan Permendikbud, mahasiswa diberikan hak untuk belajar di luar prodinya. Dua semester setara dengan 40 SKS,” jelasnya.

- Advertisement -

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 404 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (Unej) mengikuti program pertukaran mahasiswa. Mereka berasal dari lima program studi (prodi). Nantinya, ratusan mahasiswa itu akan menjalani program Merdeka Belajar. Yaitu, kuliah di beberapa kampus yang ada di Indonesia sebagai bentuk realisasi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Setidaknya terdapat 18 kampus mitra untuk program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) itu. Juga terdapat 24 kampus yang telah menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan para Kepala Prodi FISIP Unej. Perinciannya, 306 mahasiswa akan menjalani pertukaran mahasiswa di 18 kampus yang tunjuk oleh kementerian pada program merdeka belajar. Dan 98 mahasiswa melakukan pertukaran secara mandiri di 24 kampus yang telah menjalin PKS.

Sementara itu, proses pembelajarannya akan dimulai pada semeter gasal atau saat ini. “Catatan saya, mahasiswa FISIP Unej yang keluar sebanyak 306 mahasiswa. Dan 98 mahasiswa belajar di luar secara mandiri. Sedangkan Unej menerima 235 mahasiswa,” kata Djoko Poernomo, Dekan FISIP Unej, kemarin (30/8).

Wakil Dekan I FISIP Unej Zarah Puspitaningtyas mengungkapkan, pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pertukaran mahasiswa di kampus PMM ataupun di kampus PKS. Mekanisme pelaksanaan dan durasi waktunya juga sama. “Sebenarnya tidak ada perbedaan di antara dua jalur itu. Hanya saja, kalau kementerian ada bantuan UKT (uang kuliah tunggal, Red),” ungkapnya.

Selanjutnya, jika tidak ada keputusan untuk perkuliahan luring, maka program Merdeka Belajar ini akan dijalankan melalui daring. Nantinya, di pertengahan semeter akan ada evaluasi. Jika memungkinkan untuk melakukan perkuliahan luring, maka akan dilangsungkan perkuliahan tatap muka. “Berjalan satu semester di semester gasal. Nanti di semester depan akan diprogramkan lagi. Jadi, berdasarkan Permendikbud, mahasiswa diberikan hak untuk belajar di luar prodinya. Dua semester setara dengan 40 SKS,” jelasnya.

TEGALBOTO, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 404 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jember (Unej) mengikuti program pertukaran mahasiswa. Mereka berasal dari lima program studi (prodi). Nantinya, ratusan mahasiswa itu akan menjalani program Merdeka Belajar. Yaitu, kuliah di beberapa kampus yang ada di Indonesia sebagai bentuk realisasi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Setidaknya terdapat 18 kampus mitra untuk program pertukaran mahasiswa merdeka (PMM) itu. Juga terdapat 24 kampus yang telah menjalin perjanjian kerja sama (PKS) dengan para Kepala Prodi FISIP Unej. Perinciannya, 306 mahasiswa akan menjalani pertukaran mahasiswa di 18 kampus yang tunjuk oleh kementerian pada program merdeka belajar. Dan 98 mahasiswa melakukan pertukaran secara mandiri di 24 kampus yang telah menjalin PKS.

Sementara itu, proses pembelajarannya akan dimulai pada semeter gasal atau saat ini. “Catatan saya, mahasiswa FISIP Unej yang keluar sebanyak 306 mahasiswa. Dan 98 mahasiswa belajar di luar secara mandiri. Sedangkan Unej menerima 235 mahasiswa,” kata Djoko Poernomo, Dekan FISIP Unej, kemarin (30/8).

Wakil Dekan I FISIP Unej Zarah Puspitaningtyas mengungkapkan, pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara pertukaran mahasiswa di kampus PMM ataupun di kampus PKS. Mekanisme pelaksanaan dan durasi waktunya juga sama. “Sebenarnya tidak ada perbedaan di antara dua jalur itu. Hanya saja, kalau kementerian ada bantuan UKT (uang kuliah tunggal, Red),” ungkapnya.

Selanjutnya, jika tidak ada keputusan untuk perkuliahan luring, maka program Merdeka Belajar ini akan dijalankan melalui daring. Nantinya, di pertengahan semeter akan ada evaluasi. Jika memungkinkan untuk melakukan perkuliahan luring, maka akan dilangsungkan perkuliahan tatap muka. “Berjalan satu semester di semester gasal. Nanti di semester depan akan diprogramkan lagi. Jadi, berdasarkan Permendikbud, mahasiswa diberikan hak untuk belajar di luar prodinya. Dua semester setara dengan 40 SKS,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/