alexametrics
28.7 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Terjunkan Mahasiswa, Bantu Anak Belajar di Rumah

Besok, Hari Terakhir Program Kampus Mengajar

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Program Kampus Mengajar disebut menjadi salah satu program yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masa pandemi ini. Sebab, dalam program itu, mahasiswa yang terpilih ditugaskan untuk mendidik siswa di sekolah dekat tempat tinggalnya. Terlebih, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengambil studi pendidikan. Namun, juga untuk mahasiswa jurusan lain.

Salah satu mahasiswa Universitas Jember (Unej) yang terpilih mengikuti program itu adalah Putri Ria Damayanti. Mahasiswa semester enam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini kebagian mengajar di SDN 1 Kasiyan, Kecamatan Puger. Putri melakukan tugasnya sejak akhir Maret hingga akhir Juni ini, atau berakhir besok (30/6).

Selama menjalankan tugas, ia mengajar secara luring dengan jumlah siswa terbatas. Polanya, aktivitas mengajar dilakukan secara door to door. Sebab, menurut Putri, jika mengandalkan pertemuan di sekolah yang dilakukan hanya sekali dalam sepekan, tidak efektif. Apalagi jika pelaksanaannya tidak konsisten. Karena itu, alternatifnya dia melakukan pembelajaran di rumah masing-masing siswa. “Sistemnya door to door kayak guling atau guru keliling,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA : Nekad Bobol Toko dalam Pasar

Dalam waktu tiga bulan itu, ada kalender akademik yang membuatnya jeda mengajar. Sebab, siswa harus mengikuti ujian dan libur sekolah.  Jika libur sudah datang, pembelajaran tetap berlangsung. Namun, materinya hanya bermain. Pertemuan juga tidak wajib. “Selama ujian berlangsung, kami bantu-bantu pihak sekolah. Misalnya, melakukan penilaian dan pembuatan rapor,” ungkapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Program Kampus Mengajar disebut menjadi salah satu program yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masa pandemi ini. Sebab, dalam program itu, mahasiswa yang terpilih ditugaskan untuk mendidik siswa di sekolah dekat tempat tinggalnya. Terlebih, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengambil studi pendidikan. Namun, juga untuk mahasiswa jurusan lain.

Salah satu mahasiswa Universitas Jember (Unej) yang terpilih mengikuti program itu adalah Putri Ria Damayanti. Mahasiswa semester enam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini kebagian mengajar di SDN 1 Kasiyan, Kecamatan Puger. Putri melakukan tugasnya sejak akhir Maret hingga akhir Juni ini, atau berakhir besok (30/6).

Selama menjalankan tugas, ia mengajar secara luring dengan jumlah siswa terbatas. Polanya, aktivitas mengajar dilakukan secara door to door. Sebab, menurut Putri, jika mengandalkan pertemuan di sekolah yang dilakukan hanya sekali dalam sepekan, tidak efektif. Apalagi jika pelaksanaannya tidak konsisten. Karena itu, alternatifnya dia melakukan pembelajaran di rumah masing-masing siswa. “Sistemnya door to door kayak guling atau guru keliling,” katanya.

BACA JUGA : Nekad Bobol Toko dalam Pasar

Dalam waktu tiga bulan itu, ada kalender akademik yang membuatnya jeda mengajar. Sebab, siswa harus mengikuti ujian dan libur sekolah.  Jika libur sudah datang, pembelajaran tetap berlangsung. Namun, materinya hanya bermain. Pertemuan juga tidak wajib. “Selama ujian berlangsung, kami bantu-bantu pihak sekolah. Misalnya, melakukan penilaian dan pembuatan rapor,” ungkapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Program Kampus Mengajar disebut menjadi salah satu program yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tengah masa pandemi ini. Sebab, dalam program itu, mahasiswa yang terpilih ditugaskan untuk mendidik siswa di sekolah dekat tempat tinggalnya. Terlebih, program ini tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang mengambil studi pendidikan. Namun, juga untuk mahasiswa jurusan lain.

Salah satu mahasiswa Universitas Jember (Unej) yang terpilih mengikuti program itu adalah Putri Ria Damayanti. Mahasiswa semester enam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) ini kebagian mengajar di SDN 1 Kasiyan, Kecamatan Puger. Putri melakukan tugasnya sejak akhir Maret hingga akhir Juni ini, atau berakhir besok (30/6).

Selama menjalankan tugas, ia mengajar secara luring dengan jumlah siswa terbatas. Polanya, aktivitas mengajar dilakukan secara door to door. Sebab, menurut Putri, jika mengandalkan pertemuan di sekolah yang dilakukan hanya sekali dalam sepekan, tidak efektif. Apalagi jika pelaksanaannya tidak konsisten. Karena itu, alternatifnya dia melakukan pembelajaran di rumah masing-masing siswa. “Sistemnya door to door kayak guling atau guru keliling,” katanya.

BACA JUGA : Nekad Bobol Toko dalam Pasar

Dalam waktu tiga bulan itu, ada kalender akademik yang membuatnya jeda mengajar. Sebab, siswa harus mengikuti ujian dan libur sekolah.  Jika libur sudah datang, pembelajaran tetap berlangsung. Namun, materinya hanya bermain. Pertemuan juga tidak wajib. “Selama ujian berlangsung, kami bantu-bantu pihak sekolah. Misalnya, melakukan penilaian dan pembuatan rapor,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/