alexametrics
23.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Hati-Hati di Negeri Orang Ya Nak…

Mobile_AP_Rectangle 1

Di tahun-tahun sebelumnya, dalam masa magang dengan kontrak, mereka mendapat gaji yang cukup besar. Karena itu, niat anak-anak cukup tinggi. Untuk bisa lolos ke Jepang, mereka digembleng sejak awal kelas XII. “Untuk proses rekrutmennya, sebelum mereka lulus. Hanya bidang kemaritiman, bidang kelautan, dan perikanan yang diterima di Jepang untuk program ini,” imbuhnya.

Artinya, lanjut dia, sebelum lulus, mereka sudah mempunyai gambaran bahwa nantinya akan bekerja di luar negeri. Baru setelah lulus nanti, persiapan data administrasi mulai dilakukan seperti paspor dan visa untuk berangkat magang ke Jepang.

Kesiapan mental dan ketahanan fisik anak-anak juga sudah sesuai dengan standar kinerja di Jepang. “Pengalaman anak-anak, baik yang di atas kapal, di pengolahan ikan, dan budi daya air laut dan payau, semuanya sudah standar orang Jepang,” imbuhnya. (*)

- Advertisement -

Di tahun-tahun sebelumnya, dalam masa magang dengan kontrak, mereka mendapat gaji yang cukup besar. Karena itu, niat anak-anak cukup tinggi. Untuk bisa lolos ke Jepang, mereka digembleng sejak awal kelas XII. “Untuk proses rekrutmennya, sebelum mereka lulus. Hanya bidang kemaritiman, bidang kelautan, dan perikanan yang diterima di Jepang untuk program ini,” imbuhnya.

Artinya, lanjut dia, sebelum lulus, mereka sudah mempunyai gambaran bahwa nantinya akan bekerja di luar negeri. Baru setelah lulus nanti, persiapan data administrasi mulai dilakukan seperti paspor dan visa untuk berangkat magang ke Jepang.

Kesiapan mental dan ketahanan fisik anak-anak juga sudah sesuai dengan standar kinerja di Jepang. “Pengalaman anak-anak, baik yang di atas kapal, di pengolahan ikan, dan budi daya air laut dan payau, semuanya sudah standar orang Jepang,” imbuhnya. (*)

Di tahun-tahun sebelumnya, dalam masa magang dengan kontrak, mereka mendapat gaji yang cukup besar. Karena itu, niat anak-anak cukup tinggi. Untuk bisa lolos ke Jepang, mereka digembleng sejak awal kelas XII. “Untuk proses rekrutmennya, sebelum mereka lulus. Hanya bidang kemaritiman, bidang kelautan, dan perikanan yang diterima di Jepang untuk program ini,” imbuhnya.

Artinya, lanjut dia, sebelum lulus, mereka sudah mempunyai gambaran bahwa nantinya akan bekerja di luar negeri. Baru setelah lulus nanti, persiapan data administrasi mulai dilakukan seperti paspor dan visa untuk berangkat magang ke Jepang.

Kesiapan mental dan ketahanan fisik anak-anak juga sudah sesuai dengan standar kinerja di Jepang. “Pengalaman anak-anak, baik yang di atas kapal, di pengolahan ikan, dan budi daya air laut dan payau, semuanya sudah standar orang Jepang,” imbuhnya. (*)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/