22.9 C
Jember
Tuesday, 7 February 2023

Stop Pernikahan Anak, Lindungi Hak-haknya

Mobile_AP_Rectangle 1

LEDOKOMBO, Radar Jember – Pengetahuan tentang hak kesehatan reproduksi dan seksualitas (HKRS) bagi anak terus diberikan kepada sejumlah siswa, kemarin. Kali ini, fokus yang dilakukan yakni mengenai pentingnya penulisan HKRS agar anak-anak di Kecamatan Ledokombo, Silo, dan Jember dapat memahami secara baik dan hak-haknya didapatkan.

BACA JUGA : Puluhan Perupa dari Berbagai Daerah Adu Karya Seni di Jember

Penulisan HKRS ini dilakukan melalui Road Show Media di Wilayah dampingan siswa, khususnya siswa SMP/MTs di Kecamatan Ledokombo dan Silo. Pelaksanaan Program Power To You (th) Rutgers WPF Indonesia bersama SuaR Indonesia itu menjadi bagian dari pendidikan yang memberikan pengalaman implementasi bagi kepala sekolah, guru, serta anak-anak dan remaja, untuk memahami HKRS.

Suasana Pelatihan Penulisan Hak Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (HKRS) di SMPN 1 Ledokombo
Mobile_AP_Rectangle 2

Project Officer, Budiman Widyanarko, menyampaikan, penulisan HKRS dapat menjawab tantangan dan akselerasi, mengingat dunia yang semakin modern. Menurutnya, ada sejumlah tujuan PKRS (Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas). Di antaranya pencegahan pernikahan dini atau anak, serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. “Selain itu, juga untuk mencegah kekerasan berbasis gender,” katanya.

Budiman menjelaskan, pentingnya kampanye PKRS yakni untuk memberi perlindungan terhadap anak-anak, memberi pemahaman mengenai batasan-batasan anak, maupun batasan orang dewasa dalam memperlakukan anak-anak. “Program ini layak didukung para pihak agar terwujud akselerasi program yang lebih baik. Dengan melakukan pencegahan pernikahan dini, maka akan berdampak pada penekanan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Juga dapat menekan angka perceraian,” ulasnya.

- Advertisement -

LEDOKOMBO, Radar Jember – Pengetahuan tentang hak kesehatan reproduksi dan seksualitas (HKRS) bagi anak terus diberikan kepada sejumlah siswa, kemarin. Kali ini, fokus yang dilakukan yakni mengenai pentingnya penulisan HKRS agar anak-anak di Kecamatan Ledokombo, Silo, dan Jember dapat memahami secara baik dan hak-haknya didapatkan.

BACA JUGA : Puluhan Perupa dari Berbagai Daerah Adu Karya Seni di Jember

Penulisan HKRS ini dilakukan melalui Road Show Media di Wilayah dampingan siswa, khususnya siswa SMP/MTs di Kecamatan Ledokombo dan Silo. Pelaksanaan Program Power To You (th) Rutgers WPF Indonesia bersama SuaR Indonesia itu menjadi bagian dari pendidikan yang memberikan pengalaman implementasi bagi kepala sekolah, guru, serta anak-anak dan remaja, untuk memahami HKRS.

Suasana Pelatihan Penulisan Hak Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (HKRS) di SMPN 1 Ledokombo

Project Officer, Budiman Widyanarko, menyampaikan, penulisan HKRS dapat menjawab tantangan dan akselerasi, mengingat dunia yang semakin modern. Menurutnya, ada sejumlah tujuan PKRS (Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas). Di antaranya pencegahan pernikahan dini atau anak, serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. “Selain itu, juga untuk mencegah kekerasan berbasis gender,” katanya.

Budiman menjelaskan, pentingnya kampanye PKRS yakni untuk memberi perlindungan terhadap anak-anak, memberi pemahaman mengenai batasan-batasan anak, maupun batasan orang dewasa dalam memperlakukan anak-anak. “Program ini layak didukung para pihak agar terwujud akselerasi program yang lebih baik. Dengan melakukan pencegahan pernikahan dini, maka akan berdampak pada penekanan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Juga dapat menekan angka perceraian,” ulasnya.

LEDOKOMBO, Radar Jember – Pengetahuan tentang hak kesehatan reproduksi dan seksualitas (HKRS) bagi anak terus diberikan kepada sejumlah siswa, kemarin. Kali ini, fokus yang dilakukan yakni mengenai pentingnya penulisan HKRS agar anak-anak di Kecamatan Ledokombo, Silo, dan Jember dapat memahami secara baik dan hak-haknya didapatkan.

BACA JUGA : Puluhan Perupa dari Berbagai Daerah Adu Karya Seni di Jember

Penulisan HKRS ini dilakukan melalui Road Show Media di Wilayah dampingan siswa, khususnya siswa SMP/MTs di Kecamatan Ledokombo dan Silo. Pelaksanaan Program Power To You (th) Rutgers WPF Indonesia bersama SuaR Indonesia itu menjadi bagian dari pendidikan yang memberikan pengalaman implementasi bagi kepala sekolah, guru, serta anak-anak dan remaja, untuk memahami HKRS.

Suasana Pelatihan Penulisan Hak Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (HKRS) di SMPN 1 Ledokombo

Project Officer, Budiman Widyanarko, menyampaikan, penulisan HKRS dapat menjawab tantangan dan akselerasi, mengingat dunia yang semakin modern. Menurutnya, ada sejumlah tujuan PKRS (Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas). Di antaranya pencegahan pernikahan dini atau anak, serta mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. “Selain itu, juga untuk mencegah kekerasan berbasis gender,” katanya.

Budiman menjelaskan, pentingnya kampanye PKRS yakni untuk memberi perlindungan terhadap anak-anak, memberi pemahaman mengenai batasan-batasan anak, maupun batasan orang dewasa dalam memperlakukan anak-anak. “Program ini layak didukung para pihak agar terwujud akselerasi program yang lebih baik. Dengan melakukan pencegahan pernikahan dini, maka akan berdampak pada penekanan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB). Juga dapat menekan angka perceraian,” ulasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca