Tumbuhkan Kecintaan Anak Pada Megalitikum

INTERAKTIF: Kegiatan pengenalan pengetahuan tentang Megalitikum yang dilakukan mahasiswa Unej di Desa Wonosuko, Kecamatan Tamanan.

RADARJEMBER.ID – Bondowoso selama ini dikenal sebagai salah satu kabupaten yang kaya akan peninggalan megalitikum. Dan sejak beberapa tahun terakhir, upaya pelestariannya terus digaungkan.

IKLAN

Seperti yang dilakukan sekelompok mahasiswa Universitas Jember (Unej) yang tengah mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Wonosuko Kecamatan Tamanan.

“Kebetulan momennya berbarengan dengan Hari Anak Nasional (HAN) kemarin. Jadi kita selama empat hari menggelar semacam kumpul-kumpul bareng adik-adik di sini, untuk menumbuhkan kecintaan mereka terhadap benda-benda peninggalan era Megalitikum yang tidak ternilai harganya,” ujar Misbahul Ilham, salah satu mahasiswa yang menjadi fasilitator kegiatan tersebut bersama rekan-rekannya.

Sebelum mengadakan kegiatan bercengkerama dengan anak-anak Desa Wonosuko, para mahasiswa tersebut terlebih dulu mengadakan survei pendahuluan bersama Fajriyanto, juru pelihara benda-benda Megalitikum di Desa Wonosuko yang ditunjuk oleh Seksi Kesejarahan dan Purbakala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso.

“Hampir 80 persen anak SD di sini ternyata banyak yang belum tahu tentang apa itu benda-benda megalitikum termasuk yang ada di desanya. Kami juga lakukan survei pendataan benda-benda megalitikum termasuk di titik-titik yang sulit dijangkau untuk dokumentasi dan pendataan,” ujar mahasiswa Fakultas Hukum Unej ini.

Mengusung jargon: Anak Indonesia Cinta Megalitikum, para mahasiswa ini berkeliling road show ke empat sekolah dasar negeri yang ada di desa tersebut.

“Apalagi Wonosuko ini sudah ditetapkan sebagai desa cagar budaya,” imbuh Misbah.

Para anak-anak di desa Wonosuko juga menyambut antusias pengenalan megalitikum tersebut. Selain menjadi pengetahuan baru, cara yang disampaikanpun terbilang atraktif dan interaktif.

“Tidak sekedar bercerita, tapi bercengkerama. Malahan ada yang ingin mengajak kesana. Dan sekarang anak-anak jadi tahu fungsi dari benda-benda megalitikum itu pada masa prasejarah, antara lain untuk ritual pemujaan,” papar pria yang juga aktivis Ikatan Pelajar NU (IPNU) Unej ini.

Melalui kegiatan tersebut, Misbah dan rekan-rekannya berharap pelestarian benda megalitikum di Wonosuko dan Bondowoso secara umum dapat tetap terjaga.

Reporter : Adi Faizin

Fotografer : Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono