Dua Siswa Absen karena Sakit

UNBK juga Terkendala Listrik Padam di SMPN Padang

MASUK RS: Salah satu murid SMPN 1 Sukodono yang kemarin masuk rumah sakit. Sebelumnya, siswa ini sempat dijenguk oleh Wakil Bupati Lumajang Indah Amperawati.

RADARJEMBER.ID – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di hari kedua relatif berjalan lancar. Meski ada temuan kendala di lapangan. Yakni terjadinya listrik padam di SMPN Padang, serta ada dua murid masuk rumah sakit.

IKLAN

Kasi Kurikulum Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Lumajang Gunardi menerangkan, perkembangan UNBK hari kedua sejauh ini lancar-lancar saja. Tetapi ada dua murid yang absen.

Dia menjelaskan, pertama adalah murid yang sakit demam berdarah (DB) di SMPN 1 Sukodono. “Kemarin sempat ikut UNBK. Tapi hari ini masuk rumah sakit,” ungkapnya, petang kemarin. Karenanya, yang bersangkutan tidak bisa melanjutkan ujian hari kemarin.

Satunya lagi, kata dia, adalah murid SMPN 5 Lumajang. Satu murid ini sakit yang mengharuskan mendapat perawatan di rumah sakit. “Jadi, ada dua murid yang absen dalam UNBK hari kedua,” jelasnya.

Kendala yang dihadapi di SMPN Padang juga menjadi catatan hari kedua. Menurutnya, kendalanya adalah mengalami listrik padam. “Itu terjadi pada sif pertama. Kemudian dicarikan solusi genset dan bisa berjalan lagi UNBK di SMPN 1 Padang. Kemudian menyala lagi beberapa jam,” jelasnya.

Kendala ini juga sempat membuat pihaknya menelepon PLN. Laporan itu rupanya direspons cepat. Hasilnya, masalah itu langsung ditangani oleh pihak PLN. “Dari laporannya ternyata tertimpa pohon saat dilakukan pemotongan pohon,” jelasnya.

Pemotongan pohon itu adalah kegiatan masyarakat. Sementara itu, UNBK adalah wewenang pemerintah. Dia berharap, UNBK ini bisa berjalan dan tidak terganggu oleh aktivitas masyarakat lainnya. “Harus dilakukan perhatian lagi biar tidak sampai terulang. Itu yang PLN. Untuk jaringan Telkom bagus. Tidak ada masalah Dengan adanya posko banyak membantu urusan jaringan. Kalau ada masalah langsung ditangani,” pungkasnya. (fid/c2/rus)

Reporter : Hafid Asnan

Fotografer : Hafid Asnan

Editor : Narto