alexametrics
22 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Mobile_AP_Rectangle 1

KEPATIHAN, Radar Jember – Madrasah negeri maupun swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Jember mulai gencar melakukan penguatan keagamaan Islam washatiyah atau moderasi beragama. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mencegah paham radikalisme atau paham Islam garis keras di lingkungan sekolah dari tingkatan madrasah ibtidaiyah (MI) hingga madrasah aliyah (MA).

BACA JUGA : Sejumlah Infrastruktur Rusak Akibat Lalu-lalang Kendaraan Besar

Kepala Kemenag Jember Muhammad mengatakan, penguatan moderasi beragama ini bukan hanya tugas Kemenag. Melainkan seluruh instansi agar bergerak bersama-sama. “Moderasi beragama ini menjadi program utama Menteri Agama RI,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria asli Madura tersebut menambahkan, moderasi beragama ini perlu diterapkan di lingkungan sekolah dari semua tingkatan. Baik negeri maupun swasta. Agar kemudian calon generasi penerus bangsa benar-benar mengilhami kemajemukan bangsa Indonesia. Sebab, Indonesia tidak hanya terdiri atas muslim saja. Melainkan dari bermacam-macam suku, ras, hingga agama. “Maka dari itu, kami sangat menyambut baik penguatan moderasi beragama ini di lingkungan sekolah,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (23/5).

- Advertisement -

KEPATIHAN, Radar Jember – Madrasah negeri maupun swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Jember mulai gencar melakukan penguatan keagamaan Islam washatiyah atau moderasi beragama. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mencegah paham radikalisme atau paham Islam garis keras di lingkungan sekolah dari tingkatan madrasah ibtidaiyah (MI) hingga madrasah aliyah (MA).

BACA JUGA : Sejumlah Infrastruktur Rusak Akibat Lalu-lalang Kendaraan Besar

Kepala Kemenag Jember Muhammad mengatakan, penguatan moderasi beragama ini bukan hanya tugas Kemenag. Melainkan seluruh instansi agar bergerak bersama-sama. “Moderasi beragama ini menjadi program utama Menteri Agama RI,” jelasnya.

Pria asli Madura tersebut menambahkan, moderasi beragama ini perlu diterapkan di lingkungan sekolah dari semua tingkatan. Baik negeri maupun swasta. Agar kemudian calon generasi penerus bangsa benar-benar mengilhami kemajemukan bangsa Indonesia. Sebab, Indonesia tidak hanya terdiri atas muslim saja. Melainkan dari bermacam-macam suku, ras, hingga agama. “Maka dari itu, kami sangat menyambut baik penguatan moderasi beragama ini di lingkungan sekolah,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (23/5).

KEPATIHAN, Radar Jember – Madrasah negeri maupun swasta di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) Jember mulai gencar melakukan penguatan keagamaan Islam washatiyah atau moderasi beragama. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mencegah paham radikalisme atau paham Islam garis keras di lingkungan sekolah dari tingkatan madrasah ibtidaiyah (MI) hingga madrasah aliyah (MA).

BACA JUGA : Sejumlah Infrastruktur Rusak Akibat Lalu-lalang Kendaraan Besar

Kepala Kemenag Jember Muhammad mengatakan, penguatan moderasi beragama ini bukan hanya tugas Kemenag. Melainkan seluruh instansi agar bergerak bersama-sama. “Moderasi beragama ini menjadi program utama Menteri Agama RI,” jelasnya.

Pria asli Madura tersebut menambahkan, moderasi beragama ini perlu diterapkan di lingkungan sekolah dari semua tingkatan. Baik negeri maupun swasta. Agar kemudian calon generasi penerus bangsa benar-benar mengilhami kemajemukan bangsa Indonesia. Sebab, Indonesia tidak hanya terdiri atas muslim saja. Melainkan dari bermacam-macam suku, ras, hingga agama. “Maka dari itu, kami sangat menyambut baik penguatan moderasi beragama ini di lingkungan sekolah,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (23/5).

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/