
RADAR JEMBER - Bagi siswa-siswi di wilayah tapal kuda atau besuki Jawa Timur, kampus Universitas Jember atau UNEJ menjadi kampus favorit.
UNEJ cukup banyak menampung calon mahasiswa baru dari Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang maupun Banyuwangi.
Universitas Jember (UNEJ) kini telah menjelma menjadi raksasa pendidikan di wilayah Jawa Timur bagian timur.
Kampus yang dikenal dengan sebutan "Kampus Tegalboto" ini bukan lagi sekadar alternatif, melainkan destinasi utama bagi puluhan ribu calon mahasiswa dari seluruh penjuru nusantara.
Baca Juga: Berikut Ini Informasi Daya Tampung UNEJ 2026 dan Informasi Verifikasi Data serta Daftar Ulang
Dengan statusnya sebagai pusat unggulan (Center of Excellence) di bidang Bioteknologi Pertanian dan Perkebunan, serta reputasi Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) yang legendaris, persaingan masuk UNEJ pada tahun 2026 diprediksi akan semakin kompetitif.
Agar peluang diterima semakin besar, berikut adalah ringkasan strategi yang dapat diterapkan:
Manfaatkan "Kampus Satelit": UNEJ memiliki kampus di Bondowoso, Lumajang, dan Pasuruan. "Status mahasiswanya sama, ijazahnya sama-sama dari Universitas Jember, akreditasinya pun sama," tulis laporan tersebut. Jurusan di kampus satelit seringkali memiliki passing grade yang lebih rendah dibandingkan kampus pusat.
Waspadai Keketatan FKG: FKG UNEJ adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Disarankan agar tidak menjadikannya pilihan kedua jika skor UTBK tidak benar-benar tinggi (di atas 650).
Kekuatan Agro-Industri: Jurusan di Fakultas Pertanian memiliki kuota besar. "Jangan remehkan lulusannya. Alumni Pertanian UNEJ menguasai posisi strategis di BUMN Perkebunan (PTPN), Perbankan, dan industri benih nasional."
Prioritaskan Pilihan Pertama: Sistem seleksi cenderung memenangkan siswa yang menempatkan UNEJ di Pilihan 1 jika skornya setara dengan pendaftar lain.

