23.2 C
Jember
Monday, 30 January 2023

Puas Bisa Lihat Proses Pembuatan Berita

Studi Lapang Mahasiswa UIN KHAS Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Sebanyak 42 mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengunjungi dapur redaksi Jawa Pos Radar Jember. Kunjungan tersebut bermaksud untuk studi lapang dan ingin mengetahui proses pembuatan berita di dapur redaksi. Peserta studi lapangan merupakan mahasiswa semester 1 Prodi Komunikasi Penyiaran Islam 1 (KPI 1) Fakultas Dakwah dengan mata kuliah Pengantar Jurnalistik. Mereka langsung ditemui Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya dan sejumlah redaktur.

BACA JUGA : Anak Durhaka Pembunuh Bapak Kandung Ditangkap Polisi

Ketua kelas Prodi KPI 1 Fakultas Dakwah, Ataka Danial Falah, menjelaskan, selama ini materi jurnalistik yang mereka dapatkan hanya sebatas teori dan tidak ada studi lapang. Lebih lanjut, ia mengatakan, selama ini para mahasiswa berpikir bagaimana cara mengatur jam kerja dan istirahat para wartawan yang utamanya bekerja di media cetak. “Dari hasil studi lapang yang diadakan kemarin, (29/11) di kantor Jawa Pos Radar Jember, terjawablah bahwa wartawan ada waktu tertentu untuk bekerja dan istirahat, sehingga tidak 24 jam nonstop bekerja terus-terusan,” tuturnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam studi lapangan tersebut, mahasiswa baru mengetahui ada waktu liputan dan menulis berita. Selama ini, mereka menilai kerja wartawan 24 jam nonstop. Materi yang didapatkan kemarin saat studi lapang dinilai sangat bermanfaat. Di antaranya, apa itu media massa, bagaimana itu jurnalistik, dan terkhusus di pemberitaan.

Mahasiswa berumur 18 tahun tersebut mengatakan, selama ini yang dipelajari di Prodi KPI 1 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember mata kuliah Pengantar Jurnalistik, lebih fokus pada materi komunikasi dan penyiaran. Dalam mata kuliah memang dikhususkan pada media massa dan penyampaian berita, baik cetak maupun digital. “Menurut saya materi yang didapatkan di studi lapangan, kemarin, bisa menambah wawasan, khususnya di bidang jurnalistik, karena mendapat banyak fakta menarik. Di antaranya membagi waktu untuk bekerja dan beristirahat,” ujarnya.

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Sebanyak 42 mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengunjungi dapur redaksi Jawa Pos Radar Jember. Kunjungan tersebut bermaksud untuk studi lapang dan ingin mengetahui proses pembuatan berita di dapur redaksi. Peserta studi lapangan merupakan mahasiswa semester 1 Prodi Komunikasi Penyiaran Islam 1 (KPI 1) Fakultas Dakwah dengan mata kuliah Pengantar Jurnalistik. Mereka langsung ditemui Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya dan sejumlah redaktur.

BACA JUGA : Anak Durhaka Pembunuh Bapak Kandung Ditangkap Polisi

Ketua kelas Prodi KPI 1 Fakultas Dakwah, Ataka Danial Falah, menjelaskan, selama ini materi jurnalistik yang mereka dapatkan hanya sebatas teori dan tidak ada studi lapang. Lebih lanjut, ia mengatakan, selama ini para mahasiswa berpikir bagaimana cara mengatur jam kerja dan istirahat para wartawan yang utamanya bekerja di media cetak. “Dari hasil studi lapang yang diadakan kemarin, (29/11) di kantor Jawa Pos Radar Jember, terjawablah bahwa wartawan ada waktu tertentu untuk bekerja dan istirahat, sehingga tidak 24 jam nonstop bekerja terus-terusan,” tuturnya.

Dalam studi lapangan tersebut, mahasiswa baru mengetahui ada waktu liputan dan menulis berita. Selama ini, mereka menilai kerja wartawan 24 jam nonstop. Materi yang didapatkan kemarin saat studi lapang dinilai sangat bermanfaat. Di antaranya, apa itu media massa, bagaimana itu jurnalistik, dan terkhusus di pemberitaan.

Mahasiswa berumur 18 tahun tersebut mengatakan, selama ini yang dipelajari di Prodi KPI 1 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember mata kuliah Pengantar Jurnalistik, lebih fokus pada materi komunikasi dan penyiaran. Dalam mata kuliah memang dikhususkan pada media massa dan penyampaian berita, baik cetak maupun digital. “Menurut saya materi yang didapatkan di studi lapangan, kemarin, bisa menambah wawasan, khususnya di bidang jurnalistik, karena mendapat banyak fakta menarik. Di antaranya membagi waktu untuk bekerja dan beristirahat,” ujarnya.

KEPATIHAN, Radar Jember – Sebanyak 42 mahasiswa Universitas Islam Negeri KH Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember mengunjungi dapur redaksi Jawa Pos Radar Jember. Kunjungan tersebut bermaksud untuk studi lapang dan ingin mengetahui proses pembuatan berita di dapur redaksi. Peserta studi lapangan merupakan mahasiswa semester 1 Prodi Komunikasi Penyiaran Islam 1 (KPI 1) Fakultas Dakwah dengan mata kuliah Pengantar Jurnalistik. Mereka langsung ditemui Direktur Jawa Pos Radar Jember Abdul Choliq Baya dan sejumlah redaktur.

BACA JUGA : Anak Durhaka Pembunuh Bapak Kandung Ditangkap Polisi

Ketua kelas Prodi KPI 1 Fakultas Dakwah, Ataka Danial Falah, menjelaskan, selama ini materi jurnalistik yang mereka dapatkan hanya sebatas teori dan tidak ada studi lapang. Lebih lanjut, ia mengatakan, selama ini para mahasiswa berpikir bagaimana cara mengatur jam kerja dan istirahat para wartawan yang utamanya bekerja di media cetak. “Dari hasil studi lapang yang diadakan kemarin, (29/11) di kantor Jawa Pos Radar Jember, terjawablah bahwa wartawan ada waktu tertentu untuk bekerja dan istirahat, sehingga tidak 24 jam nonstop bekerja terus-terusan,” tuturnya.

Dalam studi lapangan tersebut, mahasiswa baru mengetahui ada waktu liputan dan menulis berita. Selama ini, mereka menilai kerja wartawan 24 jam nonstop. Materi yang didapatkan kemarin saat studi lapang dinilai sangat bermanfaat. Di antaranya, apa itu media massa, bagaimana itu jurnalistik, dan terkhusus di pemberitaan.

Mahasiswa berumur 18 tahun tersebut mengatakan, selama ini yang dipelajari di Prodi KPI 1 Fakultas Dakwah UIN KHAS Jember mata kuliah Pengantar Jurnalistik, lebih fokus pada materi komunikasi dan penyiaran. Dalam mata kuliah memang dikhususkan pada media massa dan penyampaian berita, baik cetak maupun digital. “Menurut saya materi yang didapatkan di studi lapangan, kemarin, bisa menambah wawasan, khususnya di bidang jurnalistik, karena mendapat banyak fakta menarik. Di antaranya membagi waktu untuk bekerja dan beristirahat,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca