Ma’had IAIN Jember Terima 1010 Mahasantri

TEMU WALI SANTRI: Kegiatan khotmil Quran dan temu wali mahasantri Ma’had Al Jami’ah  IAIN Jember

RADAR JEMBER.ID Ma’had Al Jami’ah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember menerima 1010 mahasantri untuk tahun akademik 2019/ 2020. Mahasantri tersebut berasal dari sejumlah daerah, bahkan hingga luar Jawa.

IKLAN

Direktur Ma’had Al Jami’ah IAIN Jember Fathor Rahman mengatakan, jumlah mahasantri terus bertambah setiap tahunnya. Tahun akademik 2016/2017 jumlah mahasantri hanya 605 orang.

Kemudian, di tahun akademik 2017/2018 bertambah menjadi 683 orang. Lalu, di tahun akademik 2018/2019 meningkat menjadi 894 orang. “Dan untuk tahun akademik 2019/2020 jumlahnya lebih dari seribu orang, ini cukup luar biasa,” kata Fathor.

Dia menambahkan, ada beberapa program unggulan yang disiapkan oleh Ma’had Al Jami’ah kepada mahasantri. Di antaranya, program bengkel Alquran, praktik pengamalan ibadah, program madrasah diniah, dan program tahfidz Alquran. “Jadi, kemampuan mahasantri yang berada di dalam Ma’had Al Jami’ah ini berbeda. Ada yang belum bisa membaca Alquran dengan baik, bahkan ada juga yang sudah hafal. Nah, kita siapkan programnya ini disesuaikan dengan masing-masing kemampuan mahasantri,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Hefni Zein menjelaskan, mahasantri yang berada di Ma’had Al Jami’ah ini disiapkan menjadi generasi yang  siap menghadapi perkembangan zaman, dan memiliki akhlakul karimah. “Jadi kalau saya ibaratkan, mahasantri ini harus memiliki otak Jerman, tetapi berhati Makkah,” katanya, disambut tepuk tangan wali santri.

Dengan begitu, meskipun secara intelektual cerdas, tetapi mereka tetap memiliki akhlak yang baik, sebagaimana diajarkan oleh ulama-ulama terdahulu. “Jadi, tidak meninggalkan akar tradisi kita, yakni memiliki akhlak baik,” tambahnya.

Hefni berharap, seluruh wali mahasantri juga ikut memantau perkembangan pendidikan anaknya. “Ini merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu, saya berharap agar seluruh wali mahasantri juga ikut memantau sekaligus menanyakan perkembangan proses kuliah anak- anaknya,” tandasnya. (*)

Reporter :

Fotografer : Istimewa

Editor : Bagus Supriadi