alexametrics
28 C
Jember
Monday, 15 August 2022

Dinas Pendidikan Surabaya Sebut 10.859 Guru Belum Ikut Sertifikasi

Mobile_AP_Rectangle 1

Surabaya, RADARJEMBER.ID – Sertifikasi terhadap pengajar merupakan hal penting karena menjadi salah satu indikator terhadap kompetensi dan profesionalitas dalam membimbing peserta didik. Wakil Wali Kota Surabaya (Wawali) Kota Surabaya Armuji mendorong guru di Kota Pahlawan, Jawa Timur, ikut sertifikasi.

BACA JUGA : Rilis Album Internasional, GETAH Siap Comeback dengan Produser Once Mekel

“Kalau dipersentase ada 46,87 persen guru dari jenjang TK hingga SMP yang sudah sertifikasi. Saya mendorong agar lebih banyak lagi guru yang mengikuti sertifikasi,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut Armuji, Dinas Pendidikan Surabaya menyebut ada sebanyak 10.859 guru swasta dan negeri dari jenjang TK hingga SMP di Surabaya belum ikut sertifikasi, sedangkan yang sudah ikut sertifikasi sebanyak 10.692 guru.

Terkait permasalahan perbedaan kualifikasi akademik dan tanggung jawab mengajar yang berbeda, lanjut dia, Pemkot Surabaya sedang melakukan pemetaan agar bisa dilakukan penyesuaian antara bidang kerja, ijazah dengan kebutuhan guru di sekolah sehingga memperbesar peluang mengikuti sertifikasi.

“Setelah diterapkannya Kurikulum Merdeka, para pengajar dituntut menjadi kreatif, inovatif, dan terampil dalam pembelajaran serta semangat melayani peserta didik,” katanya.

- Advertisement -

Surabaya, RADARJEMBER.ID – Sertifikasi terhadap pengajar merupakan hal penting karena menjadi salah satu indikator terhadap kompetensi dan profesionalitas dalam membimbing peserta didik. Wakil Wali Kota Surabaya (Wawali) Kota Surabaya Armuji mendorong guru di Kota Pahlawan, Jawa Timur, ikut sertifikasi.

BACA JUGA : Rilis Album Internasional, GETAH Siap Comeback dengan Produser Once Mekel

“Kalau dipersentase ada 46,87 persen guru dari jenjang TK hingga SMP yang sudah sertifikasi. Saya mendorong agar lebih banyak lagi guru yang mengikuti sertifikasi,” katanya.

Menurut Armuji, Dinas Pendidikan Surabaya menyebut ada sebanyak 10.859 guru swasta dan negeri dari jenjang TK hingga SMP di Surabaya belum ikut sertifikasi, sedangkan yang sudah ikut sertifikasi sebanyak 10.692 guru.

Terkait permasalahan perbedaan kualifikasi akademik dan tanggung jawab mengajar yang berbeda, lanjut dia, Pemkot Surabaya sedang melakukan pemetaan agar bisa dilakukan penyesuaian antara bidang kerja, ijazah dengan kebutuhan guru di sekolah sehingga memperbesar peluang mengikuti sertifikasi.

“Setelah diterapkannya Kurikulum Merdeka, para pengajar dituntut menjadi kreatif, inovatif, dan terampil dalam pembelajaran serta semangat melayani peserta didik,” katanya.

Surabaya, RADARJEMBER.ID – Sertifikasi terhadap pengajar merupakan hal penting karena menjadi salah satu indikator terhadap kompetensi dan profesionalitas dalam membimbing peserta didik. Wakil Wali Kota Surabaya (Wawali) Kota Surabaya Armuji mendorong guru di Kota Pahlawan, Jawa Timur, ikut sertifikasi.

BACA JUGA : Rilis Album Internasional, GETAH Siap Comeback dengan Produser Once Mekel

“Kalau dipersentase ada 46,87 persen guru dari jenjang TK hingga SMP yang sudah sertifikasi. Saya mendorong agar lebih banyak lagi guru yang mengikuti sertifikasi,” katanya.

Menurut Armuji, Dinas Pendidikan Surabaya menyebut ada sebanyak 10.859 guru swasta dan negeri dari jenjang TK hingga SMP di Surabaya belum ikut sertifikasi, sedangkan yang sudah ikut sertifikasi sebanyak 10.692 guru.

Terkait permasalahan perbedaan kualifikasi akademik dan tanggung jawab mengajar yang berbeda, lanjut dia, Pemkot Surabaya sedang melakukan pemetaan agar bisa dilakukan penyesuaian antara bidang kerja, ijazah dengan kebutuhan guru di sekolah sehingga memperbesar peluang mengikuti sertifikasi.

“Setelah diterapkannya Kurikulum Merdeka, para pengajar dituntut menjadi kreatif, inovatif, dan terampil dalam pembelajaran serta semangat melayani peserta didik,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/