alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Dewan Soroti Siswa Baru Tak Dapat Seragam Sekolah Gratis

Mobile_AP_Rectangle 1

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID– Tahun ini, Pemkot Probolinggo menganggarkan Rp 3,5 miliar untuk pengadaan seragam baru. Namun, program yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut bukan menyasar peserta didik baru.

Melainkan untuk siswa kelas 8 SMP negeri dan kelas 2 SD negeri.Kondisi inipun mendapat sorotan dari DPRD Kota Probolinggo. Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo Fernanda Zulkarnain menyayangkan program itu.

Menurutnya, Fraksi Golkar ikut memperjuangakan pengadaan seragam gratis untuk siswa baru tersebut. Bahkan, saat pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD Tahun 2021, anggota Fraksi Golkar tidak ada yang hadir. Salah satu alasanya lantaran pemerintah daerah tidak mengadakan seragam gratis saat itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Jadi sebelumnya anggaran pengadaan seragam gratis dicabut lantaran adanya pandemi Covid-19. Pada tahun berikutnya, pengadaan seragam gratis tidak dimasukan lagi. Akhirnya kami dari Fraksi Golkar tidak ada yang hadir pada saat Paripurna terakhir untuk pengesahan laporan pertanggungjawaban,” terang Zulkarnain.

- Advertisement -

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID– Tahun ini, Pemkot Probolinggo menganggarkan Rp 3,5 miliar untuk pengadaan seragam baru. Namun, program yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut bukan menyasar peserta didik baru.

Melainkan untuk siswa kelas 8 SMP negeri dan kelas 2 SD negeri.Kondisi inipun mendapat sorotan dari DPRD Kota Probolinggo. Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo Fernanda Zulkarnain menyayangkan program itu.

Menurutnya, Fraksi Golkar ikut memperjuangakan pengadaan seragam gratis untuk siswa baru tersebut. Bahkan, saat pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD Tahun 2021, anggota Fraksi Golkar tidak ada yang hadir. Salah satu alasanya lantaran pemerintah daerah tidak mengadakan seragam gratis saat itu.

“Jadi sebelumnya anggaran pengadaan seragam gratis dicabut lantaran adanya pandemi Covid-19. Pada tahun berikutnya, pengadaan seragam gratis tidak dimasukan lagi. Akhirnya kami dari Fraksi Golkar tidak ada yang hadir pada saat Paripurna terakhir untuk pengesahan laporan pertanggungjawaban,” terang Zulkarnain.

PROBOLINGGO, RADARJEMBER.ID– Tahun ini, Pemkot Probolinggo menganggarkan Rp 3,5 miliar untuk pengadaan seragam baru. Namun, program yang dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tersebut bukan menyasar peserta didik baru.

Melainkan untuk siswa kelas 8 SMP negeri dan kelas 2 SD negeri.Kondisi inipun mendapat sorotan dari DPRD Kota Probolinggo. Wakil Ketua II DPRD Kota Probolinggo Fernanda Zulkarnain menyayangkan program itu.

Menurutnya, Fraksi Golkar ikut memperjuangakan pengadaan seragam gratis untuk siswa baru tersebut. Bahkan, saat pembahasan laporan pertanggungjawaban APBD Tahun 2021, anggota Fraksi Golkar tidak ada yang hadir. Salah satu alasanya lantaran pemerintah daerah tidak mengadakan seragam gratis saat itu.

“Jadi sebelumnya anggaran pengadaan seragam gratis dicabut lantaran adanya pandemi Covid-19. Pada tahun berikutnya, pengadaan seragam gratis tidak dimasukan lagi. Akhirnya kami dari Fraksi Golkar tidak ada yang hadir pada saat Paripurna terakhir untuk pengesahan laporan pertanggungjawaban,” terang Zulkarnain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/