alexametrics
23 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

EMIS 4.0 Masih Banyak Kekurangan

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengembangan Education Management Information System (EMIS) oleh Kementerian Agama (Kemenag) memasuki tahap stabilisasi. Mengusung nama EMIS 4.0, sistem ini sudah mulai dianjurkan ntuk digunakan para operator dalam proses pemutakhiran data pendidikan agama dan keagamaan. Sayangnya, EMIS 4.0 masih banyak kekurangan.

EMIS 4.0 ini merupakan suatu sistem pendataan pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama. Yang mana saat ini tengah melakukan revitalisasi dan pengembangan untuk menghadirkan sistem yang lebih baik dan lebih andal dengan didukung oleh teknologi yang lebih mutakhir serta beberapa terobosan baru. Sehingga EMIS yang sebelumnya tidak digunakan lagi.

Salah seorang operator sekolah di MI kawasan Balung menyebut, EMIS masih perlu banyak evaluasi. Sebab, belum ada banyak fitur di aplikasi terbaru. Misalnya, fitur upload template dan mutasi siswa, serta tambahkan siswa. “Mungkin masih dalam tahap pengembangan. Kami maklum,” kata operator sekolah yang akrab disapa Ella itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sejatinya, harapan operator sekolah tidaklah banyak. Yaitu server lancar dan tidak lemot. Sebab, dari dulu faktor itulah yang dinilai menyusahkan para operator sekolah.

Menurut dia, jika memang aplikasi EMIS ini belum siap, maka jangan dipaksakan dulu. Matangkan dulu prosesnya. “Kalau sudah lancar, berikan sosialisasi,” ungkapnya.

Jika kondisinya begini terus, lanjut Ella, maka yang akan kesusahan adalah para operator sekolah. Pekerjaannya dituntut dan dikejar dengan tenggat pendataan. Namun, provider aplikasinya tidak mendukung. “Sebar kejar-kejaran terus,” imbuhnya singkat.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengembangan Education Management Information System (EMIS) oleh Kementerian Agama (Kemenag) memasuki tahap stabilisasi. Mengusung nama EMIS 4.0, sistem ini sudah mulai dianjurkan ntuk digunakan para operator dalam proses pemutakhiran data pendidikan agama dan keagamaan. Sayangnya, EMIS 4.0 masih banyak kekurangan.

EMIS 4.0 ini merupakan suatu sistem pendataan pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama. Yang mana saat ini tengah melakukan revitalisasi dan pengembangan untuk menghadirkan sistem yang lebih baik dan lebih andal dengan didukung oleh teknologi yang lebih mutakhir serta beberapa terobosan baru. Sehingga EMIS yang sebelumnya tidak digunakan lagi.

Salah seorang operator sekolah di MI kawasan Balung menyebut, EMIS masih perlu banyak evaluasi. Sebab, belum ada banyak fitur di aplikasi terbaru. Misalnya, fitur upload template dan mutasi siswa, serta tambahkan siswa. “Mungkin masih dalam tahap pengembangan. Kami maklum,” kata operator sekolah yang akrab disapa Ella itu.

Sejatinya, harapan operator sekolah tidaklah banyak. Yaitu server lancar dan tidak lemot. Sebab, dari dulu faktor itulah yang dinilai menyusahkan para operator sekolah.

Menurut dia, jika memang aplikasi EMIS ini belum siap, maka jangan dipaksakan dulu. Matangkan dulu prosesnya. “Kalau sudah lancar, berikan sosialisasi,” ungkapnya.

Jika kondisinya begini terus, lanjut Ella, maka yang akan kesusahan adalah para operator sekolah. Pekerjaannya dituntut dan dikejar dengan tenggat pendataan. Namun, provider aplikasinya tidak mendukung. “Sebar kejar-kejaran terus,” imbuhnya singkat.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pengembangan Education Management Information System (EMIS) oleh Kementerian Agama (Kemenag) memasuki tahap stabilisasi. Mengusung nama EMIS 4.0, sistem ini sudah mulai dianjurkan ntuk digunakan para operator dalam proses pemutakhiran data pendidikan agama dan keagamaan. Sayangnya, EMIS 4.0 masih banyak kekurangan.

EMIS 4.0 ini merupakan suatu sistem pendataan pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama. Yang mana saat ini tengah melakukan revitalisasi dan pengembangan untuk menghadirkan sistem yang lebih baik dan lebih andal dengan didukung oleh teknologi yang lebih mutakhir serta beberapa terobosan baru. Sehingga EMIS yang sebelumnya tidak digunakan lagi.

Salah seorang operator sekolah di MI kawasan Balung menyebut, EMIS masih perlu banyak evaluasi. Sebab, belum ada banyak fitur di aplikasi terbaru. Misalnya, fitur upload template dan mutasi siswa, serta tambahkan siswa. “Mungkin masih dalam tahap pengembangan. Kami maklum,” kata operator sekolah yang akrab disapa Ella itu.

Sejatinya, harapan operator sekolah tidaklah banyak. Yaitu server lancar dan tidak lemot. Sebab, dari dulu faktor itulah yang dinilai menyusahkan para operator sekolah.

Menurut dia, jika memang aplikasi EMIS ini belum siap, maka jangan dipaksakan dulu. Matangkan dulu prosesnya. “Kalau sudah lancar, berikan sosialisasi,” ungkapnya.

Jika kondisinya begini terus, lanjut Ella, maka yang akan kesusahan adalah para operator sekolah. Pekerjaannya dituntut dan dikejar dengan tenggat pendataan. Namun, provider aplikasinya tidak mendukung. “Sebar kejar-kejaran terus,” imbuhnya singkat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/