Semangat Pramuka adalah Kebersamaan

Wawan Dwi Siswanto/Radar Jember GENERASI PENERUS BANGSA: Bupati Jember dr Faida MMR mengajak para anggota Pramuka untuk bersama-sama saling membantu sesama, peduli lingkungan, gotong royong dan membantu lingkungan sekitarnya.

RADARJEMBER.ID- Setelah sebelumnya digelar di Bondowoso, kemarin (30/7) Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka (FWKKP) diselenggarakan di Jember, dengan mengajak tak kurang dari seribu anggota Pramuka Penegak untuk berpartisipasi. Bupati Jember dr Faida MMR sendiri yang hadir dan membuka gelaran dari Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Jawa Timur tersebut.

IKLAN

Selain bupati Jember, hadir di even yang berlangsung di samping Gedung GNI tersebut antara lain Wakil Ketua Kwarda Bidang Pembinaan Anggota Saka, Drs EC H Hariadi Purwantoro MM, serta jajaran forkopimda dan perwakilan Kwartir Cabang Jember dan Lumajang.

Bupati Jember dr Faida MMR sangat mengapresiasi penyelenggaraan Festival Wirakarya Kampung Kelir Pramuka yang sudah mendatangi Jember sebagai kota kesembilan dalam gelarannya. Kedatangannya langsung disambut meriah oleh para anggota Pramuka. Bahkan tidak sedikit yang tak malu-malu mengajak berswafoto di atas panggung.

Semangat itulah, kata Faida, yang harus terus dipertahankan. Lewat Pramuka, para generasi muda harus terus berkarya karena kegiatan Pramuka bukan hura-hura. Namun kebersamaan, saling membantu sesama, peduli lingkungan, gotong royong dan membantu lingkungan sekitarnya.

Pramuka adalah membangun semangat kepemimpinan serta membangun kepedulian terhadap sesama. “Mereka yang tidak bisa bekerja sama, mungkin masa mudanya tidak pernah terlibat dalam Pramuka,” ujar Faida yang disambut riuh oleh para anggota Pramuka dan warga sekitar.

Faida juga ingin Kampung Kelir yang sudah dibangun cantik oleh pramuka nantinya akan menjadi kampung percontohan yang sukses membina lingkungan sekitarnya. “Dan nanti kita akan meninjau dan mengevaluasi hasil karya Pramuka tiga hari ini,” tegasnya.

Dirinya yakin dan percaya, ini akan menjadi suatu pengalaman yang luar biasa. Bagi Faida yang juga tergabung dalam gerakan Pramuka ketika muda, ikut Pramuka adalah satu asahan karakter di mana anak Pramuka sangat mudah beradaptasi. “Adik-adik Pramuka adalah calon pemimpin bangsa dan dunia. Maka jadilah berbeda,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Kegiatan FWKKP ini dilaksanakan di 11 zona secara bergilir tersebar di seluruh Jawa Timur. Seluruh kegiatannya dipusatkan pada pembentukan karakter anggota Pramuka melalui kegiatan sosial seperti bakti pengecatan 100 rumah, penataan lingkungan sekitar, sosialisasi pengawasan pola hidup sehat serta obat dan makanan, serta festival yang diikuti oleh anggota Kwartir Cabang Jember dan Kwartir Cabang Lumajang.

Dapat Tugas Khusus dari Bupati

Ada satu tugas khusus yang diberikan oleh seribu anggota Pramuka Penegak yang berpartisipasi dalam FWKKP zona Jember. Yaitu, menyelesaikan administrasi kependudukan di 100 rumah tersebut. Bupati Jember sendiri yang menugaskan para anggota Pramuka, ketika membuka gelaran FWKKP kemarin.

“Mungkin ada keluarga yang belum punya KTP, KK, atau data administrasi kependudukan lainnya, harus dicukupi. Dan nanti diserahkan oleh bupati,” ujar Wakil Ketua Kwarda Bidang Pembinaan Anggota Saka, Drs EC H Hariadi Purwantoro MM.

Selain itu, anggota juga diminta untuk mendata jumlah warga janda dan anak-anak yatim piatu di lingkungan tempat mereka menginap. Terakhir, mereka juga diwajibkan membuat bank sampah yang bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk mendaur ulang sampah rumah tangga. “Ini satu-satunya yang ditugaskan di zona Jember, di zona lainnya tidak ada,” lanjutnya.

Seluruh data tersebut diserahkan kepada bupati Jember ketika seremonial pembukaan, dan bupati juga secara simbolis menyerahkan kelengkapan administrasi kependudukan kepada warga.

Reporter : Lintang Anis Bena Kinanti

Reporter :

Fotografer :

Editor :