alexametrics
23.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Keren! Polije Kenalkan Mobil Listrik Tenaga Surya

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali membuat inovasi. Kali ini meluncurkan mobil listrik tenaga surya, Selasa (29/6). Mobil yang diciptakan menggunakan dana hibah Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi (P3TV) Direktorat Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan 2020 ini, diciptakan oleh mahasiswa jurusan Teknik.

“Produk inovatif ini dibangun dan disiapkan oleh empat prodi. Yaitu prodi teknik kombinasi, prodi teknik energi terbarukan, mesin otomotif, dan pordi teknologi rekayasa mekatronika,” ungkap Saiful Anwar, Direktur Polije saat mencoba produk inovatif tersebut.

Mobil listrik ini juga didesain oleh tim jurusan teknik dan menggunakan tenaga kombinasi. Yaitu sumber energi listrik dan sumber energi Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami kombinasikan, saat pada penyimpan energi listrik kemudian habis dayanya atau mendekati minim, secara otomatis panel surya yang ada di dalam mobil dapat dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas mobilnya,” imbuhnya.

Baca juga : Mobil Listrik dan Mobil Hemat Energi Unej Sabet Juara 3

Menurut Anwar, mobil tersebut cukup representatif dan sesuai dengan ciri khas perguruan vokasi. Sehingga dinilai layak digunakan untuk mobilisasi menuju eduwisata dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

“Saya kira ini inovasi yang luar biasa. Institusi berkewajiban untuk mengupdte agar lebih sempurna,” katanya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali membuat inovasi. Kali ini meluncurkan mobil listrik tenaga surya, Selasa (29/6). Mobil yang diciptakan menggunakan dana hibah Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi (P3TV) Direktorat Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan 2020 ini, diciptakan oleh mahasiswa jurusan Teknik.

“Produk inovatif ini dibangun dan disiapkan oleh empat prodi. Yaitu prodi teknik kombinasi, prodi teknik energi terbarukan, mesin otomotif, dan pordi teknologi rekayasa mekatronika,” ungkap Saiful Anwar, Direktur Polije saat mencoba produk inovatif tersebut.

Mobil listrik ini juga didesain oleh tim jurusan teknik dan menggunakan tenaga kombinasi. Yaitu sumber energi listrik dan sumber energi Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kami kombinasikan, saat pada penyimpan energi listrik kemudian habis dayanya atau mendekati minim, secara otomatis panel surya yang ada di dalam mobil dapat dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas mobilnya,” imbuhnya.

Baca juga : Mobil Listrik dan Mobil Hemat Energi Unej Sabet Juara 3

Menurut Anwar, mobil tersebut cukup representatif dan sesuai dengan ciri khas perguruan vokasi. Sehingga dinilai layak digunakan untuk mobilisasi menuju eduwisata dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

“Saya kira ini inovasi yang luar biasa. Institusi berkewajiban untuk mengupdte agar lebih sempurna,” katanya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije) kembali membuat inovasi. Kali ini meluncurkan mobil listrik tenaga surya, Selasa (29/6). Mobil yang diciptakan menggunakan dana hibah Program Penguatan Pendidikan Tinggi Vokasi (P3TV) Direktorat Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan 2020 ini, diciptakan oleh mahasiswa jurusan Teknik.

“Produk inovatif ini dibangun dan disiapkan oleh empat prodi. Yaitu prodi teknik kombinasi, prodi teknik energi terbarukan, mesin otomotif, dan pordi teknologi rekayasa mekatronika,” ungkap Saiful Anwar, Direktur Polije saat mencoba produk inovatif tersebut.

Mobil listrik ini juga didesain oleh tim jurusan teknik dan menggunakan tenaga kombinasi. Yaitu sumber energi listrik dan sumber energi Perusahaan Listrik Negara (PLN).

“Kami kombinasikan, saat pada penyimpan energi listrik kemudian habis dayanya atau mendekati minim, secara otomatis panel surya yang ada di dalam mobil dapat dimanfaatkan untuk melakukan aktivitas mobilnya,” imbuhnya.

Baca juga : Mobil Listrik dan Mobil Hemat Energi Unej Sabet Juara 3

Menurut Anwar, mobil tersebut cukup representatif dan sesuai dengan ciri khas perguruan vokasi. Sehingga dinilai layak digunakan untuk mobilisasi menuju eduwisata dan bisa dinikmati oleh masyarakat luas.

“Saya kira ini inovasi yang luar biasa. Institusi berkewajiban untuk mengupdte agar lebih sempurna,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/