alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Kolaborasi SMA-SMK Jatim Cetak Prestasi di Tingkat ASEAN

Mobile_AP_Rectangle 1

KOTA BLITAR, RADARJEMBER.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa-siswi di Jawa Timur. Kali ini, melalui kolaborasi siswa SMA/SMK dalam tujuh project tim gabungan Search for SEAMEO Young Scientist (SSYS), sukses meraih penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN. Jawa Timur mengirimkan tujuh delegasi bersama dua delegasi dari Jakarta untuk perwakilan Indonesia.

Dalam ajang bergengsi ini, Indonesia mendapat lima penghargaan. Empat diraih oleh delegasi Jatim, dan satu dari delegasi DKI Jakarta.

Di antaranya, penghargaan Outstanding Award for Presentation of Project Exhibit kategori Science Category yang merupakan gabungan dari SMKS Ibrahimy Sukorejo Situbondo dan SMAN 2 Situbondo, serta SMAN 1 Kencong Jember dan SMAN 1 Umbulsari Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

BACA JUGA: 21 Siswa MI Unggulan Nuris Borong Piala dalam Student Competition

Selanjutnya penghargaan Spesial Award for Relevancy of Study to the Congress Theme kategori matematika. Ketiga, penghargaan untuk Spesial Award for Benefit to the Local Community kategori matematika gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMAN 1 Kencong Jember.

Terakhir Spesial Award for Commercial Potential kategori matematika yang merupakan gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMKN 7 Surabaya.

PARA JUARA: Daftar nama dan asal sekolah siswa peraih juara di ajang kompetisi pelajar tingkat ASEAN.

Terkait capaian itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong para guru dan kepala sekolah agar terus meningkatkan dan mencetak prestasi membanggakan untuk penelitian ilmiah di bidang sains dan matematika. Apalagi, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi SMA dan SMK di Jawa Timur.

“Kita tahu bahwa proses belajar mengajar di SMK ini 70 persen praktik dan 30 persen teori. Sedangkan SMA didominasi oleh pembelajaran akademik, namun di Jawa Timur baru 33 persen lulusannya yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan sisanya, belum memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan pasar kerja. Jadi kolaborasi ini bagus untuk mengembangkan keilmuan dan vokasi yang ada di SMA dan SMK,” urai Khofifah seusai pembukaan LKS SMK ke-30, di Kota Blitar, Kamis (24/3).

- Advertisement -

KOTA BLITAR, RADARJEMBER.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa-siswi di Jawa Timur. Kali ini, melalui kolaborasi siswa SMA/SMK dalam tujuh project tim gabungan Search for SEAMEO Young Scientist (SSYS), sukses meraih penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN. Jawa Timur mengirimkan tujuh delegasi bersama dua delegasi dari Jakarta untuk perwakilan Indonesia.

Dalam ajang bergengsi ini, Indonesia mendapat lima penghargaan. Empat diraih oleh delegasi Jatim, dan satu dari delegasi DKI Jakarta.

Di antaranya, penghargaan Outstanding Award for Presentation of Project Exhibit kategori Science Category yang merupakan gabungan dari SMKS Ibrahimy Sukorejo Situbondo dan SMAN 2 Situbondo, serta SMAN 1 Kencong Jember dan SMAN 1 Umbulsari Jember.

BACA JUGA: 21 Siswa MI Unggulan Nuris Borong Piala dalam Student Competition

Selanjutnya penghargaan Spesial Award for Relevancy of Study to the Congress Theme kategori matematika. Ketiga, penghargaan untuk Spesial Award for Benefit to the Local Community kategori matematika gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMAN 1 Kencong Jember.

Terakhir Spesial Award for Commercial Potential kategori matematika yang merupakan gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMKN 7 Surabaya.

PARA JUARA: Daftar nama dan asal sekolah siswa peraih juara di ajang kompetisi pelajar tingkat ASEAN.

Terkait capaian itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong para guru dan kepala sekolah agar terus meningkatkan dan mencetak prestasi membanggakan untuk penelitian ilmiah di bidang sains dan matematika. Apalagi, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi SMA dan SMK di Jawa Timur.

“Kita tahu bahwa proses belajar mengajar di SMK ini 70 persen praktik dan 30 persen teori. Sedangkan SMA didominasi oleh pembelajaran akademik, namun di Jawa Timur baru 33 persen lulusannya yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan sisanya, belum memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan pasar kerja. Jadi kolaborasi ini bagus untuk mengembangkan keilmuan dan vokasi yang ada di SMA dan SMK,” urai Khofifah seusai pembukaan LKS SMK ke-30, di Kota Blitar, Kamis (24/3).

KOTA BLITAR, RADARJEMBER.ID- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para siswa-siswi di Jawa Timur. Kali ini, melalui kolaborasi siswa SMA/SMK dalam tujuh project tim gabungan Search for SEAMEO Young Scientist (SSYS), sukses meraih penghargaan bergengsi di tingkat ASEAN. Jawa Timur mengirimkan tujuh delegasi bersama dua delegasi dari Jakarta untuk perwakilan Indonesia.

Dalam ajang bergengsi ini, Indonesia mendapat lima penghargaan. Empat diraih oleh delegasi Jatim, dan satu dari delegasi DKI Jakarta.

Di antaranya, penghargaan Outstanding Award for Presentation of Project Exhibit kategori Science Category yang merupakan gabungan dari SMKS Ibrahimy Sukorejo Situbondo dan SMAN 2 Situbondo, serta SMAN 1 Kencong Jember dan SMAN 1 Umbulsari Jember.

BACA JUGA: 21 Siswa MI Unggulan Nuris Borong Piala dalam Student Competition

Selanjutnya penghargaan Spesial Award for Relevancy of Study to the Congress Theme kategori matematika. Ketiga, penghargaan untuk Spesial Award for Benefit to the Local Community kategori matematika gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMAN 1 Kencong Jember.

Terakhir Spesial Award for Commercial Potential kategori matematika yang merupakan gabungan dari SMAN 2 Situbondo dan SMKN 7 Surabaya.

PARA JUARA: Daftar nama dan asal sekolah siswa peraih juara di ajang kompetisi pelajar tingkat ASEAN.

Terkait capaian itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong para guru dan kepala sekolah agar terus meningkatkan dan mencetak prestasi membanggakan untuk penelitian ilmiah di bidang sains dan matematika. Apalagi, prestasi tersebut merupakan hasil kolaborasi SMA dan SMK di Jawa Timur.

“Kita tahu bahwa proses belajar mengajar di SMK ini 70 persen praktik dan 30 persen teori. Sedangkan SMA didominasi oleh pembelajaran akademik, namun di Jawa Timur baru 33 persen lulusannya yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sedangkan sisanya, belum memiliki kompetensi keahlian yang dibutuhkan pasar kerja. Jadi kolaborasi ini bagus untuk mengembangkan keilmuan dan vokasi yang ada di SMA dan SMK,” urai Khofifah seusai pembukaan LKS SMK ke-30, di Kota Blitar, Kamis (24/3).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/