alexametrics
24 C
Jember
Wednesday, 8 December 2021

Percepat Pencairan Dana Program Indonesia Pintar di Jember

Dewan Kawal Penyaluran Dana PIP

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Jember sempat menjadi sorotan sejumlah anggota dewan. Setelah dilakukan hearing soal keterlambatan pencairan, beberapa waktu lalu, kini ada perkembangan signifikan. Bahkan hampir selesai seratus persen.
Perkembangan pencairan dana PIP ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD Jember, Pimpinan Cabang Bank BRI Jember, serta Dinas Pendidikan. “Tadi sudah disampaikan, proses penyaluran terus dilakukan. Ada perkembangan signifikan karena modelnya sudah jemput bola,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D, di ruangannya, kemarin (25/11).
Ardi menyebutkan, sebelumnya memang terjadi miskomunikasi. Di mana dana PIP dari pusat diberikan, sedangkan data penerimanya ada pada dinas. Hal ini yang membuat pencairan sebelumnya menjadi lambat. “Setelah itu, penyalurannya meningkat. Jadi, sebelumnya dana di BRI gelondongan, sementara datanya ada pada dinas,” ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra itu menyebut, penyaluran dana PIP untuk siswa SD dan SMP telah selesai 100 persen. Sisanya, SMA dan SMK masih belum tuntas sepenuhnya. “Kami minta semua dana PIP yang menjadi hak siswa disalurkan tanpa ada potongan sedikit pun. Komisi D juga akan tetap melakukan pengawasan,” ucapnya.
Hal yang tak kalah penting yaitu pihaknya menekankan agar proses penyaluran terus digenjot, mengingat saat ini sudah hampir memasuki pengujung tahun. “Kalau sampai ada yang tidak tersalurkan, Jember akan rugi dan kasihan siswa yang berhak menerima. Bagaimanapun penyaluran harus dituntaskan sebelum pergantian tahun agar dananya tidak kembali ke APBN,” paparnya.
Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, siswa SD, SMP, SMA, dan SMK yang mendapatkan dana PIP totalnya sebanyak 94.495 siswa. Hingga berita ini ditulis, dana PIP yang tersalurkan mencapai 90.286 siswa atau 95,55 persen, seperti dimuat dalam website PIP Kemendikbud.
Sebelumnya, anggota dewan memanggil pihak BRI Jember, namun pada saat itu yang hadir hanya pimpinan unit, bukan kepala cabang. Komisi D DPRD Jember selanjutnya mengagendakan hearing lagi dan mengundang pimpinan cabang untuk meminta penjelasan mengenai penyaluran PIP tersebut.
Sementara itu, Kepala Cabang BRI Jember Sukari kepada Komisi D DPRD Jember menyampaikan, penyaluran dana PIP terus dilakukan ke sekolah-sekolah. Penyaluran dana tersebut diharapkan berjalan baik tanpa ada kendala apa pun.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Jember sempat menjadi sorotan sejumlah anggota dewan. Setelah dilakukan hearing soal keterlambatan pencairan, beberapa waktu lalu, kini ada perkembangan signifikan. Bahkan hampir selesai seratus persen.
Perkembangan pencairan dana PIP ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD Jember, Pimpinan Cabang Bank BRI Jember, serta Dinas Pendidikan. “Tadi sudah disampaikan, proses penyaluran terus dilakukan. Ada perkembangan signifikan karena modelnya sudah jemput bola,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D, di ruangannya, kemarin (25/11).
Ardi menyebutkan, sebelumnya memang terjadi miskomunikasi. Di mana dana PIP dari pusat diberikan, sedangkan data penerimanya ada pada dinas. Hal ini yang membuat pencairan sebelumnya menjadi lambat. “Setelah itu, penyalurannya meningkat. Jadi, sebelumnya dana di BRI gelondongan, sementara datanya ada pada dinas,” ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra itu menyebut, penyaluran dana PIP untuk siswa SD dan SMP telah selesai 100 persen. Sisanya, SMA dan SMK masih belum tuntas sepenuhnya. “Kami minta semua dana PIP yang menjadi hak siswa disalurkan tanpa ada potongan sedikit pun. Komisi D juga akan tetap melakukan pengawasan,” ucapnya.
Hal yang tak kalah penting yaitu pihaknya menekankan agar proses penyaluran terus digenjot, mengingat saat ini sudah hampir memasuki pengujung tahun. “Kalau sampai ada yang tidak tersalurkan, Jember akan rugi dan kasihan siswa yang berhak menerima. Bagaimanapun penyaluran harus dituntaskan sebelum pergantian tahun agar dananya tidak kembali ke APBN,” paparnya.
Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, siswa SD, SMP, SMA, dan SMK yang mendapatkan dana PIP totalnya sebanyak 94.495 siswa. Hingga berita ini ditulis, dana PIP yang tersalurkan mencapai 90.286 siswa atau 95,55 persen, seperti dimuat dalam website PIP Kemendikbud.
Sebelumnya, anggota dewan memanggil pihak BRI Jember, namun pada saat itu yang hadir hanya pimpinan unit, bukan kepala cabang. Komisi D DPRD Jember selanjutnya mengagendakan hearing lagi dan mengundang pimpinan cabang untuk meminta penjelasan mengenai penyaluran PIP tersebut.
Sementara itu, Kepala Cabang BRI Jember Sukari kepada Komisi D DPRD Jember menyampaikan, penyaluran dana PIP terus dilakukan ke sekolah-sekolah. Penyaluran dana tersebut diharapkan berjalan baik tanpa ada kendala apa pun.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Jember sempat menjadi sorotan sejumlah anggota dewan. Setelah dilakukan hearing soal keterlambatan pencairan, beberapa waktu lalu, kini ada perkembangan signifikan. Bahkan hampir selesai seratus persen.
Perkembangan pencairan dana PIP ini terungkap dalam rapat dengar pendapat antara Komisi D DPRD Jember, Pimpinan Cabang Bank BRI Jember, serta Dinas Pendidikan. “Tadi sudah disampaikan, proses penyaluran terus dilakukan. Ada perkembangan signifikan karena modelnya sudah jemput bola,” kata Ardi Pujo Prabowo, anggota Komisi D, di ruangannya, kemarin (25/11).
Ardi menyebutkan, sebelumnya memang terjadi miskomunikasi. Di mana dana PIP dari pusat diberikan, sedangkan data penerimanya ada pada dinas. Hal ini yang membuat pencairan sebelumnya menjadi lambat. “Setelah itu, penyalurannya meningkat. Jadi, sebelumnya dana di BRI gelondongan, sementara datanya ada pada dinas,” ungkapnya.
Politisi Partai Gerindra itu menyebut, penyaluran dana PIP untuk siswa SD dan SMP telah selesai 100 persen. Sisanya, SMA dan SMK masih belum tuntas sepenuhnya. “Kami minta semua dana PIP yang menjadi hak siswa disalurkan tanpa ada potongan sedikit pun. Komisi D juga akan tetap melakukan pengawasan,” ucapnya.
Hal yang tak kalah penting yaitu pihaknya menekankan agar proses penyaluran terus digenjot, mengingat saat ini sudah hampir memasuki pengujung tahun. “Kalau sampai ada yang tidak tersalurkan, Jember akan rugi dan kasihan siswa yang berhak menerima. Bagaimanapun penyaluran harus dituntaskan sebelum pergantian tahun agar dananya tidak kembali ke APBN,” paparnya.
Penelusuran Jawa Pos Radar Jember, siswa SD, SMP, SMA, dan SMK yang mendapatkan dana PIP totalnya sebanyak 94.495 siswa. Hingga berita ini ditulis, dana PIP yang tersalurkan mencapai 90.286 siswa atau 95,55 persen, seperti dimuat dalam website PIP Kemendikbud.
Sebelumnya, anggota dewan memanggil pihak BRI Jember, namun pada saat itu yang hadir hanya pimpinan unit, bukan kepala cabang. Komisi D DPRD Jember selanjutnya mengagendakan hearing lagi dan mengundang pimpinan cabang untuk meminta penjelasan mengenai penyaluran PIP tersebut.
Sementara itu, Kepala Cabang BRI Jember Sukari kepada Komisi D DPRD Jember menyampaikan, penyaluran dana PIP terus dilakukan ke sekolah-sekolah. Penyaluran dana tersebut diharapkan berjalan baik tanpa ada kendala apa pun.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca