alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Gangsal Wirajati Polisi Dermawan Peduli Anak Putus Sekolah

Mobile_AP_Rectangle 1

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID-Aipda Gangsal Wirajati memang dikenal sosok polisi baik hati dan dermawan, karena ia memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib putus sekolah. Andai mantan petinggi kepolisian Jendral Polisi Hoegeng masih hidup, tentu Hoegeng merasa bangga terhadap Gangsal karena Gangsal memiliki niatan untuk menolong anak putus sekolah.

BACA JUGA : Pemkab Aktif Sosialisasikan Ijen Geopark menuju UNESCO Global Geoparks

Anggota polisi dan kini bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Jogjakarta itu telah mengentas anak putus sekolah dan bisa sekolah kembali. Bahkan ada diantara mereka sudah sukses sebagai sarjana, tentu hal ini sangat membanggakan dan patut dijadikan contoh.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sosok Gangsal Wirajati tampak gagah memakai seragam polisi, lengkap disertai topi dan bet lengan berwarna kuning. Sebagai seorang Bhabinkamtibmas sudah pasti polisi berbadan agak tambun itu harus bisa membaur bersama warga. Hal itu pula mendorong dia itu untuk melakukan tugas mulia menyekolahkan anak putus sekolah.

Gangsal menceritakan, melalui salah satu tugas pokoknya sebagai Bhabinkamtibmas yakni sambang warga ia banyak melihat anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari faktor ekonomi karena orang tua anak tidak memiliki biaya untuk sekolah sampai ada anak yang tidak bersekolah karena kenakalannya sendiri.

- Advertisement -

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID-Aipda Gangsal Wirajati memang dikenal sosok polisi baik hati dan dermawan, karena ia memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib putus sekolah. Andai mantan petinggi kepolisian Jendral Polisi Hoegeng masih hidup, tentu Hoegeng merasa bangga terhadap Gangsal karena Gangsal memiliki niatan untuk menolong anak putus sekolah.

BACA JUGA : Pemkab Aktif Sosialisasikan Ijen Geopark menuju UNESCO Global Geoparks

Anggota polisi dan kini bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Jogjakarta itu telah mengentas anak putus sekolah dan bisa sekolah kembali. Bahkan ada diantara mereka sudah sukses sebagai sarjana, tentu hal ini sangat membanggakan dan patut dijadikan contoh.

Sosok Gangsal Wirajati tampak gagah memakai seragam polisi, lengkap disertai topi dan bet lengan berwarna kuning. Sebagai seorang Bhabinkamtibmas sudah pasti polisi berbadan agak tambun itu harus bisa membaur bersama warga. Hal itu pula mendorong dia itu untuk melakukan tugas mulia menyekolahkan anak putus sekolah.

Gangsal menceritakan, melalui salah satu tugas pokoknya sebagai Bhabinkamtibmas yakni sambang warga ia banyak melihat anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari faktor ekonomi karena orang tua anak tidak memiliki biaya untuk sekolah sampai ada anak yang tidak bersekolah karena kenakalannya sendiri.

JOGJAKARTA, RADARJEMBER.ID-Aipda Gangsal Wirajati memang dikenal sosok polisi baik hati dan dermawan, karena ia memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib putus sekolah. Andai mantan petinggi kepolisian Jendral Polisi Hoegeng masih hidup, tentu Hoegeng merasa bangga terhadap Gangsal karena Gangsal memiliki niatan untuk menolong anak putus sekolah.

BACA JUGA : Pemkab Aktif Sosialisasikan Ijen Geopark menuju UNESCO Global Geoparks

Anggota polisi dan kini bertugas sebagai Bhabinkamtibmas Kalurahan Terong, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, Jogjakarta itu telah mengentas anak putus sekolah dan bisa sekolah kembali. Bahkan ada diantara mereka sudah sukses sebagai sarjana, tentu hal ini sangat membanggakan dan patut dijadikan contoh.

Sosok Gangsal Wirajati tampak gagah memakai seragam polisi, lengkap disertai topi dan bet lengan berwarna kuning. Sebagai seorang Bhabinkamtibmas sudah pasti polisi berbadan agak tambun itu harus bisa membaur bersama warga. Hal itu pula mendorong dia itu untuk melakukan tugas mulia menyekolahkan anak putus sekolah.

Gangsal menceritakan, melalui salah satu tugas pokoknya sebagai Bhabinkamtibmas yakni sambang warga ia banyak melihat anak-anak tidak bisa melanjutkan sekolah. Alasannya pun bermacam-macam, mulai dari faktor ekonomi karena orang tua anak tidak memiliki biaya untuk sekolah sampai ada anak yang tidak bersekolah karena kenakalannya sendiri.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/