alexametrics
24.3 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Ada SMP Swasta Belum Buka PPDB

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Panggung PPDB SMP swasta di perdesaan masih belum hangat seperti di daerah perkotaan. Bagaimana tidak, meski pengumuman PPDB dari lembaga negeri hampir dilakukan, namun ada SMP swasta yang ternyata belum membuka pendaftaran

Baca Juga : Bantuan Operasional Sekolah Daerah Tiada, Ada Penggantinya

Salah satu SMP swasta yang belum membuka PPDB adalah SMP Plus Walisongo, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Hingga Jawa Pos Radar Jember mendatangi sekolah tersebut, kemarin, lembaga tersebut belum memulai penjaringan siswa baru.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seperti diketahui, sejumlah SMP swasta di kota sudah banyak mengeluarkan jurus demi menggaet calon siswa. Ada yang sosialisasi sampai menjelaskan program-program sekolah. Bahkan, ada SMP swasta yang telah bergerilya sejak Januari 2022. Itu semua dilakukan demi mendapatkan calon siswa.

Menghangatnya persaingan belum begitu tampak di SMP swasta pinggiran, seperti SMP Plus Walisongo Wirowongso. Meski PPDB belum dibuka, namun kepastian pembukaannya masih belum.

Menurut Faisol, guru yang mengajar di SMP tersebut, informasi mengenai PPDB belum ada, khususnya dari pihak yayasan maupun pimpinan guru. Dia pun menunggu arahan untuk PPDB SMP di sekolahnya mengajar. “Kayaknya belum dibuka. Soalnya tidak ada informasi apa-apa dari pimpinan maupun yayasan. Brosurnya masih belum ada,” terangnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Panggung PPDB SMP swasta di perdesaan masih belum hangat seperti di daerah perkotaan. Bagaimana tidak, meski pengumuman PPDB dari lembaga negeri hampir dilakukan, namun ada SMP swasta yang ternyata belum membuka pendaftaran

Baca Juga : Bantuan Operasional Sekolah Daerah Tiada, Ada Penggantinya

Salah satu SMP swasta yang belum membuka PPDB adalah SMP Plus Walisongo, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Hingga Jawa Pos Radar Jember mendatangi sekolah tersebut, kemarin, lembaga tersebut belum memulai penjaringan siswa baru.

Seperti diketahui, sejumlah SMP swasta di kota sudah banyak mengeluarkan jurus demi menggaet calon siswa. Ada yang sosialisasi sampai menjelaskan program-program sekolah. Bahkan, ada SMP swasta yang telah bergerilya sejak Januari 2022. Itu semua dilakukan demi mendapatkan calon siswa.

Menghangatnya persaingan belum begitu tampak di SMP swasta pinggiran, seperti SMP Plus Walisongo Wirowongso. Meski PPDB belum dibuka, namun kepastian pembukaannya masih belum.

Menurut Faisol, guru yang mengajar di SMP tersebut, informasi mengenai PPDB belum ada, khususnya dari pihak yayasan maupun pimpinan guru. Dia pun menunggu arahan untuk PPDB SMP di sekolahnya mengajar. “Kayaknya belum dibuka. Soalnya tidak ada informasi apa-apa dari pimpinan maupun yayasan. Brosurnya masih belum ada,” terangnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Panggung PPDB SMP swasta di perdesaan masih belum hangat seperti di daerah perkotaan. Bagaimana tidak, meski pengumuman PPDB dari lembaga negeri hampir dilakukan, namun ada SMP swasta yang ternyata belum membuka pendaftaran

Baca Juga : Bantuan Operasional Sekolah Daerah Tiada, Ada Penggantinya

Salah satu SMP swasta yang belum membuka PPDB adalah SMP Plus Walisongo, Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung. Hingga Jawa Pos Radar Jember mendatangi sekolah tersebut, kemarin, lembaga tersebut belum memulai penjaringan siswa baru.

Seperti diketahui, sejumlah SMP swasta di kota sudah banyak mengeluarkan jurus demi menggaet calon siswa. Ada yang sosialisasi sampai menjelaskan program-program sekolah. Bahkan, ada SMP swasta yang telah bergerilya sejak Januari 2022. Itu semua dilakukan demi mendapatkan calon siswa.

Menghangatnya persaingan belum begitu tampak di SMP swasta pinggiran, seperti SMP Plus Walisongo Wirowongso. Meski PPDB belum dibuka, namun kepastian pembukaannya masih belum.

Menurut Faisol, guru yang mengajar di SMP tersebut, informasi mengenai PPDB belum ada, khususnya dari pihak yayasan maupun pimpinan guru. Dia pun menunggu arahan untuk PPDB SMP di sekolahnya mengajar. “Kayaknya belum dibuka. Soalnya tidak ada informasi apa-apa dari pimpinan maupun yayasan. Brosurnya masih belum ada,” terangnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/