Peran Guru Agama di Tingkat SMA

Dituntut Memahami Pembelajaran Berbasis Teknologi

BEKALI PELATIHAN: Puluhan guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMA se-Jember mendapat pelatihan di Aula Kemenag Jember

RADAR JEMBER.ID – Pesatnya perkembangan teknologi turut berdampak pada dunia pendidikan. Para guru di sekolah dituntut harus mampu mengembangkan metode pembelajaran menggunakan teknologi. Hal ini juga berlaku untuk peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA.

IKLAN

Hal itu dianggap salah satu metode efektif saat ini untuk menyampaikan pelajaran ke siswa. “Ini adalah bentuk pembekalan guru-guru PAI SMA, agar kompetensi mengajar mereka itu bisa semakin terasah,” kata Heri Purnomo, ketua panitia acara.

Dia menjelaskan, ada beberapa poin yang harus dimiliki oleh guru PAI saat ini. Seperti perencanaan pembelajaran, model pembelajaran abad 21, media serta inovasi pembelajaran, dan lain-lain. Semua itu dianggap sangat penting sebagai bekal guru agama era milenial saat ini.

Sementara itu, Pelaksana tugas (PLt) Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kemenag Jember Ahmad Tholaby mengatakan bahwa pengembangan pelajaran berbasis teknologi untuk guru PAI menjadi salah satu program perdana yang dikemas dengan pelatihan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PKB. Menurutnya, kemudahan akses internet yang setiap saat bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun, harus bisa dimanfaatkan untuk dunia pendidikan.

“Untuk membekali guru-guru PAI, mereka harus punya model pembelajaran yang beragam dan tidak monoton. Tapi juga harus bisa menggunakan teknologi,” paparnya saat ditemui Jawa Pos Radar Jember di Kantor Kemenag Jember.

Selain itu, lanjut dia, banyaknya guru agama yang sudah berusia lanjut juga menjadi salah satu kendala dalam penggunaan media belajar berbasis teknologi. Oleh karena itu, pihaknya mengaku akan mengadakan acara sejenis untuk guru PAI di jenjang sekolah menengah, sekolah dasar, dan TK atau PAUD. “Mereka-mereka yang datang ke sini diharapkan bisa menguasai pengetahuan seputar media teknologi pembelajaran itu pada guru agama di sekolah negeri ataupun swasta,” pungkasnya. (*)

Reporter : Maulana

Fotografer : Maulana

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti