alexametrics
23.3 C
Jember
Thursday, 26 May 2022

Tetap Gelar Ujian Sekolah Meski Diikuti Lima Siswa

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak hanya siswa di sekolah kawasan kota, di kawasan pinggiran Jember pun tengah menggelar Ujian Sekolah (US). Namun bila dibanding sekolah kota sangatlah berbeda. Apalagi jumlah murid di sekolah pelosok bisa dihitung jari.

Gambaran tersebut terlihat di SD Negeri Pakis 02, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Momen US ini hanya diikuti lima siswa kelas VI. Kendati demikian, ujian tetap dilangsungkan dan protokol kesehatan tetap diberlakukan.

“Tercatat satu murid laki-laki dan empat murid perempuan mengikuti ujian di sekolah ini. Memang jumlah peserta tidak mempengaruhi sekolah menggelar ujian,” tegas Plt Kepala SD Negeri Pakis 02 Eko Wahyu Kusdiyanto.

Mobile_AP_Rectangle 2

Menurut pria asal Kecamatan Ambulu itu, jumlah anak didik menurun di sekolah itu karena warga sekitar lebih melirik sekolah agama sebagai tempat anak belajar ketimbang di sekolah umum. Tidak heran jika SD tersebut kesulitan mendapatkan murid.

Perlu diketahui, SD Negeri Pakis 02 Panti memiliki total 39 orang murid dari kelas I hingga VI, dan hanya memiliki tujuh orang guru. Namun semangat murid SD tersebut sangat tinggi untuk mengikuti ujian sekolah dan tetap ingin melanjutkan sekolah ke SMP.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak hanya siswa di sekolah kawasan kota, di kawasan pinggiran Jember pun tengah menggelar Ujian Sekolah (US). Namun bila dibanding sekolah kota sangatlah berbeda. Apalagi jumlah murid di sekolah pelosok bisa dihitung jari.

Gambaran tersebut terlihat di SD Negeri Pakis 02, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Momen US ini hanya diikuti lima siswa kelas VI. Kendati demikian, ujian tetap dilangsungkan dan protokol kesehatan tetap diberlakukan.

“Tercatat satu murid laki-laki dan empat murid perempuan mengikuti ujian di sekolah ini. Memang jumlah peserta tidak mempengaruhi sekolah menggelar ujian,” tegas Plt Kepala SD Negeri Pakis 02 Eko Wahyu Kusdiyanto.

Menurut pria asal Kecamatan Ambulu itu, jumlah anak didik menurun di sekolah itu karena warga sekitar lebih melirik sekolah agama sebagai tempat anak belajar ketimbang di sekolah umum. Tidak heran jika SD tersebut kesulitan mendapatkan murid.

Perlu diketahui, SD Negeri Pakis 02 Panti memiliki total 39 orang murid dari kelas I hingga VI, dan hanya memiliki tujuh orang guru. Namun semangat murid SD tersebut sangat tinggi untuk mengikuti ujian sekolah dan tetap ingin melanjutkan sekolah ke SMP.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Tidak hanya siswa di sekolah kawasan kota, di kawasan pinggiran Jember pun tengah menggelar Ujian Sekolah (US). Namun bila dibanding sekolah kota sangatlah berbeda. Apalagi jumlah murid di sekolah pelosok bisa dihitung jari.

Gambaran tersebut terlihat di SD Negeri Pakis 02, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember. Momen US ini hanya diikuti lima siswa kelas VI. Kendati demikian, ujian tetap dilangsungkan dan protokol kesehatan tetap diberlakukan.

“Tercatat satu murid laki-laki dan empat murid perempuan mengikuti ujian di sekolah ini. Memang jumlah peserta tidak mempengaruhi sekolah menggelar ujian,” tegas Plt Kepala SD Negeri Pakis 02 Eko Wahyu Kusdiyanto.

Menurut pria asal Kecamatan Ambulu itu, jumlah anak didik menurun di sekolah itu karena warga sekitar lebih melirik sekolah agama sebagai tempat anak belajar ketimbang di sekolah umum. Tidak heran jika SD tersebut kesulitan mendapatkan murid.

Perlu diketahui, SD Negeri Pakis 02 Panti memiliki total 39 orang murid dari kelas I hingga VI, dan hanya memiliki tujuh orang guru. Namun semangat murid SD tersebut sangat tinggi untuk mengikuti ujian sekolah dan tetap ingin melanjutkan sekolah ke SMP.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/