Perhelatan Pilrek Unej

Tiga Bacarek Resmi Mendaftar

DAFTAR PILREK UNEJ: Dekan FH Unej Dr Nurul Gufron (kanan) mendaftarkan diri sebagai Bacarek Unej dan diketahui ketua panita Pilrek Unej Moch Ali, kemarin (15/8). Selain Nurul Gufron ada juga Prof Davik dan Dr Djoko Poernomo yang sudah mendaftar.

RADAR JEMBER.ID– Tiga nama dosen di kalangan Universitas Jember secara resmi mendaftarkan sebagai bakal calon rektor (Bacarek) Unej. Padahal sebelumnya ada lima hingga enam nama orang yang telah melakukan tes kesehatan sebagai syarat mendaftarkan diri sebagai bacarek.

IKLAN

Ketua panitia pemilihan rektor Unej, Dr Moch Ali mengaku sudah ada tiga nama orang yang mendaftarkan diri sebagai Bacarek Unej. Ketiganya adalah Prof Davik, dekan dari Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr Nurul Gufron, dekan Fakultas Hukum (FH), serta Dr Djoko Poernomo, dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unej.

Rektor Unej Moch Hasan mengaku, pendaftaran Bacarek ini terbuka untuk orang di luar Unej. Kabar santer Mentri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) akan membuka kran dosen luar negeri untuk memimpin kampus negeri di Indonesia, menurut Ali, tidak membuahkan petunjuk teknis. “Yang jelas pembukaan Bacarek Unej boleh orang luar tapi tetap WNI,” jelasnya. Walau dibuka untuk umum, tapi dalambeberapa kali Pilrek Unej selama ini tidak ada dari orang luar Unej.

Dengan ini jika tiga orang yang telah mendaftarkan diri sebagai Bacarek, berarti setidaknya ada tiga orang lagi belum mendaftar. Sebab, dari tes kesehatan ada tiga nama yang belum mendaftarkan diri. Data yang dihimpun dari Jawa Pos Radar Jember yang belum mendaftar adalah Drs Zulfikar PhD yang menjabat Wakil Rektor 1 Unej, Dr Agus Lutfi yang mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dan Dr Iwan Taruna dari Dosen Teknik Pertanian. (*)

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Dwi Siswanto

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti