alexametrics
24.4 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Persemi, Model Baru Kegiatan Pramuka Saat Pandemi

Gubernur Khofifah Apresiasi Persemi di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mulai menggelar Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi) Sabtu hingga Minggu (27-28/3). Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara yang digelar di City Forest and Farm.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga merupakan Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pramuka Jatim mengapresiasi agenda Persemi tersebut karena memenuhi protokol kesehatan. Dia mengatakan, Persemi merupakan sebuah terobosan yang diinisiasi Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi Pramuka di Indonesia.
“Ini referensi perkemahan pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan sambil tetap konsolidasi. Pasti tidak mudah menemukan ruang seperti ini dan action plan yang terencana dan terukur,” ujar Khofifah dalam sambutan di acara pembukaan Persemi tersebut.
Dia menambahkan, di masa sulit seperti saat ini, Pramuka harus melakukan inovasi dan langkah-langkah yang out of the box. Kemudian dia juga menilai bahwa Persemi menjadi terobosan dari Kwarda Pramuka, sesuai arahan Presiden Jokowi.
“Presiden terus mengulang pesan ini agar kita mulai dengan perilaku yang normal hari ini dengan banyak melakukan inovasi, smart shortcut. Harus cerdas, melakukan langkah cepat dan tepat,” tuturnya.
Sementara itu Bupati Jember Hendy Siswanto menanggapi, kegiatan Persemi sangat penting karena bisa mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar kader. Selain itu, perkemahan dengan konsep disiplin Prokes itu juga berperan meningkatkan keterampilan dan kecakapan kader.
“Ini dapat menjadi langkah awal bagi Pramuka untuk tetap dapat beraktivitas di masa pandemi. Karena wabah Covid-19 masih membayangi kehidupan masyarakat. Kita tidak tahu di mana letak virus, karena itu kita harus tetap waspada,” ujarnya.
Hendy juga berpesan, agar seluruh kader Pramuka bisa mensosialisasikan disiplin 5M kepada masyarakat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sosial yang dirasa tidak perlu.
“Saya juga berpesan, jadilah anggota Pramuka yang tangguh, kretif, inovatif, serta jauhi narkoba dan pergaulan bebas,” tutur mantan birokrat Kemenhub RI ini.

 

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mulai menggelar Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi) Sabtu hingga Minggu (27-28/3). Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara yang digelar di City Forest and Farm.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga merupakan Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pramuka Jatim mengapresiasi agenda Persemi tersebut karena memenuhi protokol kesehatan. Dia mengatakan, Persemi merupakan sebuah terobosan yang diinisiasi Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi Pramuka di Indonesia.
“Ini referensi perkemahan pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan sambil tetap konsolidasi. Pasti tidak mudah menemukan ruang seperti ini dan action plan yang terencana dan terukur,” ujar Khofifah dalam sambutan di acara pembukaan Persemi tersebut.
Dia menambahkan, di masa sulit seperti saat ini, Pramuka harus melakukan inovasi dan langkah-langkah yang out of the box. Kemudian dia juga menilai bahwa Persemi menjadi terobosan dari Kwarda Pramuka, sesuai arahan Presiden Jokowi.
“Presiden terus mengulang pesan ini agar kita mulai dengan perilaku yang normal hari ini dengan banyak melakukan inovasi, smart shortcut. Harus cerdas, melakukan langkah cepat dan tepat,” tuturnya.
Sementara itu Bupati Jember Hendy Siswanto menanggapi, kegiatan Persemi sangat penting karena bisa mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar kader. Selain itu, perkemahan dengan konsep disiplin Prokes itu juga berperan meningkatkan keterampilan dan kecakapan kader.
“Ini dapat menjadi langkah awal bagi Pramuka untuk tetap dapat beraktivitas di masa pandemi. Karena wabah Covid-19 masih membayangi kehidupan masyarakat. Kita tidak tahu di mana letak virus, karena itu kita harus tetap waspada,” ujarnya.
Hendy juga berpesan, agar seluruh kader Pramuka bisa mensosialisasikan disiplin 5M kepada masyarakat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sosial yang dirasa tidak perlu.
“Saya juga berpesan, jadilah anggota Pramuka yang tangguh, kretif, inovatif, serta jauhi narkoba dan pergaulan bebas,” tutur mantan birokrat Kemenhub RI ini.

 

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Jawa Timur mulai menggelar Perkemahan Sehat Era Pandemi (Persemi) Sabtu hingga Minggu (27-28/3). Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara yang digelar di City Forest and Farm.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang juga merupakan Ketua Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pramuka Jatim mengapresiasi agenda Persemi tersebut karena memenuhi protokol kesehatan. Dia mengatakan, Persemi merupakan sebuah terobosan yang diinisiasi Kwarda Jatim yang akan menjadi referensi Pramuka di Indonesia.
“Ini referensi perkemahan pandemi dengan tetap menjaga protokol kesehatan sambil tetap konsolidasi. Pasti tidak mudah menemukan ruang seperti ini dan action plan yang terencana dan terukur,” ujar Khofifah dalam sambutan di acara pembukaan Persemi tersebut.
Dia menambahkan, di masa sulit seperti saat ini, Pramuka harus melakukan inovasi dan langkah-langkah yang out of the box. Kemudian dia juga menilai bahwa Persemi menjadi terobosan dari Kwarda Pramuka, sesuai arahan Presiden Jokowi.
“Presiden terus mengulang pesan ini agar kita mulai dengan perilaku yang normal hari ini dengan banyak melakukan inovasi, smart shortcut. Harus cerdas, melakukan langkah cepat dan tepat,” tuturnya.
Sementara itu Bupati Jember Hendy Siswanto menanggapi, kegiatan Persemi sangat penting karena bisa mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar kader. Selain itu, perkemahan dengan konsep disiplin Prokes itu juga berperan meningkatkan keterampilan dan kecakapan kader.
“Ini dapat menjadi langkah awal bagi Pramuka untuk tetap dapat beraktivitas di masa pandemi. Karena wabah Covid-19 masih membayangi kehidupan masyarakat. Kita tidak tahu di mana letak virus, karena itu kita harus tetap waspada,” ujarnya.
Hendy juga berpesan, agar seluruh kader Pramuka bisa mensosialisasikan disiplin 5M kepada masyarakat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas sosial yang dirasa tidak perlu.
“Saya juga berpesan, jadilah anggota Pramuka yang tangguh, kretif, inovatif, serta jauhi narkoba dan pergaulan bebas,” tutur mantan birokrat Kemenhub RI ini.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/