alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Polije Datangkan Dosen Australia

Mobile_AP_Rectangle 1

RADAR JEMBER.ID – Politeknik Negeri Jember (Polije) menyambut baik adanya upaya pemerintah mengoptimalkan Diaspora Indonesia. Mereka yang berkarya di luar negeri berkontribusi ke negara melalui bidang pendidikan ataupun sains. Seperti kedatangan Dr Salahudin Wahidin, dosen Macquarie University, Australia, ke Polije Rabu (21/8).

Kedatangan Dr Salahudin dikemas dengan sharing ilmu dan diskusi bersama dosen Polije  dan dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinema). Dia memberikan arahan dan solusi pada dosen yang ingin mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri atau penelitian dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dia merupakan dosen di luar negeri sejak 2011. Selama mengajar di Australia, menurutnya, ada perbedaan cara berpikir orang luar negeri dengan orang Asia atau Indonesia pada umumnya. “Sebenarnya kampus di luar negeri dengan Indonesia itu sama kualitasnya, yang membedakan adalah pakai bahasa Inggris dan mereka lebih kritis,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berpikir lebih kritis tersebut, tambah dia, karena anak-anak di sana sudah diajarkan kritis. “Kalau di Indonesia, tugas anak sekolah banyak merangkum. Kalau di sana, tidak sekadar merangkum, tapi apa yang harus dilakukan nanti,” paparnya.

- Advertisement -

RADAR JEMBER.ID – Politeknik Negeri Jember (Polije) menyambut baik adanya upaya pemerintah mengoptimalkan Diaspora Indonesia. Mereka yang berkarya di luar negeri berkontribusi ke negara melalui bidang pendidikan ataupun sains. Seperti kedatangan Dr Salahudin Wahidin, dosen Macquarie University, Australia, ke Polije Rabu (21/8).

Kedatangan Dr Salahudin dikemas dengan sharing ilmu dan diskusi bersama dosen Polije  dan dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinema). Dia memberikan arahan dan solusi pada dosen yang ingin mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri atau penelitian dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dia merupakan dosen di luar negeri sejak 2011. Selama mengajar di Australia, menurutnya, ada perbedaan cara berpikir orang luar negeri dengan orang Asia atau Indonesia pada umumnya. “Sebenarnya kampus di luar negeri dengan Indonesia itu sama kualitasnya, yang membedakan adalah pakai bahasa Inggris dan mereka lebih kritis,” ucapnya.

Berpikir lebih kritis tersebut, tambah dia, karena anak-anak di sana sudah diajarkan kritis. “Kalau di Indonesia, tugas anak sekolah banyak merangkum. Kalau di sana, tidak sekadar merangkum, tapi apa yang harus dilakukan nanti,” paparnya.

RADAR JEMBER.ID – Politeknik Negeri Jember (Polije) menyambut baik adanya upaya pemerintah mengoptimalkan Diaspora Indonesia. Mereka yang berkarya di luar negeri berkontribusi ke negara melalui bidang pendidikan ataupun sains. Seperti kedatangan Dr Salahudin Wahidin, dosen Macquarie University, Australia, ke Polije Rabu (21/8).

Kedatangan Dr Salahudin dikemas dengan sharing ilmu dan diskusi bersama dosen Polije  dan dosen Politeknik Negeri Lampung (Polinema). Dia memberikan arahan dan solusi pada dosen yang ingin mendapatkan beasiswa kuliah di luar negeri atau penelitian dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Dia merupakan dosen di luar negeri sejak 2011. Selama mengajar di Australia, menurutnya, ada perbedaan cara berpikir orang luar negeri dengan orang Asia atau Indonesia pada umumnya. “Sebenarnya kampus di luar negeri dengan Indonesia itu sama kualitasnya, yang membedakan adalah pakai bahasa Inggris dan mereka lebih kritis,” ucapnya.

Berpikir lebih kritis tersebut, tambah dia, karena anak-anak di sana sudah diajarkan kritis. “Kalau di Indonesia, tugas anak sekolah banyak merangkum. Kalau di sana, tidak sekadar merangkum, tapi apa yang harus dilakukan nanti,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/