alexametrics
22.8 C
Jember
Friday, 27 May 2022

Guru Bentak Anak Didik Bakal Disanksi

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Kekerasan pada anak belakangan ini sering kali tak mendapat perhatian serius. Namun, di salah satu TK yang terletak di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang, caranya sudah berjalan efektif. Guru dilarang membentak murid. Mencubit sekalipun bakal kena sanksi. Ini semua bertujuan untuk mencegah kekerasan pada anak.

Hari Sukamti Kepala TK Kartika menjelaskan, anak-anak harus dibatasi dalam hal bermain gadget. Terutama dalam pertemuan wali murid dan guru. Hal ini bertujuan untuk menghindari anak terhadap intensitas penggunaan gadget yang terlalu sering. “Disetiap kali ada pertemuan komite baik wali murid, kita membiasakan anak tidak dipengaruhi HP,” ujarnya.

Tak hanya itu, perempuan berusia 51 tahun ini juga mengungkapkan, TK yang telah menampung 140 murid itu juga tidak memperbolehkan pemakaian perhiasaan di sekolah. Kebijakan ini dibuat untuk menghindari yang bisa memicu kejahatan pada anak. Hal ini telah disampaikan pada wali murid pada awal pertemuan. Sehingga jika ada yang melanggar segera dikenai teguran.

- Advertisement -

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Kekerasan pada anak belakangan ini sering kali tak mendapat perhatian serius. Namun, di salah satu TK yang terletak di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang, caranya sudah berjalan efektif. Guru dilarang membentak murid. Mencubit sekalipun bakal kena sanksi. Ini semua bertujuan untuk mencegah kekerasan pada anak.

Hari Sukamti Kepala TK Kartika menjelaskan, anak-anak harus dibatasi dalam hal bermain gadget. Terutama dalam pertemuan wali murid dan guru. Hal ini bertujuan untuk menghindari anak terhadap intensitas penggunaan gadget yang terlalu sering. “Disetiap kali ada pertemuan komite baik wali murid, kita membiasakan anak tidak dipengaruhi HP,” ujarnya.

Tak hanya itu, perempuan berusia 51 tahun ini juga mengungkapkan, TK yang telah menampung 140 murid itu juga tidak memperbolehkan pemakaian perhiasaan di sekolah. Kebijakan ini dibuat untuk menghindari yang bisa memicu kejahatan pada anak. Hal ini telah disampaikan pada wali murid pada awal pertemuan. Sehingga jika ada yang melanggar segera dikenai teguran.

LUMAJANG RADARJEMBER.ID – Kekerasan pada anak belakangan ini sering kali tak mendapat perhatian serius. Namun, di salah satu TK yang terletak di Kelurahan Jogotrunan Kecamatan Lumajang, caranya sudah berjalan efektif. Guru dilarang membentak murid. Mencubit sekalipun bakal kena sanksi. Ini semua bertujuan untuk mencegah kekerasan pada anak.

Hari Sukamti Kepala TK Kartika menjelaskan, anak-anak harus dibatasi dalam hal bermain gadget. Terutama dalam pertemuan wali murid dan guru. Hal ini bertujuan untuk menghindari anak terhadap intensitas penggunaan gadget yang terlalu sering. “Disetiap kali ada pertemuan komite baik wali murid, kita membiasakan anak tidak dipengaruhi HP,” ujarnya.

Tak hanya itu, perempuan berusia 51 tahun ini juga mengungkapkan, TK yang telah menampung 140 murid itu juga tidak memperbolehkan pemakaian perhiasaan di sekolah. Kebijakan ini dibuat untuk menghindari yang bisa memicu kejahatan pada anak. Hal ini telah disampaikan pada wali murid pada awal pertemuan. Sehingga jika ada yang melanggar segera dikenai teguran.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/