Perayaan Iduladha SD Al Furqan Meriah dan Tampil Beda

SD Al Furqan Jember for Radar Jember KISAH NABI IBRAHIM: Siswa dan guru menampilkan drama tentang kisah keluarga Nabi Ibrahim dalam acara penyembelihan hewan kurban di Halaman SD AL Furqan Jember, kemarin. 

RADARJEMBER.ID – Keluarga besar SD Al Furqan Jember mempunyai cara tersendiri dalam merayakan Iduladha 1439 H. Jika biasanya penyembelihan secara simbolis seperti upacara, kemarin dilakukan dengan menggelar drama teatrikal Idul Kurban yang menggambarkan kisah keluarga Nabi Ibrahim. Drama tersebut sekaligus mengandung pesan tentang ketakwaan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT yang ikhlas  menyembelih anak kandungnya, yakni Nabi Ismail. Padahal, pada saat itu Nabi Ibrahim baru berbahagia mendapatkan Nabi Ismail setelah lama tidak dikaruniai anak oleh Allah.

IKLAN

Adapun hikmah yang bisa dipetik oleh anak-anak adalah tentang ketulusan dan kepatuhan Nabi Ismail terhadap orang tuanya yaitu Nabi Ibrahim. Nabi Ismail ikhlas disembelih Nabi Ibrahim yang merupakan perintah dari Allah. Termasuk kisah tentang kegigihan dan perjuangan  istri Nabi Ibrahim, yakni Siti Hajar di padang tandus yang akhirnya diberi air zam-zam oleh Allah SWT. Drama sederhana tersebut kolaborasi siswa dan guru yang ditampilkan di halaman SD AL Furqan Jember.

“Perayaan Iduladha dengan berkurban hewan seperti sapi dan kambing itu sendiri memiliki hikmah yang mendalam bagi umat Islam. Terutama kisah keluarga Nabi Ibrahim. Iduladha mengandung makna tentang ketakwaan kepada Allah, kepatuhan kepada orang tua, perjuangan, dan kegigihan,” kata Ustaz Hadi Basuni SPd, Kepala SD Al Furqan Jember kepada radarjember.id, kemarin.

Ustaz Hadi Basuni menambahkan, SD Al Furqan sendiri ikut serta merayakan Iduladha dengan menyembelih hewan kurban berupa sapi dan kambing. Ada juga sebagian sedekah hewan kurban dari para siswa SD Al Furqan. “SD Al Furqan kurban 2 sapi dan 59 kambing. Ada yang kurban langsung atau berupa shadaqah,” ujarnya.

Bahkan, sambungnya, siswa SD Al Furqan Jember juga turut serta membagikan daging kurban kepada warga sekitar SD Al Furqan yang beralamatkan di Jl. Raden Patah nomor 18, Jember. “Anak-anak sangat antusias menyerahkan langsung daging kurban kepada warga sekitar. Warga sekitar juga tampak senang dengan daging kurban yang mereka terima,” ujarnya. Penyembelihan hewan kurban jadi kegiatan rutin SD Al Furqan Jember. Selain itu, ada juga hewan kurban dari SD Al Furqan yang diserahkan kepada panti asuhan serta lembaga pendidikan lainnya.

Kepala sekolah menambahkan bahwa sebelumnya di SD Al Furqan juga menggelar acara Gebyar Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-73. Upacara juga dikemas dengan pergelaran drama tentang “Penculikan Kaum Muda” terhadap Soekarno-Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan RI. Drama digelar sebelum upacara bendera 17 Agustus 2018 yang lalu di SD Al Furqan.

Gebyar Kemerdekaan SD Al Furqan ingin menggambarkan  tentang kemerdekaan sejati. “Arti kemerdekaan sejati adalah adanya keyakinan walau dalam kondisi apa pun. Dalam upacara bendera, siswa dan guru memakai pakaian pejuang agar bisa meresapi nilai-nilai perjuangan para pahlawan kemerdekaan terdahulu,” ujarnya.

Editor : Narto
Editor Bahasa: Imron Hidayatullah

Reporter :

Fotografer :

Editor :