alexametrics
32 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Panggung PPDB Milik SMP/MTs Swasta

Bagi lembaga swasta, seperti SMP/MTs swasta, jumlah siswa ibaratnya sebuah nyawa. Terutama untuk keberlangsungan aktivitas lembaga pendidikan tersebut. Maka dari itu, strategi PPDB menjadi hal penting yang harus dipikirkan agar sekolah tidak gulung tikar.

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – SMP dan MTs kini mulai bersaing demi mendapatkan calon siswa. Hal ini membuat SMP/MTs swasta harus ekstra inovasi. Bila tidak, bisa jadi lembaga pendidikan tersebut hanya akan mendapatkan segelintir siswa atau bahkan tidak dapat sama sekali.

Baca Juga : Cermati, Persyaratan PPDB SMP/MTs Swasta di Jember

Acap kali problematika mendera sekolah swasta, terutama soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Problemnya, bisa jadi internal atau bahkan langkah-langkah eksternalnya. Dengan kata lain, mutu pendidikan, fasilitas, dan guru pengajar menjadi bagian penentu yang dipertimbangkan para calon murid maupun calon siswa itu sendiri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Realita yang berkembang di kalangan masyarakat, pastinya ingin memilih pendidikan yang baik bagi putra-putrinya. Seperti halnya sekolah negeri, sekolah swasta juga memiliki kualitas hingga sekolah favorit.

Beberapa SMP/MTs swasta telah memiliki strategi yang disiapkan. Mulai dari sosialisasi mutunya, fasilitas, hingga hal menarik lain yang menjadi magnet bagi peserta didik. Kaitan dengan ini, setiap lembaga memiliki peran penting dalam mendapatkan kepercayaan masyarakat. Baik dari segi programnya, fasilitas, tenaga pendidik, atau bahkan strategi ataupun model yang diterapkan sekolah. Hal itu tentu berdampak terhadap PPDB.

Sebagian besar lembaga swasta, dalam beberapa tahun terakhir, tidak sedikit yang gagal memenuhi target. Kebanyakan memang lembaga yang berada di daerah pinggiran. Untuk itu, strategi yang dilakukan beberapa sekolah swasta harus efektif. Misalnya, mengusung misi prestasi, kolaborasi, atau hal lain yang membuat wali murid maupun calon siswa tertarik.

Salah satunya seperti strategi yang dilakukan SMP Islam Terpadu di Jember, yaitu menerapkan pendaftaran secara reguler. Ada proses penyaringan siswa seperti prestasinya. Hal ini tentu bisa membuat para calon wali siswa yakin. “Kami lakukan sistem jalur prestasi. Selain menyaring peserta didik yang berkualitas juga menambah minat peserta didik baru bagi yang berprestasi,” ujar Purnama, guru BK SMP Islam, saat ditemui di kantornya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – SMP dan MTs kini mulai bersaing demi mendapatkan calon siswa. Hal ini membuat SMP/MTs swasta harus ekstra inovasi. Bila tidak, bisa jadi lembaga pendidikan tersebut hanya akan mendapatkan segelintir siswa atau bahkan tidak dapat sama sekali.

Baca Juga : Cermati, Persyaratan PPDB SMP/MTs Swasta di Jember

Acap kali problematika mendera sekolah swasta, terutama soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Problemnya, bisa jadi internal atau bahkan langkah-langkah eksternalnya. Dengan kata lain, mutu pendidikan, fasilitas, dan guru pengajar menjadi bagian penentu yang dipertimbangkan para calon murid maupun calon siswa itu sendiri.

Realita yang berkembang di kalangan masyarakat, pastinya ingin memilih pendidikan yang baik bagi putra-putrinya. Seperti halnya sekolah negeri, sekolah swasta juga memiliki kualitas hingga sekolah favorit.

Beberapa SMP/MTs swasta telah memiliki strategi yang disiapkan. Mulai dari sosialisasi mutunya, fasilitas, hingga hal menarik lain yang menjadi magnet bagi peserta didik. Kaitan dengan ini, setiap lembaga memiliki peran penting dalam mendapatkan kepercayaan masyarakat. Baik dari segi programnya, fasilitas, tenaga pendidik, atau bahkan strategi ataupun model yang diterapkan sekolah. Hal itu tentu berdampak terhadap PPDB.

Sebagian besar lembaga swasta, dalam beberapa tahun terakhir, tidak sedikit yang gagal memenuhi target. Kebanyakan memang lembaga yang berada di daerah pinggiran. Untuk itu, strategi yang dilakukan beberapa sekolah swasta harus efektif. Misalnya, mengusung misi prestasi, kolaborasi, atau hal lain yang membuat wali murid maupun calon siswa tertarik.

Salah satunya seperti strategi yang dilakukan SMP Islam Terpadu di Jember, yaitu menerapkan pendaftaran secara reguler. Ada proses penyaringan siswa seperti prestasinya. Hal ini tentu bisa membuat para calon wali siswa yakin. “Kami lakukan sistem jalur prestasi. Selain menyaring peserta didik yang berkualitas juga menambah minat peserta didik baru bagi yang berprestasi,” ujar Purnama, guru BK SMP Islam, saat ditemui di kantornya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – SMP dan MTs kini mulai bersaing demi mendapatkan calon siswa. Hal ini membuat SMP/MTs swasta harus ekstra inovasi. Bila tidak, bisa jadi lembaga pendidikan tersebut hanya akan mendapatkan segelintir siswa atau bahkan tidak dapat sama sekali.

Baca Juga : Cermati, Persyaratan PPDB SMP/MTs Swasta di Jember

Acap kali problematika mendera sekolah swasta, terutama soal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Problemnya, bisa jadi internal atau bahkan langkah-langkah eksternalnya. Dengan kata lain, mutu pendidikan, fasilitas, dan guru pengajar menjadi bagian penentu yang dipertimbangkan para calon murid maupun calon siswa itu sendiri.

Realita yang berkembang di kalangan masyarakat, pastinya ingin memilih pendidikan yang baik bagi putra-putrinya. Seperti halnya sekolah negeri, sekolah swasta juga memiliki kualitas hingga sekolah favorit.

Beberapa SMP/MTs swasta telah memiliki strategi yang disiapkan. Mulai dari sosialisasi mutunya, fasilitas, hingga hal menarik lain yang menjadi magnet bagi peserta didik. Kaitan dengan ini, setiap lembaga memiliki peran penting dalam mendapatkan kepercayaan masyarakat. Baik dari segi programnya, fasilitas, tenaga pendidik, atau bahkan strategi ataupun model yang diterapkan sekolah. Hal itu tentu berdampak terhadap PPDB.

Sebagian besar lembaga swasta, dalam beberapa tahun terakhir, tidak sedikit yang gagal memenuhi target. Kebanyakan memang lembaga yang berada di daerah pinggiran. Untuk itu, strategi yang dilakukan beberapa sekolah swasta harus efektif. Misalnya, mengusung misi prestasi, kolaborasi, atau hal lain yang membuat wali murid maupun calon siswa tertarik.

Salah satunya seperti strategi yang dilakukan SMP Islam Terpadu di Jember, yaitu menerapkan pendaftaran secara reguler. Ada proses penyaringan siswa seperti prestasinya. Hal ini tentu bisa membuat para calon wali siswa yakin. “Kami lakukan sistem jalur prestasi. Selain menyaring peserta didik yang berkualitas juga menambah minat peserta didik baru bagi yang berprestasi,” ujar Purnama, guru BK SMP Islam, saat ditemui di kantornya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/